arti dan fungsi joystik

Mastitis dan Abses Mamae

Mastitis dan Abses Mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aureus yang masuk melalui luka putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri local pada mamae, terjadi pemadatan mamae, dan terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baik dengan antibiotika […]

Bedah Rekonstruksi Plastik dan Dermatologik

Bedah Rekonstruksi Plastik dan Dermatologik

Perkataan plastik berasal dari kata Yunani yang berarti “membentuk”. Bedah plastik atau rekonstruksi adalah dilakukan untuk membangun kembali (rekonstruksi) defek kogenital atau akuisita (didapat) guna memulihkan atau memperbaiki bentuk dan fungsi tubuh (kerapkali istialah plastik dan rekonstruksi dicampuradukkan ). Tipe pembedahan ini mencakup penutupan luka, pengangkatan tumor kulit, perbaikan cedera […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Terjadinya infeksi kala nifas adalah sebagai berikut: 1. Manipulasi penolong: terlalu sering melakukan pemeriksaan dalam, alat yang dipakai kurang suci hama 2. Infeksi yang didapat di rumah sakit (nosokomial) 3. Hubungan seks menjelang persalinan 4. Sudah terdapat infeksi intrapartum: persalinan lama terlantar, ketuban pecah lebih dari enam jam, terdapat pusat […]

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan kala nifas sekunder Perdarahan kala nifas sekunder adalah perdarahan yang terjadi setelah 24 jam pertama. Kejadiannya tidak terlalu besar, apalagi dengan makin gencarnya penerimaan gerakan keluarga berencana. Penyebab utama perdarahan kala nifas sekunder adalah terdapatnya sisa plasenta atau selaput ketuban (pada grandemultipara dan kelainan bentuk implantasi plasenta), infeksi pada […]

Pengobatan Infeksi Kala Nifas dan Keadaan Abnormal Pada Rahim

Pengobatan Infeksi Kala Nifas dan Keadaan Abnormal Pada Rahim

Pengobatan infeksi kala nifas Perlukaan jalan lahir sudah dapat dipastikan terjadi pada setiap persalinan yang akan menjadi jalan masuknya bakteri yang bersifat komensal dan menjadi infeksius. Pertolongan persalinan yang bersih tidak memerlukan pengobatan umum tetapi pada persalinan yang diduga akan dapat terjadi infeksi kala nifas memerlukan profilaksis antibiotika. Bidan masih […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Plasenta Manual Merupakan tindakan operasi kebidanan untuk melahirkan Retensio Plasenta. Tehnik Operasi Plasenta Manual tidaklah sukar, tetapi harus dipikirkan bagaimana persiapan agar tindakan tersebut dapat menyelamatkan jiwa penderita. Kejadian retensio plasenta berkaitan dengan: 1. Grandemultipara dengan implantasi plasenta dalam bentuk plasenta adhesive, plasenta akreta, plasenta inkreta dan plasenta perkreta. 2. […]

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Persiapan Plasenta Manual: 1. Peralatan sarung tangan steril 2. Desinfektan untuk genitalia eksterna Tehnik: 1. Sebaiknya dengan Narkosa, untuk mengurangi sakit dan menghindari syok 2. Tangan kiri melebarkan genitalia eksterna, tangan kanan dimasukkan secara obsteris sampai mencapai tepi plasenta dengan menelusuri tali pusat 3. Tepi plasenta dilepaskan dengan bagian luar […]

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi lemak Fungsi lemak didalam makanan memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah, terutama pada makanan yang digoreng, memberi kandungan kalori tinggi dan memberikan sifat empuk (lunak) pada kue yang dibakar. Didalam tubuh lemak berfungsi terutama sebagai cadangan energy dalam bentuk jaringan lemak yang ditimbun di tempat-tempat tertentu. Jaringan lemak berfungsi […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkelanjutan dengan penyebab yang sama. Oleh karena itu, pencegahan atau diagnosis dini dapat mengurangi kejadian dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Untuk dapat menegakkan diagnosis dini diperlukan pengawasan hamil yang teratur dengan memperhatikan kenaikan berat badan, kenaikan tekanan darah, dan pemeriksaan urin untuk […]

