arti perut kembung pdf

Kista Vagina dan Anteversio Uteri

Kista Vagina dan Anteversio Uteri

Kista Vagina Kista vagina sebagian besar dijumpai secara kebetulan. Kista vagina berasal  dari sisa duktus Gartner atau duktus Muller. Pada kista vagina yang tidak terlalu besar tidak memerlukan pengobatan dan dapat dibiarkan serta tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangga. Bila pada saat persalinan terjadi gangguan penurunan bagian terendah karena kista […]

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan janin kehamilan kembar Pertumbuhan janin kehamilan kembar tergantung dari factor plasenta apakah menjadi satu (sebagian besar hamil kembar monozigotik) atau bagaimana lokalisasi implatasi plasentanya. Memperhatikan kedua factor tersebut, mungkin terdapat jantung salah satu janin lebih kuat dari yang lainnya, sehingga janin yang mempunyai jantung lemah mendapat nutrisi yang kurang […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]

Cara Mendiagnosis Solusio Plasenta

Cara Mendiagnosis Solusio Plasenta

Diagnosis solusio plasenta dapat ditegakkan dengan melakukan: 1. Anamnesa a. Terdapat perdarahan disertai rasa nyeri b. Terjadi spontan atau karena trauma c. Perut terasa nyeri d. Diikuti penurunan sampai terhentinya gerakan janin dalam rahim. 2. Pemeriksaan Pemeriksaan fisik umum a. Keadaan umum penderita tidak sesuai dengan jumlah perdarahan. b. Tekanan […]

Gambaran Klinis Solusio Plasenta

Gambaran Klinis Solusio Plasenta

Gambaran klinis solusio plasenta tergantung dari seberapa bagian plasenta yang terlepas. 1. Solusio plasenta ringan. a. Terlepasnya plasenta kurang dari ¼ luasnya. b. Tidak memberikan gejala klinik dan ditemukan setelah persalinan c. Keadaan umum ibu dan janin tidak mengalami gangguan d. Persalinan berjalan dengan lancar pervaginam 2. Solusio plasenta sedang […]

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkelanjutan dengan penyebab yang sama. Oleh karena itu, pencegahan atau diagnosis dini dapat mengurangi kejadian dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Untuk dapat menegakkan diagnosis dini diperlukan pengawasan hamil yang teratur dengan memperhatikan kenaikan berat badan, kenaikan tekanan darah, dan pemeriksaan urin untuk […]

Penyakit Pada Plasenta

Penyakit Pada Plasenta

Plasenta adalah akarnya janin untuk dapat melakukan pertukaran nutrisi melalui perdarahan darah retroplasenter. Setiap gangguan yang terjadi dalam plasenta akan memberikan dampak yang serius terhadap tumbuh kembangnya janin. Plasenta normal mempunyai berat rata-rata 1/6 dari berat janin dengan diameter 15 sampai 20 cm sedangkan tebalnya 2,5 sampai 3 cm. Ukuran […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

3 Varian Klinis Eritroplaksia

3 Varian Klinis Eritroplaksia

Eritroplakia Eritroplakia didefinisikan sebagai bercak merah seperti beludru, menetap yang tidak dapat digolongkan secara klinis sebagai keadaan lain apapun. Istilah ini seperti “leukoplakia” tidak mempunyai arti histologis; tetapi, sebagian besar dari eritroplakia didiagnosis secara histologis sebagai displasia epitel atau lebih jelek lagi dan karenanya mempunyai kecenderungan lebih tinggi untuk menjadi […]

Faktor Penyebab Kehamilan Ektopik

Faktor Penyebab Kehamilan Ektopik

Perjalanan hasil konsepsi dapat terganggu dalam perjalanan sehingga tersangkut dalam lumen tuba. Tuba fallopi tidak mempunyai kemampuan untuk berkembang dan menampung pertumbuhan janin sehingga setiap saat kehamilan yang terjadi terancam pecah. Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang berbahaya karena tempat implantasinya tidak memberikan kesempatan untuk tumbuh kembang mencapai aterm. Perjalanan klinik […]

