akibat salah meneran

Operasi Episiotomy

Operasi Episiotomy

Tindakan operasi episiotomy merupakan salah satu upaya: a. Mempercepat persalinan dengan memperlebar jalan lahir lunak b. Mengendalikan robekan perineum untuk memudahkan menjahit. c. Menghindari robekan perineum spontan. d. Memperlebar jalan lahir pada operasi persalinan pervaginam. Beberapa pertimbangan dalam melakukan “episiotomy” sebagai berikut: 1. Waktu yang tepat melakukan episiotomy a. Pada […]

Komplikasi Operasi Versi Luar Terhadap Janin

Komplikasi Operasi Versi Luar Terhadap Janin

Operasi versi luar menimbulkan komplikasi terutama terhadap janin dalam bentuk: 1. Distress janin Distress janin terjadi akibat gangguan sirkulasi darah menuju janin yang disebabkan oleh lilitan tali pusat yang makin ketat. Perubahan denyut jantung janin karena distress janin yaitu cepat diatas 160 kali/menit, kurang dari 100 kali/menit. Iramanya tidak teratur. […]

Gizi dan Gaya Hidup Keluarga

Gizi dan Gaya Hidup Keluarga

Banyak factor yang berpengaruh dan mendukung gaya hidup keluarga, mannifestasi dari gaya hidup keluarga berbentuk segala perilaku keluarga tersebut, dan merupakan bagian dari budaya masyarakatnya. Perilaku tampak pada kegiatan keluarga yang mempunyai tiga unsure utama yang mempengaruhinya: 1. Lingkungan hidup 2. Berbagai kebutuhan keluarga, dan 3. Sumber daya keluarga. Interaksi […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Persalinan selalu memberikan perlukaan akibat kelahiran. Perlukaan pada persalinan spontan adalah ringan dan tidak memerlukan pengobatan. Bidan yang melakukan pertologan dilini terdepan perlu memperhatikan beberapa perlukaan akibat persalinan sebagai berikut: 1. Perlukaan kulit Tidak akan banyak ditemukan karena persalinan bidan dengan resiko rendah. Bila ditemukan mungkin hanya lecet dan tidak […]

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas spontan dan teratur, sehingga dapat menurunkan kadar O2 dan makin meningkatkan CO2 yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan melakukan tindakan terhadap bayi asfiksia adalah melancarkan kelangsungan pernapasan bayi yang sebagian besar terjadi pada waktu persalinan. Terdapat beberapa factor […]

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan kala nifas sekunder Perdarahan kala nifas sekunder adalah perdarahan yang terjadi setelah 24 jam pertama. Kejadiannya tidak terlalu besar, apalagi dengan makin gencarnya penerimaan gerakan keluarga berencana. Penyebab utama perdarahan kala nifas sekunder adalah terdapatnya sisa plasenta atau selaput ketuban (pada grandemultipara dan kelainan bentuk implantasi plasenta), infeksi pada […]

Gejala Persalinan Kasep

Gejala Persalinan Kasep

Persalinan lama atau persalinan kasep merupakan masalah besar di Indonesia karena pertolongan di daerah pedesaan masih dilakukan oleh dukun. Persalinan lama adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravida dan atau 18 jam bagi multigravida. Persalinan konsep (partus kasep) adalah persalinan lama yang disertai komplikasi ibu maupun janin. […]

Kekuatan Kontraksi Otot Rahim

Kekuatan Kontraksi Otot Rahim

His normal mempunyai sifat: 1. Kontraksi otot rahim mulai dari salah satu tanduk rahim 2. Fundal dominan, menjalar ke seluruh otot rahim 3. Kekuatannya seperti memeras isi rahim 4. Otot rahim yang telah berkontraksi tidak kembali ke panjang semula sehingga terjadi retraksi dan pembentukan segmen bawah rahim. Kelainan kontraksi otot […]

Penyimpangan Jalan Persalinan

Penyimpangan Jalan Persalinan

Persalinan yang normal (eutasia) apabila ketiga factor penting telah membuktikan kerja sama yang baik sehingga persalinan berlangsung spontan, aterm, dan hidup. Keadaan demikian menunjukkan bahwa ketiga factor power (P), passage (P), dan passenger (P) telah bekerja sama dengan baik tanpa terdapat intervensi sehingga persalinan berjalan dengan mulus. Dapat pula ditambahkan […]

Kelainan Jiwa Saat Kehamilan

Kelainan Jiwa Saat Kehamilan

Sebagian besar pada kehamilan tidak akan menimbulkan kelainan jiwa, sehingga kehamilan, persalinan dan kala nifas serta laktasi berjalan dengan lancar. Dalam beberapa kasus mungkin terjadi kelainan jiwa, sebagai akibat penolakan terhadap kehamilan yang tidak dikehendaki, atau rasa takut karena pengalaman yang didengar dari orang lain, terutama bagi mereka yang untuk […]

