apa beda nutrisi dengan gizi

Pendidikan Gizi dan Keluarga

Pendidikan Gizi dan Keluarga

Keluarga dan Pendidikan Gizi Pendidikan gizi kepada masyarakat dapat kita lihat dari dua segi, segi makro dan segi mikro. Pendidikan gizi makro menyangkut masyarakat secara umum, sedangkan pendidikan gizi mikro bersangkutan dengan keluarga dan individu, para anggota keluarga tersebut. Di Indonesia terdapat tiga pengertian keluarga, ialah 1. Keluarga inti (core […]

Penyulit Bayi Prematuritas dan Upaya Mencegah Persalinan Prematuritas

Penyulit Bayi Prematuritas dan Upaya Mencegah Persalinan Prematuritas

Penyulit dengan berat badan Lahir rendah (BBLR) tergantung dari beberapa factor sebagai berikut: 1. Umur hamil saat persalinan Makin muda kehamilan makin sulit beradaptasi dengan keadaan luar rahim sehingga terjadi komplikasi yang makin besar. 2. Asfiksia /iskemia otak Dapat terjadi nekrosis dan perdarahan. 3. Gangguan metabolisme Menimbulkan asidosis, hipoglisemia, dan […]

Penyebab Persalinan Premature

Penyebab Persalinan Premature

Factor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya persalinan preterm (premature) atau berat badan lahir rendah adalah: 1. Factor ibu a. Gizi saat hamil yang kurang b. Umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun c. Jarak hamil dan bersalin terlalu dekat d. Penyakit menahun ibu: Hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah (perokok) […]

Bayi Prematuritas atau Berat Badan Lahir Rendah

Bayi Prematuritas atau Berat Badan Lahir Rendah

Istilah prematuritas telah diganti dengan berat badan lahir rendah (BBLR) karena terdapat dua bentuk penyebab kelahiran bayi dengan dengan berat badan kurang dari 2.500 gr, yaitu karena umur hamil kurang dari 37 minggu, berat badan lebih rendah dari semestinya, sekalipun umur cukup, atau karena kombinasi keduanya. Pembagian kehamilan menurut WHO […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Infeksi Malaria Pada kehamilan

Infeksi Malaria Pada kehamilan

Malaria merupakan infeksi yang masih terdapat didaerah pedesaan dan merupakan penyakit rakyat. Seperti diketahui serangan malaria terjadi secara teratur dengan jadwal waktu tertentu. Bentuk serangannya berupa badan panas tinggi dapat disertai menggigil. Disamping itu penghancuran darah merah menyebabkan anemia sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Infeksi malaria dapat […]

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Pada kehamilan kembar dengan distensi uterus yang berlebihan dapat terjadi persalinan prematuritas. Kebutuhan ibu untuk pertumbuhan hamil kembar lebih besar sehingga terjadi defisiensi nutrisi seperti anemia hamil yang dapat mengganggu pertumbuhan janin dalam rahim. Frekuensi hidramnion pada hamil kembar sekitar 10 kali lebih besar dari kehamilan tunggal. Keregangan otot rahim […]

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan janin kehamilan kembar Pertumbuhan janin kehamilan kembar tergantung dari factor plasenta apakah menjadi satu (sebagian besar hamil kembar monozigotik) atau bagaimana lokalisasi implatasi plasentanya. Memperhatikan kedua factor tersebut, mungkin terdapat jantung salah satu janin lebih kuat dari yang lainnya, sehingga janin yang mempunyai jantung lemah mendapat nutrisi yang kurang […]

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Penyulit solusio plasenta dikemukakan sebagai berikut: Penyulit (komplikasi) ibu 1. Perdarahan dapat menimbulkan: a. Variasi turunnya tekanan darah sampai keadaan syok b. Perdarahan tidak sesuai dengan keadaan penderita anemis sampai syok c. Kesadaran bervariasi dari baik sampai koma. 2. Gangguan pembekuan darah a. Masuknya tromboplastin kedalam sirkulasi darah menyebabkan pembekuan […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]

