alat alat pemeriksaan fisik dan fungsinya

Infeksi Pada Kala Nifas

Infeksi Pada Kala Nifas

Setelah persalinan, terjadi beberapa perubahan penting diantaranya makin meningkatnya pembentukan urin untuk mengurangi hemodilusi darah, terjadi penyerapan beberapa bahan tertentu melalui pembuluh darah vena sehingga terjadi peningkatan suhu badan sekitar 0,50C yang bukan merupakan keadaan yang patologis atau menyimpang dari hari pertama. Perlukaan karena persalinan merupakan tempat masuknya kuman ke […]

Kelainan Pada Alat Reproduksi

Kelainan Pada Alat Reproduksi

Terdapat beberapa kelainan dan penyakit alat kandungan yang dapat mempengaruhi kehamilan dan persalinan. Dengan makin meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, kelainan dan penyakit alat kandungan semakin berkurang. Septum Vagina Kelainan bawaan ini jarang dijumpai. Septum vagina dapat dalam bentuk septum yang longitudinal atau vertical. Septum longitudinal dapat terjadi sepanjang vagina (vagina […]

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Sepsis Neonatorum dan meningitis Sepsis neonatorum dan meningitis sering didahului oleh keadaan hamil dan persalinan sebelumnya seperti: 1. Ibu telah menderita penyakit infeksi 2. Ketuban pecah dini 3. Persalinan lama atau terlantar 4. Persalinan dengan tindakan operasi vaginal. Oleh karena itu, setiap bayi yang baru lahir dari kemungkinan tersebut perlu […]

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Terjadinya infeksi kala nifas adalah sebagai berikut: 1. Manipulasi penolong: terlalu sering melakukan pemeriksaan dalam, alat yang dipakai kurang suci hama 2. Infeksi yang didapat di rumah sakit (nosokomial) 3. Hubungan seks menjelang persalinan 4. Sudah terdapat infeksi intrapartum: persalinan lama terlantar, ketuban pecah lebih dari enam jam, terdapat pusat […]

Mastitis dan Abses Mamae

Mastitis dan Abses Mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aureus yang masuk melalui luka putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri local pada mamae, terjadi pemadatan mamae, dan terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baik dengan antibiotika […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Cara Perawatan Masa Puerperium

Cara Perawatan Masa Puerperium

Di masa lampau perawatan peurperium sangat konservatif, di mana puerpera diharuskan tidur terlentang selama 40 hari.  Dampak sikap demikian pernah dijumpai di surabaya, terjadi adhesi antara labium minus dan labium mayus kanan dan kiri, dan telah berlangsung hampir enam tahun. Kini perawatan puerperium lebih aktif dengan dianjurkan untuk melakukan “mobilisasi […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Bedah Rekonstruksi Plastik dan Dermatologik

Bedah Rekonstruksi Plastik dan Dermatologik

Perkataan plastik berasal dari kata Yunani yang berarti “membentuk”. Bedah plastik atau rekonstruksi adalah dilakukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) defek kogenital atau akuisita (didapat) guna memulihkan atau memperbaiki bentuk dan fungsi tubuh (kerapkali istialah plastik dan rekonstruksi dicampuradukkan ). Tipe pembedahan ini mencakup penutupan luka, pengangkatan tumor kulit, perbaikan cedera […]

Mengenal Tanda Pasti dan Tidak Pasti Kehamilan

Mengenal Tanda Pasti dan Tidak Pasti Kehamilan

Tanda tidak pasti kehamilan. Tanda tidak pasti Kehamilan dapat ditentukan dengan jalan: 1. Rahim membesar, sesuai dengan tuanya hamil. 2. Pada pemeriksaan dalam dijumpai: Tanda hegar Tanda Chadwick Tanda Piscaseck Kontraksi Braxton Hick Teraba Ballotement 3. Pemeriksaan tes biologis kehamilan positf Sebagian kemungkinan positif palsu Tanda pasti kehamilan Tanda pasti […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Keluhan yang menyebabkan kedatangan pasien ke pusat kesehatan: Berkaitan dengan kehamilan, yaitu komplikasi hamil muda, pendarahan, gestosis, pecahnya ketuban, inpartu Penyakit yang menyertai kehamilan Berdasarkan keluhan utama belum dapat diambil sikap. Perlu dikembangkan lebih luas untuk membuat status secara menyeluruh melalui anamnesa dan pemeriksaan fisik. Konsep pemeriksaan dapat dijabarkan sebagai […]

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi neonatus (bayi baru lahir) sering dijumpai, apalagi didaerah pedesaan dengan persalinan dukun beranak. Menghadapi keadaan demikian bidan harus mampu mengatasi dan segera melakukan rujukan sehingga bayi mendapat pengobatan yang cepat dan tepat. Penyakit infeksi ini terjadi melalui: 1. Infeksi antenatal 2. Terjadi sejak masih dalam kandungan 3. Infeksi intranatal […]

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan janin kehamilan kembar Pertumbuhan janin kehamilan kembar tergantung dari factor plasenta apakah menjadi satu (sebagian besar hamil kembar monozigotik) atau bagaimana lokalisasi implatasi plasentanya. Memperhatikan kedua factor tersebut, mungkin terdapat jantung salah satu janin lebih kuat dari yang lainnya, sehingga janin yang mempunyai jantung lemah mendapat nutrisi yang kurang […]

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Konsep pemeriksaan dan pengawasan antenatal meliputi: Anamnesa Data biologis Keluhan hamil Fisiologis Patologis (abnormal) Pemeriksaan fisik 1. Pemeriksaan fisik umum 2. Pemeriksaan fisik khusus Obstetri Pemeriksaan dalam/rectal Pemeriksaan Ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Kejiwaan dalam menghadapi kehamilan Pemeriksaan laboratorium 1. Laboratorium rutin Darah lengkap Urin lengkap Tes kehamilan 2. Laboratorium khusus Pemeriksaan […]

Persalinan dan Perawatan Bayi Preterm

Persalinan dan Perawatan Bayi Preterm

Persalinan Preterm (Prematuritas) Persalinan Preterm adalah persalinan yang terjadi dibawah umur kehamilan 37 minggu dengan perkiraan berat janin kurang dari 2.500 gram. Risiko persalinan preterm adalah tingginya angka kematian , disamping dapat terjadi pertumbuhan mental-intelektual dan fisik yang kurang menguntungkan sehingga dapat menjadi beban keluarga, masyarakat, dan Negara. Dengan demikian […]

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Untuk membuktikan plasenta telah lepas dapat dilakukan pemeriksaan: 1. Perasat Kustner. Tali pusat dikencangkan Tali ditekankan di atas simfisis, bila tali pusat masuk kembali, berarti plasenta belum lepas. 2. Perasat Klein. Parturien disuruh mengejan, sehingga tali pusat ikut serta turun atau memanjang bila mengejan dihentikan bila terjadi: Tali pusat tertarik […]

Hasil Pemeriksaan dan Keadaan Kesehatan Ibu Saat Hamil

Hasil Pemeriksaan dan Keadaan Kesehatan Ibu Saat Hamil

Kesimpulan Hasil Pemeriksaan Hamil Setelah melakukan pemeriksaan dengan seksama, hasil akhir harus dapat menjawab pertanyaan berkaitan dengan keadaan hamil sebagai berikut: I.Tentang keadaan ibu. Bagaimana keadaan kesehatan umum ibu. Apakah primigravida atau multigravida. Bagaimana keadaan jalan lahir. II. 1. Apakah benar hamil. 2. Berapa umur kehamilan saat ini. 3. Apakah […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]