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Ketuban pecah dini (KPD) Ketuban pecah dini merupakan penyebab terbesar persalinan premature dengan berbagai akibatnya. Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda persalinan, dan ditunggu satu jam belum dimulainya tanda persalinan. Waktu sejak pecah ketuban sampai terjadi konstruksi rahim disebut “kejadian ketuban pecah dini” (Periode Laten). Kejadian ketuban […]

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi terjadinya keguguran mulai dari terlepasnya sebagian atau seluruh jaringan plasenta, yang menyebabkan perdarahan sehingga janin kekurangan nutrisi dan O2. Bagian yang terlepas dianggap benda asing, sehingga rahim berusaha untuk mengeluarkan dengan kontraksi. Pengeluran tersebut dapat terjadi spontan seluruhnya atau sebagian masih tertinggal, yang menyebabkan berbagai penyulit. Oleh karena itu, […]

Penderita Penyakit Obesitas

Penderita Penyakit Obesitas

Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara konsumsi kalori dan kebutuhan energy, dimana konsumsi terlalu berlebih dibandingkan dengan kebutuhan atau pemakain energy (energy expenditure). Kelebihan energy didalam tubuh disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Pada keadaan normal, jaringan lemak ditimbun dibeberapa tempat tertentu, diantaranya didalam jaringan  subkutan dan di dalam jaringan tirai […]

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Keguguran lengkap (abortus kompletus) Keguguran lengkap (abortus kompletus) berarti seluruh hasil konsepsi telah dikeluarkan, sehingga tidak memerlukan tindakan. Gambaran klinisnya adalah uterus telah mengecil, perdarahan sedikit, dan kanalis servikalis telah tertutup. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang keguguran lengkap, bidan dapat berkonsultasi dengan dokter, sehingga tidak merugikan penderita. Keguguran disertai […]

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Keguguran membakat (abortus insipen) Keguguran membakat ini tidak dapat dihentikan, karena setiap saat dapat terjadi ancaman perdarahan dan pengeluaran hasil konsepsi. Keguguran membakat ditandai dengan: a. Perdarahan lebih banyak b. Perut mules (sakit) lebih hebat c. Pada pemeriksaan dijumpai perdarahan lebih banyak, kanalis servikalis terbuka dan jaringan/hasil konsepsi dapat diraba. […]

Penanganan Abortus Imminen

Penanganan Abortus Imminen

Keguguran mengancam (abortus imminen) ditegakkan dengan jalan: Terdapat keterlambatan datang bulan. Terdapat perdarahan, disertai perut sakit (mules) Pada pemeriksaan dijumpai besarnya rahim sama dengan umur hamil dan terjadi kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan dalam terdapat perdarahan dari kanalis servikalis, kanalis servikalis masih tertutup, dapat dirasakan kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan […]

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Keguguran atau abortus yang dibahas adalah yang terjadi spontan dan bukan keguguran buatan. Dugaan keguguran diperlukan beberapa criteria sebagai berikut: Terdapat keterlambatan datang bulan Terjadi perdarahan Disertai sakit perut Dapat diikuti oleh pengeluaran hasil konsepsi Pemeriksaan hasil tes hamil dapat masih positif atau sudah negative. Hasil pemeriksaan fisik terhadap penderita […]

Tindakan Penting Pimpinan Persalinan Kala Pertama dan Kedua

Tindakan Penting Pimpinan Persalinan Kala Pertama dan Kedua

Pimpinan persalinan kala pertama Persalinan kala pertama mempunyai tenggang waktu panjang yang memerlukan kesabaran parturien dan penolong. Mental penderita perlu dipersiapkan agar tidak cepat putus asa dalam situasi menunggu disertai sakit perut karena his yang makin lama makin bertambah kuat. Tindakan yang perlu dilakukan adalah: 1. Memperhatikan kesabaran parturien. 2. […]

Cara Perawatan Masa Puerperium

Cara Perawatan Masa Puerperium

Di masa lampau perawatan peurperium sangat konservatif, di mana puerpera diharuskan tidur terlentang selama 40 hari.  Dampak sikap demikian pernah dijumpai di surabaya, terjadi adhesi antara labium minus dan labium mayus kanan dan kiri, dan telah berlangsung hampir enam tahun. Kini perawatan puerperium lebih aktif dengan dianjurkan untuk melakukan “mobilisasi […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]