cara melakukan massage yang baik dan benar

Mastitis dan Abses Mamae

Mastitis dan Abses Mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aureus yang masuk melalui luka putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri local pada mamae, terjadi pemadatan mamae, dan terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baik dengan antibiotika […]

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Sepsis Neonatorum dan meningitis Sepsis neonatorum dan meningitis sering didahului oleh keadaan hamil dan persalinan sebelumnya seperti: 1. Ibu telah menderita penyakit infeksi 2. Ketuban pecah dini 3. Persalinan lama atau terlantar 4. Persalinan dengan tindakan operasi vaginal. Oleh karena itu, setiap bayi yang baru lahir dari kemungkinan tersebut perlu […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Bagaimana Peranan bidan dalam menghadapi perdarahan postpartum karena atonia uteri? Bidan dapat mengambil langkah-langkah untuk menangani perdarahan atonia uteri sebagai berikut: 1. Meningkatkan upaya preventif: 2.Meningkatkan penerimaan gerakan keluarga berencana sehingga memperkecil jumlah grandemultipara dan memperpanjang jarak hamil. 3. Melakukan konsultasi atau merujuk kehamilan dengan overdistensi uterus: hidramnion dan kehamilan […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Terjadinya infeksi kala nifas adalah sebagai berikut: 1. Manipulasi penolong: terlalu sering melakukan pemeriksaan dalam, alat yang dipakai kurang suci hama 2. Infeksi yang didapat di rumah sakit (nosokomial) 3. Hubungan seks menjelang persalinan 4. Sudah terdapat infeksi intrapartum: persalinan lama terlantar, ketuban pecah lebih dari enam jam, terdapat pusat […]

Pengobatan Infeksi Kala Nifas dan Keadaan Abnormal Pada Rahim

Pengobatan Infeksi Kala Nifas dan Keadaan Abnormal Pada Rahim

Pengobatan infeksi kala nifas Perlukaan jalan lahir sudah dapat dipastikan terjadi pada setiap persalinan yang akan menjadi jalan masuknya bakteri yang bersifat komensal dan menjadi infeksius. Pertolongan persalinan yang bersih tidak memerlukan pengobatan umum tetapi pada persalinan yang diduga akan dapat terjadi infeksi kala nifas memerlukan profilaksis antibiotika. Bidan masih […]

Cara Menangani Kelemahan HIS Dalam Persalinan

Cara Menangani Kelemahan HIS Dalam Persalinan

Bagaimana bidan menangani kelemahan his primer maupun sekunder di tengah masyarakat? Dalam menghadapi persalinan, bidan melakukan observasi yang meliputi his (H), kortonen (C), lingkaran Bandle (B), dan penurunan (P) yang sangat penting sehingga terjadinya perubahan yang dapat merugikan menjadi titik awal evaluasi untuk menetapkan sikap menyelesaikan persalinan. Dengan anjuran untuk […]

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan kala nifas sekunder Perdarahan kala nifas sekunder adalah perdarahan yang terjadi setelah 24 jam pertama. Kejadiannya tidak terlalu besar, apalagi dengan makin gencarnya penerimaan gerakan keluarga berencana. Penyebab utama perdarahan kala nifas sekunder adalah terdapatnya sisa plasenta atau selaput ketuban (pada grandemultipara dan kelainan bentuk implantasi plasenta), infeksi pada […]

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Bagaimana bidan dalam menghadapi persalinan lama atau persalinan kasep? Bidan didaerah pedesaan dengan polindesnya diharapkan dapat mengambil bagian terbesar pada pertolongan persalinan normal dengan mempergunakan partograf WHO. Kewaspadaan dalam pertolongan persalinan sudah dilakukan sejak semula, dengan melakukan observasi CHPB (cortonen, his, penurunan bagian terendah, dan Bandle) sehingga setiap saat keadaan […]

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Persiapan Plasenta Manual: 1. Peralatan sarung tangan steril 2. Desinfektan untuk genitalia eksterna Tehnik: 1. Sebaiknya dengan Narkosa, untuk mengurangi sakit dan menghindari syok 2. Tangan kiri melebarkan genitalia eksterna, tangan kanan dimasukkan secara obsteris sampai mencapai tepi plasenta dengan menelusuri tali pusat 3. Tepi plasenta dilepaskan dengan bagian luar […]

Passenger Janin dan Plasenta

Passenger Janin dan Plasenta

Kepala janin (bayi) merupakan bagian penting dalam proses persalinan dan memiliki ciri sebagai berikut: 1. Bentuk kepala oval, sehingga setelah bagian besarnya lahir, baka bagian lainnya lebih mudah lahir. 2. Persendian kepala berbentuk kogel, sehingga dapat digerakkan ke segala arah, dan memberikan kemungkinan untuk melakukan putar paksi dalam. 3. Letak […]

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Untuk dapat mencapai tingkatan yang diharapkan perlu dilakukan usaha menghilangkan factor resiko pada kehamilan sehingga memperkecil terjadinya asfiksia neonatorum. Dalam menghadapi persalinan normal diharapkan bidan sudah mengetahui langkah pertolongan neonatus sebagai berikut: 1. Tindakan pertolongan umum neonatus. 2. Kepala bayi diletak pada posisi yang lebih rendah 3. Bersihkan jalan napas […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Perdarahan postpartum adalah perdarahan yang terjadi dalam 24 jam setelah persalinan berlangsung. Perdarahan postpartum dibagi menjadi perdarahan postpartum primer dan sekunder. Perdarahan postpartum primer Perdarahan postpartum primer terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama perdarahan postpartum primer adalah atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan robekan jalan lahir. Terbanyak dalam […]

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkelanjutan dengan penyebab yang sama. Oleh karena itu, pencegahan atau diagnosis dini dapat mengurangi kejadian dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Untuk dapat menegakkan diagnosis dini diperlukan pengawasan hamil yang teratur dengan memperhatikan kenaikan berat badan, kenaikan tekanan darah, dan pemeriksaan urin untuk […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi neonatus (bayi baru lahir) sering dijumpai, apalagi didaerah pedesaan dengan persalinan dukun beranak. Menghadapi keadaan demikian bidan harus mampu mengatasi dan segera melakukan rujukan sehingga bayi mendapat pengobatan yang cepat dan tepat. Penyakit infeksi ini terjadi melalui: 1. Infeksi antenatal 2. Terjadi sejak masih dalam kandungan 3. Infeksi intranatal […]