Passenger Janin dan Plasenta

Passenger Janin dan Plasenta

Kepala janin (bayi) merupakan bagian penting dalam proses persalinan dan memiliki ciri sebagai berikut: 1. Bentuk kepala oval, sehingga setelah bagian besarnya lahir, baka bagian lainnya lebih mudah lahir. 2. Persendian kepala berbentuk kogel, sehingga dapat digerakkan ke segala arah, dan memberikan kemungkinan untuk melakukan putar paksi dalam. 3. Letak […]

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Bagaimana Peranan bidan dalam menghadapi perdarahan postpartum karena atonia uteri? Bidan dapat mengambil langkah-langkah untuk menangani perdarahan atonia uteri sebagai berikut: 1. Meningkatkan upaya preventif: 2.Meningkatkan penerimaan gerakan keluarga berencana sehingga memperkecil jumlah grandemultipara dan memperpanjang jarak hamil. 3. Melakukan konsultasi atau merujuk kehamilan dengan overdistensi uterus: hidramnion dan kehamilan […]

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Perdarahan postpartum adalah perdarahan yang terjadi dalam 24 jam setelah persalinan berlangsung. Perdarahan postpartum dibagi menjadi perdarahan postpartum primer dan sekunder. Perdarahan postpartum primer Perdarahan postpartum primer terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama perdarahan postpartum primer adalah atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan robekan jalan lahir. Terbanyak dalam […]

Hipertensi dan Penyakit Paru Yang Menyertai Kehamilan

Hipertensi dan Penyakit Paru Yang Menyertai Kehamilan

Hipertensi (tekanan darah tinggi) Yang dimaksud dengan hipertensi disertai kehamilan adalah hipertensi yang telah ada sebelum kehamilan. Apabila dalam kehamilan disertai dengan proteinuria dan edema maka disebut pre-eklampsia yang tidak murni atau superimposed pre-eklampsia. Penyebab utama hipertensi pada kehamilan adalah hipertensi esensial dan penyakit ginjal. Hipertensi Karena Penyakit Ginjal Penyakit […]

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Plasenta merupakan akar janin untuk mengisap nutrisi dari ibu dalam bentuk O2, asam amino, vitamin, mineral, dan zat lainnya ke janin dan membuang sisa metabolisme janin dan CO2. Fungsi plasenta dapat dijabarkan sebagai berikut: Sebagai alat nutritive untuk mendapatkan bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Sebagai alat pembuangan […]

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Kekutan his kala kedua (pengusiran). Kekuatan his pada akhir kala pertama atau permulaan kala kedua mempunyai  ampiltudo 60 mm Hg. Interval 3 sampai 4 menit, dan durasi berkisar 60 samapi 90 detik. Kekuatan his dan mengejan mendorong janin ke arah bawah, dan menimbulkan  keregangan yang bersifat pasif. Kekuatan his menimbulkan […]

Mengenal Fungsi Air Ketuban

Mengenal Fungsi Air Ketuban

Likuor amnii Jumlah Likuor amnii (air ketuban) antara 1000 ml sampai 1500 ml pada kehamilan aterm. Berat jenisnya antara 1,007 sampai 1,008. Likuor amnii terdiri dari 2,3% bahan organic (protein, vernik kaseosa, rambut lanugo, zat lemak, lesitin, dan spingomielin) dan 97% sampai 98% bahan anorganik (air, garam yang larut dalam […]

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Kejang-kejang pada eklampsia terdiri dari 4 tingkat: Tingkat awal atau aura a. Berlangsung 30 sampai 35 detik b. Tangan dan kelopak mata gemetar. c. Mata terbuka dengan pandangan kosong d. Kepala diputar ke kanan atau kekiri Tingkat kejang tonik a. Berlangsung sekitar 30 detik b. Seluruh tubuh kaku; pernafasan berhenti […]