contoh format pemeriksaan fisik pada wanita menapouse

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis plasenta previa ditegakkan berdasarkan pada gejala klinik, pemeriksaan khusus, dan pemeriksaan penunjang. Anamnesa plasenta previa 1. Terjadi perdarahan pada kehamilan sekitar 28 minggu 2. Sifat perdarahan: a. Tanpa rasa sakit terjadi secara tiba-tiba b. Tanpa sebab yang jelas c. Dapat berulang 3. Perdarahan menimbulkan penyulit pada ibu maupun janin […]

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Pre-eklampsia dan Eklampsia Disamping perdarahan dan infeksi maka pre-eklampsia serta eklampsia merupakan penyebab kematian ibu dan perinatal yang tinggi terutama dinegara berkembang. Kematian karena eklampsia meningkat dengan tajam dibandingkan pada tingkat pre eklampsia berat. Oleh karena itu, menegakkan diagnosis dini pre-eklampsia dan mencegah agar jangan berlanjut menjadi eklampsia merupakan tujuan […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Pertimbangan Persalinan Anjuran (induksi) Persalinan anjuran bertujuan untuk dapat: 1. Merangsang otot rahim berkontraksi, sehingga persalinan berlangsung 2. Membuktikan ketidak seimbangan antara kepala janin dengan dengan jalan lahir. Bishop telah menetapkan beberapa penilaian agar persalinan induksi dapat berhasil seperti yang ditunjukkan  berikut. Dengan mempergunakan criteria bishop sudah dapat diperkirakan keberhasilan […]

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Pengobatan yang baik pada emesis gravidarum sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum sebaiknya dirawat sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum. Konsep pengobatan yang dapat diberikan sebagai berikut: 1.Isolasi dan pengobatan psikologis Dengan melakukan isolasi diruangan sudah dapat meringankan wanita hamil karena perubahan suasana dari lingkungan rumah tangga. Petugas dapat memberikan komunikasi, informasi, […]

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Keguguran atau abortus yang dibahas adalah yang terjadi spontan dan bukan keguguran buatan. Dugaan keguguran diperlukan beberapa criteria sebagai berikut: Terdapat keterlambatan datang bulan Terjadi perdarahan Disertai sakit perut Dapat diikuti oleh pengeluaran hasil konsepsi Pemeriksaan hasil tes hamil dapat masih positif atau sudah negative. Hasil pemeriksaan fisik terhadap penderita […]

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis Hiperemesis Gravidarum Menetapkan kejadian hiperemesis gravidarum tidak sukar, dengan menentukan kehamilan, muntah berlebihan sampai menimbulkan gangguan kehidupan sehari-hari dan dehidrasi. Muntah yang terus menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang janin dalam rahim dengan manifestasi kliniknya. Oleh karena itu, hiperemesis gravidarum berkelanjutan harus dicegah dan harus mendapat pengobatan […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Terjadinya kehamilan menimbulkan perubahan hormonal pada wanita karena terdapat peningkatan hormone estrogen, progesterone, dan dikeluarkannya human chorionic gonadothropine plasenta. Hormone-hormon inilah yag diduga menyebabkan Emesis gravidarum. Gejala klinis Emesis gravidarum adalah kepala pusing, terutama pagi hari, disertai mual muntah sampai […]

Contoh Senam Untuk Wanita Hamil

Contoh Senam Untuk Wanita Hamil

Jongkok dan bangun ditepi tempat tidur Jongkok adalah posisi bersalin yang dilakukan secara tradisional. Situasi jongkok menyebabkan pelebaran jalan lahir tulang keras maupun lunak. Posisi jongkok tetap dillakukan hanya saja tidur dengan jalan merangkul badan sehingga resultasi semua kekuatan menuju jalan lahir, sambil memanfaatkan semaksimal mungkin otot dinding perut dan […]

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Setelah persalinan wanita akan mengalami masa puerperium, untuk dapat mengembalikan alat genetalia interna ke dalam keadaan normal. Dengan tenggang waktu sekitar 42 hari atau enam minggu atau satu bulan tujuh hari. Proses involusi uterus dibantu dengan kesediaan ibu untuk memberikan ASI. Pada waktu bayi mengisap ASI terjadi rangsangan ke hipofisis […]

