artikel perdarahan post partum

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Keguguran membakat (abortus insipen) Keguguran membakat ini tidak dapat dihentikan, karena setiap saat dapat terjadi ancaman perdarahan dan pengeluaran hasil konsepsi. Keguguran membakat ditandai dengan: a. Perdarahan lebih banyak b. Perut mules (sakit) lebih hebat c. Pada pemeriksaan dijumpai perdarahan lebih banyak, kanalis servikalis terbuka dan jaringan/hasil konsepsi dapat diraba. […]

Penanganan Abortus Imminen

Penanganan Abortus Imminen

Keguguran mengancam (abortus imminen) ditegakkan dengan jalan: Terdapat keterlambatan datang bulan. Terdapat perdarahan, disertai perut sakit (mules) Pada pemeriksaan dijumpai besarnya rahim sama dengan umur hamil dan terjadi kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan dalam terdapat perdarahan dari kanalis servikalis, kanalis servikalis masih tertutup, dapat dirasakan kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan […]

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Keguguran lengkap (abortus kompletus) Keguguran lengkap (abortus kompletus) berarti seluruh hasil konsepsi telah dikeluarkan, sehingga tidak memerlukan tindakan. Gambaran klinisnya adalah uterus telah mengecil, perdarahan sedikit, dan kanalis servikalis telah tertutup. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang keguguran lengkap, bidan dapat berkonsultasi dengan dokter, sehingga tidak merugikan penderita. Keguguran disertai […]

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Keguguran atau abortus yang dibahas adalah yang terjadi spontan dan bukan keguguran buatan. Dugaan keguguran diperlukan beberapa criteria sebagai berikut: Terdapat keterlambatan datang bulan Terjadi perdarahan Disertai sakit perut Dapat diikuti oleh pengeluaran hasil konsepsi Pemeriksaan hasil tes hamil dapat masih positif atau sudah negative. Hasil pemeriksaan fisik terhadap penderita […]

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi terjadinya keguguran mulai dari terlepasnya sebagian atau seluruh jaringan plasenta, yang menyebabkan perdarahan sehingga janin kekurangan nutrisi dan O2. Bagian yang terlepas dianggap benda asing, sehingga rahim berusaha untuk mengeluarkan dengan kontraksi. Pengeluran tersebut dapat terjadi spontan seluruhnya atau sebagian masih tertinggal, yang menyebabkan berbagai penyulit. Oleh karena itu, […]

Tanda Plasenta Telah Lepas Saat Persalinan

Tanda Plasenta Telah Lepas Saat Persalinan

Pimpinan kala pelepasan plasenta Setelah kala pengusiran, kontraksi rahim berhenti antara 5 sampai 10 menit. Pimpinan pada kala pelepasan plasenta adalah: Pengawasan terhadap perdarahan. Memperhatikan tanda plasenta lepas. Melakukan pertolongan pengeluaran plasenta. Pengawasan perdarahan Selama proses persalinan abnormal perlu mendapat perhatian. Perdarahan yang banyak merupakan indikasi untuk segera melahirkan plasenta […]

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Setelah plasenta lahir bersama selaputnya maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang cermat terhadap: 1. Kotiledon yang berjumlah 20 buah. 2. Permukaan plasenta janin. 3. Kemungkinan terdapat plasenta suksenturiata. Tertinggalnya sebagian jaringan plasenta dapat menyebabkan: 1. Perdarahan puerperium yang berkepanjangan. 2. Bahaya infeksi. 3. Terjadi polip plasenta. 4. Degenerasi ganas menjadi koriokarsinoma. […]

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Varies merupakan pembesaran dan pelebaran pembuluh darah vena, yang sering dijumpai pada hamil di sekitar vulva, vagina, paha, dan terutama tungkai bawah. Kejadian varises pada wanita disebabkan oleh: 1. Factor bakat atau keturunan 2. Factor multipara sampai grandemultipara. 3. Terdapat peningkatan hormone estrogen dan progesterone selama hamil. Bentuk varises dapat […]

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Segera setelah persalinan dapat terjadi peningkatan suhu badan, tetapi tidak lebih dari 38o C berturut-turut selama dua hari, kemungkinan terjadi infeksi. Uterus yang telah menyelesaikan tugasnya, akan menjadi keras karena kontraksinya, sehingga terdapat penutupan pembuluh darah. Kontraksi uterus yang diikuti his pengiring menimbulkan rasa nyeri disebut “nyeri ikutan” (after pain) […]

