Tanda dan Gejala Penyakit Hepatitis B

Definisi

Hepatitis (radang pada hati) B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati. Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam, padahal virus ini lebih infeksius 100 kali daripada HIV. Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

* Kontak langsung darah dengan darah
* Hubungan seksual yang tidak aman
* Penggunaan jarum suntik tidak steril
* Tertusuk jarum suntik yang terinfeksi
* Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
* Pada saat kehamilan – penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
* Penggunaan pisau cukur bersama
* Tranfusi darah

Gejala dan Tanda

Masa inkubasi VHB sebelum timbulnya gejala klinis kurang lebih antara 6 minggu sampai 6 bulan, namun hampir sepertiga kasus dari penderita tidak menimbulkan gejala sama sekali. Sisanya infeksi VHB dapat menimbulkan gejala-gejala seperti penyakit flu, disertai dengan badan lemas dan nyeri, sakit kepala, demam, nafsu makan berkurang, diare, ikterik (kuning), mual dan muntah. Gejala dapat memberat dan bertahan berbulan-bulan ditambah dengan nyeri pada perut, diare, dan ikterik. Ikterik timbul pada penyakit hepatitis karena hati tidak dapat mengeluarkan bilirubin dalam darah. Sehingga dapat merubah warna kulit dan putih pada mata menjadi kuning.

Tata Laksana

Sebagian besar orang dengan hepatitis B tidak memerlukan pengobatan yang khusus selain beristirahat dan mereka akan sembuh secara utuh. Apabila infeksi VHB bertahan lebih dari 6 bulan (infeksi hepatitis kronik), dapat diberikan obat antivirus yang disebut interveron alfa. Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan kanker hati

Pencegahan

Hepatitis B termasuk dalam agen berbahaya pada pekerja kesehatan, polisi, dan pelayanan kegawat daruratan. Maka para pekerja ini harus berhati-hati dalam mengerjakan tugasnya. Terdapat vaksin hepatitis B yang efektif untuk melindungi orang dari infeksi VHB. Keluarga dan anggota rumah lainnya dari penderita hepatitis B harus di vaksin terhadap hepatitis B. Berikut adalah orang-orang yang perlu vaksinasi;

* Keluarga dan anggota rumah lainnya dari penderita
* Orang yang dalam pekerjaan terekspos dengan cairan tubuh (c/: pekerja kesehatan)
* Orang yang berpergian ke negara yang endemis
* Bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi
* Pengguna obat-obatan
* Orang yang melakukan hubungan seksual tidak aman
* Napi



One Comment

  1. Assalamu’alaikum wr wb..
    Saya mengalami gejala tsb, tp kuning di tubuh sya kurang nampak, dan jg tdk ada flu, apakah saya terkena VHB??
    Sekian dr sy
    wassalam

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>