biostatistik dalam kebidanan

5 Pengaruh Penyakit Gula Dalam Kehamilan

5 Pengaruh Penyakit Gula Dalam Kehamilan

Kejadian penyakit gula dalam kehamilan sering memberikan pengaruh yang kurang menguntungkan dan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Pengaruh kehamilan, persalinan, dan nifas terhadap penyakit gula diantaranya: a. Keadaan pre diabetes lebih jelas menimbulkan gejala pada kehamilan, persalinan, dan kala nifas. b. Penyakit diabetes (gula) makin berat. c. Saat persalinan, karena […]

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Penderita pre-eklampsia berat dan eklampsia tidak tahan terhadap perdarahan dan trauma persalinan, sehingga perlu dipikirkan agar persalinan dengan trauma minimal. Pemilihan persalinan tergantung dari beberapa factor: 1. Paritas penderita 2. Umur anak terkecil 3. Umur penderita 4. Keadaan serviks: pembukaan, arah serviks, kekakuan serviks. 5. Keadaan janin intrauterine: ketuban belum […]

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Bidan yang mempunyai polindes dapat merawat penderita pre-eklampsia berat untuk sementara, sampai menunggu kesempatan melakukan rujukan sehingga penderita mendapat pertolongan yang sebaik-baiknya. Penderita diusahakan agar: 1. Terisolasi sehingga tidak mendapat rangsangan suara ataupun sinar . 2. Dipasang infuse glukosa 5% 3. Dilakukan pemeriksaan: a. Pemeriksaan umum: pemeriksaan tekanan darah, nadi, […]

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Analgesia dalam Kebidanan Rasa sakit saat melahirkan sudah diketahui setiap orang, yang menyebabkan takut menghadapi waktu yang semakin mendekat. Disinilah peranan penting antenatalcare, KIE, dan motivasi, sehingga setiap ibu hamil ingin secepatnya menyongsong kelahiran dengan rasa bahagia. Di Indonesia rasa sakit saat melahirkan belum dihindari  dengan memberi obat-obatan. Berbeda halnya […]

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Memperhatikan pengertian dan tujuan pelayanan kebidanan dapat dijabarkan ke beberapa istilah berikut: 1. Antenatal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama dapat ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim 2. Prenatal care: pengawasan intensif sebelum kelahiran 3. Antepartal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama ditujukan pada ibunya Dalam pelaksanaan sehari-hari ketiga istilah […]

Bagaimana Sejarah Kebidanan di Indonesia

Bagaimana Sejarah Kebidanan di Indonesia

Sejarah pelayanan kebidanan di Indonesia terjadi secara tidak langsung melalui usaha mengurangi angka kematian karena cacar. Pencacaran pertama di Indonesia dilakukan sekitar 1804, setelah Yenner di Inggris menemukan vaksin cacar tahun 1798. Karena tenaga untuk melakukan pencacaran dirasakan terlalu mahal untuk didatangkan dari Negri belanda, maka didirikan sekolah dokter jawa […]

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Penentuan lemak dalam makanan Lemak dalam bahan makanan ditentukan dengan metode ekstraksi beruntun didalam alat soxhlet, mempergunakan ekstraktans pelarut lemak, seperti petroleum benzene atau ether. Bahan makanan yang akan ditentukan kadar lemaknya, dipotong-potong setelah dipisahkan dari bagian yang tidak dimakan seperti kulit dan lainnya. Bahan makanan kemudian dihaluskan atau dipotong […]

Gejala Klinik Kehamilan Ektopik

Gejala Klinik Kehamilan Ektopik

Gambaran klinik kehamilan ektopik bervariasi dari bentuk abortus tuba atau terjadi rupture tuba. Mungkin dijumpai rasa nyeri dan gejala hamil muda. Pada pemeriksaan dalam terdapat pembesaran uterus yang tidak sesuai dengan tua kehamilan dan belum dapat diraba kehamilan pada tuba, karena tuba dalam keadaan lembek. Bila terjadi gangguan kehamilan tuba, […]

Lemak Penting di Dalam Makanan

Lemak Penting di Dalam Makanan

Lemak adalah sekelompok ikatan organic yang terdiri atas unsure-unsur carbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O), yang mempunyai sifat dapat larut dalam zat-zat pelarut tertentu (zat pelarut lemak), seperti petroleum benzene, ether. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi bersifat padat pada suhu kamar, sedangkan yang mempunyai titik lebur rendah, bersifat […]

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi lemak Fungsi lemak didalam makanan memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah, terutama pada makanan yang digoreng, memberi kandungan kalori tinggi dan memberikan sifat empuk (lunak) pada kue yang dibakar. Didalam tubuh lemak berfungsi terutama sebagai cadangan energy dalam bentuk jaringan lemak yang ditimbun di tempat-tempat tertentu. Jaringan lemak berfungsi […]