Cara Perawatan Masa Puerperium

Cara Perawatan Masa Puerperium

Di masa lampau perawatan peurperium sangat konservatif, di mana puerpera diharuskan tidur terlentang selama 40 hari.  Dampak sikap demikian pernah dijumpai di surabaya, terjadi adhesi antara labium minus dan labium mayus kanan dan kiri, dan telah berlangsung hampir enam tahun. Kini perawatan puerperium lebih aktif dengan dianjurkan untuk melakukan “mobilisasi […]

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Anamnesa Keluhan hamil Fisiologis Keluhan hamil patologis Pemeriksaan fisik Umum Khusus: obstetric, kalau perlu pemeriksaan dalam, pemeriksaan ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Pemeriksaan laboratorium Laboratorium rutin dan khusus yang dipandang perlu Diagnosis akhir Kehamilan berjalan normal Terdapat penyakit menyertai kehamilan Terjadi komplikasi kehamilan Kehamilan tergolong resiko tinggi Sikap dan rencana tindakan 1. […]

Keadaan Jalan Lahir dalam Proses Persalinan

Keadaan Jalan Lahir dalam Proses Persalinan

Jalan lahir mempunyai kedudukan penting dalam proses persalinan untuk mencapai kelahiran well born baby. Dengan demikian evaluasi jalan lahir merupakan salah satu faktor yang menentukan apakah persalinan dapat berlangsung pervaginam atau dengan seksio sesarea. Persalinan untuk mencapai well born baby dengan jalan spontan belakang kepala, outlet vakum atau outlet forceps […]

Cara Menghitung Masa Subur Pada Wanita

Cara Menghitung Masa Subur Pada Wanita

Masa subur perlu diperhitungakan untuk dapat menetapkan kapan melakukan hubungan seks bagi mereka yang ingin punya anak serta menghindari hubungan seks bagi mereka yang tidak ingin punya anak. Pelepasan ovum bervariasi waktunya sesuai dengan factor emosi wanita yang mempengaruhi refleks hipotalamus sehingga dapat mempengaruhi pengeluaran releasting factor FSH dan LH […]

Tindakan yang Dilakukan Untuk Menggali Aspek Kehamilan

Tindakan yang Dilakukan Untuk Menggali Aspek Kehamilan

Dalam menggali berbagai aspek kehamilannya dilakukan: Anamnesa Pemeriksaan fisik umum Pemeriksaan khusus obstetric Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan laboratorium khusus yaitu pemeriksaan reaksi serologis, pemeriksaan factor rhesus, hepatitis, dan AIDS. Pada kehamilan muda dilakukan pemeriksaan dalam untuk menentukan besarnya rahim dan pemeriksaan speculum untuk menilai keadaan serviks, vagina dan sekitarnya, dan pemeriksaan […]

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Memperhatikan pengertian dan tujuan pelayanan kebidanan dapat dijabarkan ke beberapa istilah berikut: 1. Antenatal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama dapat ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim 2. Prenatal care: pengawasan intensif sebelum kelahiran 3. Antepartal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama ditujukan pada ibunya Dalam pelaksanaan sehari-hari ketiga istilah […]

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Pengawasan antenatal dan postnatal sangat penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal. Semenjak Ballantyne pada tahun 1901 mengumumkan tempat plea for promaternity hospital, di Paris, yang merupakan model antenatal pertama di dunia, maka upaya pengawasan hamil makin berkembang. Pengawasan antenatal memberikan manfaat dengan ditemukannya berbagai kelainan […]

Perubahan Fisiologi Rahim dan Uterus Pada Saat Kehamilan

Perubahan Fisiologi Rahim dan Uterus Pada Saat Kehamilan

Perubahan Fisiologi pada saat Kehamilan Dengan terjadinya kehamilan maka seluruh system genitalia wanita mengalami perubahan yang mendasar sehingga dapat menunjang perkembangan dan pertumbuhan janin dalam rahim. Plasenta dalam perkembangannya mengeluarkan hormone somatomamotropin, estrogen dan progesterone yang menyebabkan perubahan pada: Rahim dan uterus Rahim yang semula besarnya sejempol atau beratnya 30 […]