benjolan pada leher sebelah kanan

Aplikasi Ekstraksi Forsep

Aplikasi Ekstraksi Forsep

Untuk meningkatkan keamanan operasi ekstraksi forsep hanya pada letak belakang kepala, dalam operasi forsep rendah. Daun forsep dipasang melintang terhadap kepala dan melintang terhadap jalan lahir. Aplikasi forsep dapat dilakukan sebagai berikut: 1. Operator membayangkan pemasangan daun forsep melintang terhadap kepala bayi dan melintang terhadap jalan lahir. 2. Daun forsep […]

Penyulit Ekstraksi Forsep

Penyulit Ekstraksi Forsep

Komplikasi atau penyulit ekstraksi forsep sebagai berikut: Komplikasi langsung akibat aplikasi forsep dibagi menjadi: 1. Komplikasi ibu Komplikasi ibu bersumber dari “trias komplikasi” ibu. a. Perdarahan terjadi karena: Atonia uteri Retensio plasenta Trauma jalan lahir: rupture uteri, rupture serviks, robekan forniks-kolpoforeksis, robekan vagina, hematoma luas, robekan perineum. b. Infeksi terjadi […]

Ekstraksi Forsep

Ekstraksi Forsep

Forsep mempunyai sejarah yang panjang. Mulai dengan penemuan Albucasis pada tahun 1112, yang lengkungannya mempunyai gigi, sehingga hanya dipakai untuk janin yang telah mati. Selanjutnya Chamberlein pada abad 17 menemukan forsep yang hanya mempunyai lengkungan kepala saja. Forsep Chamberlin dikembangkan oleh Kiellan. Lengkungan pelvis dikembangkan oleh Levret pada tahun 1747 […]

Ikterus Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir

Ikterus Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir

Ikterus atau warna kuning sering dijumpai pada bayi baru lahir dalam batas normal pada hari kedua sampai hari ketiga dan menghilang pada hari kesepuluh. Oleh karena itu, bayi menjelang pulang dan terjadi ikterus harus mendapat perhatian karena mungkin sifatnya patologis. Ikterus disebabkan hemolisis darah janin dan selanjutnya diganti menjadi darah […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Mastitis dan Abses Mamae

Mastitis dan Abses Mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aureus yang masuk melalui luka putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri local pada mamae, terjadi pemadatan mamae, dan terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baik dengan antibiotika […]

Passenger Janin dan Plasenta

Passenger Janin dan Plasenta

Kepala janin (bayi) merupakan bagian penting dalam proses persalinan dan memiliki ciri sebagai berikut: 1. Bentuk kepala oval, sehingga setelah bagian besarnya lahir, baka bagian lainnya lebih mudah lahir. 2. Persendian kepala berbentuk kogel, sehingga dapat digerakkan ke segala arah, dan memberikan kemungkinan untuk melakukan putar paksi dalam. 3. Letak […]

Passage atau Jalan Lahir

Passage atau Jalan Lahir

Jalan lahir merupakan komponen yang sangat penting dalam proses persalinan yang terdiri dari jalan lahir tulang dan jalan lahir lunak. Proses persalinan merupakan proses mekanis yang melibatkan tiga factor, yaitu jalan lahir, kekuatan yang mendorong, dan akhirnya janin yang didorong dalam satu mekanis tertentu dan terpadu. Dari ketiga  komponen tersebut […]

Infeksi Ginjal Dan Saluran Kemih Pada Kehamilan

Infeksi Ginjal Dan Saluran Kemih Pada Kehamilan

Ginjal dan saluran kemih dapat terinfeksi bersama-sama dan bentuk akut maupun kronis. Pada infeksi ginjal dan saluran kemih yang akut dapat dijumpai: 1. Panas badan yang tinggi disertai menggigil 2. Nyeri pada pinggang atau diatas simfisis 3. Nyeri saat miksi, urin kurang 4. Gejala subjektif yang sering dijumpai adalah mual […]

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Kejang-kejang pada eklampsia terdiri dari 4 tingkat: Tingkat awal atau aura a. Berlangsung 30 sampai 35 detik b. Tangan dan kelopak mata gemetar. c. Mata terbuka dengan pandangan kosong d. Kepala diputar ke kanan atau kekiri Tingkat kejang tonik a. Berlangsung sekitar 30 detik b. Seluruh tubuh kaku; pernafasan berhenti […]

Pengobatan Eklampsia dan Perawatannya

Pengobatan Eklampsia dan Perawatannya

Eklampsia merupakan gawat darurat kebidanan yang memerlukan pengobatan dirumah sakit untuk memberikan pertolongan yang adekuat. Konsep pengobatnnya adalah: 1. Menghindari terjadinya: a. Kejang berulang b. Mengurangi koma c. Meningkatkan jumlah dieresis 2. Perjalanan kerumah sakit dapat diberikan: a. Penenang dengan suntikan 20 mgr valium b. Pasang infuse glukosa 5% dan […]