Patofisiologi Plasenta Previa

Patofisiologi Plasenta Previa

Plasenta previa adalah implantasi plasenta di segmen bawah rahim sehingga menutupi kanalis servikalis dan mengganggu proses persalinan dengan terjadinya perdarahan. Implantasi plasenta di segmen bawah rahim dapat disebabkan: 1. Endometrium di fundus uteri belum siap menerima implantasi 2. Endometrium yang tipis sehingga diperlukan perluasan plasenta untuk mampu memberikan nutrisi janin. […]

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Penderita pre-eklampsia berat dan eklampsia tidak tahan terhadap perdarahan dan trauma persalinan, sehingga perlu dipikirkan agar persalinan dengan trauma minimal. Pemilihan persalinan tergantung dari beberapa factor: 1. Paritas penderita 2. Umur anak terkecil 3. Umur penderita 4. Keadaan serviks: pembukaan, arah serviks, kekakuan serviks. 5. Keadaan janin intrauterine: ketuban belum […]

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Observasi dalam pengobatan eklampsia sangat penting karena sewaktu-waktu dapat  terjadi komplikasi yang memberatkan penderita dan janin dalam kandungan. Observasi tanda vital dilakukan setiap 30 menit: 1. Pernapasan dan ronkhi basal 2. Suhu 3. Serangan kejang 4. Dalam keadaan koma: a. Tidur terlentang, kepala miring ke samping b. Siapkan pengisap lendir […]

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan akan vitamin D belum diketahui dengan pasti, karena vitamin ini dapat disintesa dari jenis cholesterol tertentu yang terdapat didalam jaringan dibawah kulit. Namun demikian diperkirakan bahwa konsumsi 400 SI sehari sudah mencukupi untuk semua umur dan jenis kelamin. Di Amerika mula-mula dianjurkan konsumsi sebanyak 800 SI seorang sehari, tetapi […]

Defenisi Vitamin

Defenisi Vitamin

Sekitar akhir abad XIX, ketika mulai dipergunakan bahan pakan murni dalam percobaan-percobaan binatang, disangka bahwa susunan makanan sudah cukup kalau terdiri atas karbohidrat, lemak, protein dan mineral. Ternyata bahwa dengan susunan makanan demikian, binatang percobaan tidak menunjukkan kesehatan dan pertumbuhan badan yang memuaskan. Didalam susunan makanan diatas, masih diperlukan zat […]

Kebutuhan Tubuh Akan Lemak

Kebutuhan Tubuh Akan Lemak

Kebutuhan tubuh akan lemak ditinjau dari sudut fungsinya: 1. Lemak sebagai sumber utama energy 2. Lemak sebagai sumber PUFA, dan 3. Lemak sebagai pelarut vitamin-vitamin yang larut lemak (vitamin-vitamin A, D, E dan K) Lemak merupakan zat gizi padat energy, nilai kalorinya 9 kalori setiap gram lemak. Dalam bentuk lemak […]

Penyakit Pada Plasenta

Penyakit Pada Plasenta

Plasenta adalah akarnya janin untuk dapat melakukan pertukaran nutrisi melalui perdarahan darah retroplasenter. Setiap gangguan yang terjadi dalam plasenta akan memberikan dampak yang serius terhadap tumbuh kembangnya janin. Plasenta normal mempunyai berat rata-rata 1/6 dari berat janin dengan diameter 15 sampai 20 cm sedangkan tebalnya 2,5 sampai 3 cm. Ukuran […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Penentuan lemak dalam makanan Lemak dalam bahan makanan ditentukan dengan metode ekstraksi beruntun didalam alat soxhlet, mempergunakan ekstraktans pelarut lemak, seperti petroleum benzene atau ether. Bahan makanan yang akan ditentukan kadar lemaknya, dipotong-potong setelah dipisahkan dari bagian yang tidak dimakan seperti kulit dan lainnya. Bahan makanan kemudian dihaluskan atau dipotong […]

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi lemak Fungsi lemak didalam makanan memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah, terutama pada makanan yang digoreng, memberi kandungan kalori tinggi dan memberikan sifat empuk (lunak) pada kue yang dibakar. Didalam tubuh lemak berfungsi terutama sebagai cadangan energy dalam bentuk jaringan lemak yang ditimbun di tempat-tempat tertentu. Jaringan lemak berfungsi […]