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Pengobatan yang baik pada emesis gravidarum sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum sebaiknya dirawat sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum. Konsep pengobatan yang dapat diberikan sebagai berikut: 1.Isolasi dan pengobatan psikologis Dengan melakukan isolasi diruangan sudah dapat meringankan wanita hamil karena perubahan suasana dari lingkungan rumah tangga. Petugas dapat memberikan komunikasi, informasi, […]

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Untuk membuktikan plasenta telah lepas dapat dilakukan pemeriksaan: 1. Perasat Kustner. Tali pusat dikencangkan Tali ditekankan di atas simfisis, bila tali pusat masuk kembali, berarti plasenta belum lepas. 2. Perasat Klein. Parturien disuruh mengejan, sehingga tali pusat ikut serta turun atau memanjang bila mengejan dihentikan bila terjadi: Tali pusat tertarik […]

Gejala dan Tanda Epitaksis

Gejala dan Tanda Epitaksis

Defenisi Perdarahan dari hidung. Sering ditemukan sehari-hari, hampir sebagian besar dapat berhenti sendiri. Harus diingat epitaksis bukan merupakan suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari suatu kelainan.

Cara Perawatan Bayi Baru Lahir

Cara Perawatan Bayi Baru Lahir

Perawatan Neonatus Perkembangan ilmu kebidanan modern telah mencanangkan pengawasan antenatal sehingga tumbuh kembang janin dalam rahim mencapai optimal. Perawatan modern mengharapkan kelahiran well born baby dengan trauma minimal primum no nocere dengan persalinan dalam bentuk spontan belakang kepala, outlet vakum atau forsep, dan seksio sesarea. Pertolongan persalinan yang heroik, dengan […]

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Analgesia dalam Kebidanan Rasa sakit saat melahirkan sudah diketahui setiap orang, yang menyebabkan takut menghadapi waktu yang semakin mendekat. Disinilah peranan penting antenatalcare, KIE, dan motivasi, sehingga setiap ibu hamil ingin secepatnya menyongsong kelahiran dengan rasa bahagia. Di Indonesia rasa sakit saat melahirkan belum dihindari  dengan memberi obat-obatan. Berbeda halnya […]

Tanda dan Pembagian Tahapan Persalinan

Tanda dan Pembagian Tahapan Persalinan

Tanda Persalinan 1. Terjadinya his persalinan. His persalinan mempunyai sifat: Pinggang terasa sakit yang menjalar ke depan. Sifatnya teratur, interval makin pendek, dan kekuatannya makin besar. Mempunyai pengaruh terhadap perubahan serviks. Makin beraktivitas (jalan) kekuatan makin bertambah. 2. Pengeluaran lendir dan darah (pembawa tanda). Dengan his persalinan terjadi perubahan pada […]

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Pengawasan antenatal dan postnatal sangat penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal. Semenjak Ballantyne pada tahun 1901 mengumumkan tempat plea for promaternity hospital, di Paris, yang merupakan model antenatal pertama di dunia, maka upaya pengawasan hamil makin berkembang. Pengawasan antenatal memberikan manfaat dengan ditemukannya berbagai kelainan […]

Faktor Penting dalam Proses Persalinan

Faktor Penting dalam Proses Persalinan

Faktor-faktor penting dalam persalinan adalah 1.  Power. His (kontraksi otot rahim). Kontraksi otot dingin perut. Kontraksi diafragma pelvis atau kekuatan mengejan. Ketegangan dan kontraksi ligamentum retundum. 2.  Pasanger. Janin dan plasenta. 3. Passage. Jalan lahir lunak dan jalan lahir tulang. Dalam persalinan masih terdapat subfaktor yang mempengaruhi jalannya persalinan sehingga […]

Involusi Uterus pada Puerperium atau Nifas

Involusi Uterus pada Puerperium atau Nifas

Puerperium (Nifas) Kala puerperium berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari, merupakan waktu yang diperlukan untuk  pulihnya alat kandungan pada keadaan yang normal. Dijumpai dua kejadian penting pada puerperium, yaitu involusi uterus dan proses laktasi. Involusi Uterus Setelah bayi dilahirkan, uterus yang selam persalinan mengalami kontraksi dan retraksi akan menjadi […]

Kekuatan dan Sifat Kontraksi Otot Rahim Saat Persalinan

Kekuatan dan Sifat Kontraksi Otot Rahim Saat Persalinan

Kekuatan yang mendorong janin dalam peersalinan Seperti diketahui bahwa otot rahim terdiri dari tiga lapis yang teranyam dengan sempurna, yaitu lapisan otot longitudinal di bagian luar, lapisan otot sirkuler di bagian dalam, dan lapisan otot menyilang di antara keduanya. Dengan susunan demikian, pembuluh darah yang terdapat di antara otot rahim […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]