Sumber Lemak di Dalam Makanan

Sumber Lemak di Dalam Makanan

Sumber lemak Menurut sumbernya kita membedakan lemak nabati dan lemak hewani. Lemak nabati berasal dari bahan makanan tumbuh-tumbuhan, sedangkan lemak hewani berasal dari binatang, termasuk ikan, telur dan susu. Kedua jenis lemak ini berbeda dalam jenis asam lemak yang menyusunnya. Lemak nabati mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh, yang […]

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Sintesa protein Aparat atau sintesa protein tubuh sangat kompleks, menyangkut factor yang diturunkan (factor keturunan-gene). Kegiatan dimulai dengan DNA (de-oksi ribonucleid acid) yang terdapat didalam khromosoma didalam inti sel. DNA melakukan duplikasi dan menghasilkan RNA (ribonucleid acid) yang membawa kode bagi pembentukan suatu jenis protein tertentu. Kode ini dibawa oleh […]

Pencernaan Makanan Secara Umum

Pencernaan Makanan Secara Umum

Makanan dikunyah didalam mulut, dipotong-potong dengan gigi-geligi dan dicampur dengan air liur (saliva) yang dihasilkan oleh tiga pasang kelenjar ludah, glandula parotis, glandula maksillaris dan glandula sublingualis. Kemudian makanan yang menjadi gumpalan (bolus) ditelan melalui pharynx dan oesophagus (kerongkongan), masuk kedalam lambung (ventriculus, gaster), melalui bagian yang disebut cardia. Didalam […]

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Plasenta previa dengan perdarahan merupakan keadaan darurat kebidanan yang memerlukan penanganan yang baik. Bentuk pertolongan pada plasenta previa adalah: 1. Segera melakukan operasi persalinan untuk dapat menyelamatkan ibu dan anak atau untuk mengurangi kesakitan dan kematian 2. Memecahkan ketuban di atas meja operasi selanjutnya pengawasan untuk dapat melakukan pertolongan lebih […]

Kesulitan Yang di Hadapi Dalam Persalinan Anjuran

Kesulitan Yang di Hadapi Dalam Persalinan Anjuran

Dalam melakukan persalinan anjuran dapat terjadi penyulit yang membahayakan ibu maupun janin, sebagai berikut: 1. Penyulit ibu (maternal) a. Kontraksi otot rahim yang berlebihan, sehingga dapat menimbulkan rupture uteri membakat. b. Kontraksi otot rahim yang berlebihan mengganggu sirkulasi darah sehingga menimbulkan asfiksia janin. c. Kelebihan cairan yang diberikan dapat menimbulkan: […]

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis plasenta previa ditegakkan berdasarkan pada gejala klinik, pemeriksaan khusus, dan pemeriksaan penunjang. Anamnesa plasenta previa 1. Terjadi perdarahan pada kehamilan sekitar 28 minggu 2. Sifat perdarahan: a. Tanpa rasa sakit terjadi secara tiba-tiba b. Tanpa sebab yang jelas c. Dapat berulang 3. Perdarahan menimbulkan penyulit pada ibu maupun janin […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan. Pengeluaran hasil konsepsi bervariasi pada umur kehamilan sehingga terdapat istilah: 1. Keguguran Bila hasil konsepsi dikeluarkan sebelum mampu hidup diluar kandungan dengan berat kurang dari 1000 gr atau umur hamil kurang dari 28 minggu. 2. Persalinan premature Bila hasil konsepsi dilahirkan dengan berat badan […]

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Pertimbangan Persalinan Anjuran (induksi) Persalinan anjuran bertujuan untuk dapat: 1. Merangsang otot rahim berkontraksi, sehingga persalinan berlangsung 2. Membuktikan ketidak seimbangan antara kepala janin dengan dengan jalan lahir. Bishop telah menetapkan beberapa penilaian agar persalinan induksi dapat berhasil seperti yang ditunjukkan  berikut. Dengan mempergunakan criteria bishop sudah dapat diperkirakan keberhasilan […]

Pemeriksaan dalam Menjelang Persalinan

Pemeriksaan dalam Menjelang Persalinan

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pemeriksaan dalam adalah: 1. Pencegahan infeksi. a. Terhadap diri sendiri. Pakailah sarung tangan yang telah disterilkan untuk melindungi diri sendiri dari kemungkinan infeksi. Bidan atau mereka yang bekerja pada bidang kesehatan tidak luput dari kemungkinan terkena infeksi. b. Terhadap penderita khususnya janin dalam rahim. […]