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul Tali Pusat Tali pusat mempunyai dua arteri umbilikalis dan sebuah vena umbilikalis dan terlindung oleh selei Wharton, sehingga dari tekanan yang dapat mengganggu sirkulasi dari dan ke janin. Pernah ditemui kasus kematian dalam rahim akibat terjadi peluntiran pembuluh darah umbilikalis, karena ditempat tersebut selei Whartonnya  sangat tipis. Peluntiran pembuluh […]

Kelainan Insersi Tali Pusat

Kelainan Insersi Tali Pusat

Kelainan tali pusat Tali pusat sangat penting artinya sehingga janin bebas bergerak dalam cairan amnion, sehingga pertumbuhan dan perkembangannya berjalan dengan baik. Pada umumnya tali pusat mempunyai panjang sekitar 55 cm. tali pusat pendek pernah dilaporkan sepanjang 2,5 cm, sedangkan terpanjang sekitar 300 cm. Tali pusat yang terlalu panjang dapat […]

Telangiektasia Hemorhagik Herediter

Telangiektasia Hemorhagik Herediter

Rendu-Osler-Weber Telangiektasia hemorhagik herediter adalah suatu penyakit genetik yang diturunkan sebagai suatu sifat dominan autosomal. Penyakit tersebut ditandai oleh telangiektasia yang multipel dimana ada makula-makula ungu-merah atau papula-papula sedikit merah yang menunujukkan pembesaran secara permanen dari kapiler-kapiler tepi dari kulit, mukosa dan jaringan-jaringan lain. Lesi-lesi tersebut biasanya berukuran 1 sampai […]

Cara Perawatan Masa Puerperium

Cara Perawatan Masa Puerperium

Di masa lampau perawatan peurperium sangat konservatif, di mana puerpera diharuskan tidur terlentang selama 40 hari.  Dampak sikap demikian pernah dijumpai di surabaya, terjadi adhesi antara labium minus dan labium mayus kanan dan kiri, dan telah berlangsung hampir enam tahun. Kini perawatan puerperium lebih aktif dengan dianjurkan untuk melakukan “mobilisasi […]

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Untuk membuktikan plasenta telah lepas dapat dilakukan pemeriksaan: 1. Perasat Kustner. Tali pusat dikencangkan Tali ditekankan di atas simfisis, bila tali pusat masuk kembali, berarti plasenta belum lepas. 2. Perasat Klein. Parturien disuruh mengejan, sehingga tali pusat ikut serta turun atau memanjang bila mengejan dihentikan bila terjadi: Tali pusat tertarik […]

Langkah-Langkah Membantu Proses Persalinan Normal

Langkah-Langkah Membantu Proses Persalinan Normal

Proses persalinan dapat berjalan dengan sendirinya, tetapi setiap saat mungkin terjadi keadaan yang membahayakan, sehingga memerlukan bantuan, untuk memberikan pertolongan yang tepat menuju persalinan aman. Langkah-langkah pertolongan persalinan normal 1. Saat kepala di dasar panggul dan membuka pintu dengan crowning sebasar 5 sampai 6 cm, peritoneum tipis, pada primigravida atau […]

Diagnosis Kehamilan dan Persendian Tulang Leher Bayi

Diagnosis Kehamilan dan Persendian Tulang Leher Bayi

Persendian tulang leher Dalam persalinan letak kepala, persendian tulang leher berperan penting karena: Bentuk kepala oval (telur) sehingga setelah bagian besar lahir maka bagian kepala lainnya mudah melalui jalan lahir. Persendian leher dalam bentuk persendian kogel sehingga dapat diputar kesegala arah yang memberikan kemungkinan untuk melakukan putar paksi dalam, dan […]

Pemeriksaan dalam Menjelang Persalinan

Pemeriksaan dalam Menjelang Persalinan

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pemeriksaan dalam adalah: 1. Pencegahan infeksi. a. Terhadap diri sendiri. Pakailah sarung tangan yang telah disterilkan untuk melindungi diri sendiri dari kemungkinan infeksi. Bidan atau mereka yang bekerja pada bidang kesehatan tidak luput dari kemungkinan terkena infeksi. b. Terhadap penderita khususnya janin dalam rahim. […]

Bentuk dan Cara Melakukan Senam Relaksasi

Bentuk dan Cara Melakukan Senam Relaksasi

Cara melakukan senam relaksasi pada Wanita Hamil Kencangkan dan regangkan silih berganti otot-otot kaki, dan lengan bergantian sambil sedikit menekuk persendian siku dan persendian lutut. Demikian juga jari kaki, pergelangan kaki dan tangan digerakkan dan diputar-putar sehingga terasa nyaman dan baik. Otot dasar panggul dikendorkan dan ditegangkan silih berganti. Rahim […]