Infeksi Malaria Pada kehamilan

Infeksi Malaria Pada kehamilan

Malaria merupakan infeksi yang masih terdapat didaerah pedesaan dan merupakan penyakit rakyat. Seperti diketahui serangan malaria terjadi secara teratur dengan jadwal waktu tertentu. Bentuk serangannya berupa badan panas tinggi dapat disertai menggigil. Disamping itu penghancuran darah merah menyebabkan anemia sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Infeksi malaria dapat […]

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi esensial disebabkan factor herediter atau factor lingkungan dan emosi yang labil. Yang banyak dijumpai adalah hipertensi esensial jinak dengan tekanan darah antara 140/90 mm Hg sampai 160/100 mm Hg. Dalam waktu panjang barulah hipertensi esensial memberikan gejala pada alat-alat vital, seperti jantung, kelainan ginjal, arteriosklerosis atau terjadi serangan perdarahan […]

Retrofleksio Uteri Gravid dan Kehamilan dengan Kista Ovarium

Retrofleksio Uteri Gravid dan Kehamilan dengan Kista Ovarium

Retrofleksio Uteri Gravid. Kehamilan pada retrofleksio uteri tidak banyak dijumpai karena kemampuan mobilisasi uterus selama hamil dan melepaskan diri dari ruangan pelvis minor. Bahaya retrofleksio uteri gravidi adalah dapat terjadi uterus gravidus inkarserata, sehingga tertinggal dipelvis minor yang menyebabkan abortus, kematian hasil konsepsi dalam rahim. Salah satu penanganan yang masih […]

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan janin kehamilan kembar Pertumbuhan janin kehamilan kembar tergantung dari factor plasenta apakah menjadi satu (sebagian besar hamil kembar monozigotik) atau bagaimana lokalisasi implatasi plasentanya. Memperhatikan kedua factor tersebut, mungkin terdapat jantung salah satu janin lebih kuat dari yang lainnya, sehingga janin yang mempunyai jantung lemah mendapat nutrisi yang kurang […]

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Dasar diagnosis pre-eklampsia Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia sulit dicegah, tetapi diagnosis dini sangat menentukan prognosa janin. Pengawasan hamil sangat penting karena pre-eklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian yang cukup tinggi, terutama dinegara berkembang. Diagnosis ditetapkan dengan dua dari trias pre-eklampsia yaitu kenaikan berat badan-edema, kenaikan tekanan darah, dan terdapat […]

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul Tali Pusat Tali pusat mempunyai dua arteri umbilikalis dan sebuah vena umbilikalis dan terlindung oleh selei Wharton, sehingga dari tekanan yang dapat mengganggu sirkulasi dari dan ke janin. Pernah ditemui kasus kematian dalam rahim akibat terjadi peluntiran pembuluh darah umbilikalis, karena ditempat tersebut selei Whartonnya  sangat tipis. Peluntiran pembuluh […]

Penyakit Pada Plasenta

Penyakit Pada Plasenta

Plasenta adalah akarnya janin untuk dapat melakukan pertukaran nutrisi melalui perdarahan darah retroplasenter. Setiap gangguan yang terjadi dalam plasenta akan memberikan dampak yang serius terhadap tumbuh kembangnya janin. Plasenta normal mempunyai berat rata-rata 1/6 dari berat janin dengan diameter 15 sampai 20 cm sedangkan tebalnya 2,5 sampai 3 cm. Ukuran […]

Eritroleukoplakia dan Speckled Eritroplakia

Eritroleukoplakia dan Speckled Eritroplakia

Eritroleukoplakia dan speckled eritroplakia atau “speckled eritroplakia” (istilah yang lebih disukai beberapa pengarang), adalah lesi-lesi merah dan putih prakanker. Eritroleukoplakia adalah suatu bercak merah dengan daerah-daerah leukoplakia yang terpisah-pisah, sedangkan speckled eritroplakia adalah suatu bercak merah yang mengandung bintik-bintik atau granula-granula putih merata di seluruh lesi. Suatu varian lesi merah-putih […]

3 Varian Klinis Eritroplaksia

3 Varian Klinis Eritroplaksia

Eritroplakia Eritroplakia didefinisikan sebagai bercak merah seperti beludru, menetap yang tidak dapat digolongkan secara klinis sebagai keadaan lain apapun. Istilah ini seperti “leukoplakia” tidak mempunyai arti histologis; tetapi, sebagian besar dari eritroplakia didiagnosis secara histologis sebagai displasia epitel atau lebih jelek lagi dan karenanya mempunyai kecenderungan lebih tinggi untuk menjadi […]