daftar tilik pemeriksaan laboratorium

Jadwal Pemeriksaan Antenatal Care

Jadwal Pemeriksaan Antenatal Care

Jadwal pemeriksaan antenatal care adalah sebagai berikut: 1. Trimester I dan II Setiap bulan sekali Diambil data tentang laboratorium Pemeriksaan ultrasonografi Nasehat diet tentang empat sehat lima sempurna, tambahan protein ½ gr/kgBB = satu telur/hari Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan, komplikasi kehamilan Rencana untuk pengobatan penyakitnya, menghindari terjadinya […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Anamnesa Keluhan hamil Fisiologis Keluhan hamil patologis Pemeriksaan fisik Umum Khusus: obstetric, kalau perlu pemeriksaan dalam, pemeriksaan ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Pemeriksaan laboratorium Laboratorium rutin dan khusus yang dipandang perlu Diagnosis akhir Kehamilan berjalan normal Terdapat penyakit menyertai kehamilan Terjadi komplikasi kehamilan Kehamilan tergolong resiko tinggi Sikap dan rencana tindakan 1. […]

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Konsep pemeriksaan dan pengawasan antenatal meliputi: Anamnesa Data biologis Keluhan hamil Fisiologis Patologis (abnormal) Pemeriksaan fisik 1. Pemeriksaan fisik umum 2. Pemeriksaan fisik khusus Obstetri Pemeriksaan dalam/rectal Pemeriksaan Ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Kejiwaan dalam menghadapi kehamilan Pemeriksaan laboratorium 1. Laboratorium rutin Darah lengkap Urin lengkap Tes kehamilan 2. Laboratorium khusus Pemeriksaan […]

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Keluhan yang menyebabkan kedatangan pasien ke pusat kesehatan: Berkaitan dengan kehamilan, yaitu komplikasi hamil muda, pendarahan, gestosis, pecahnya ketuban, inpartu Penyakit yang menyertai kehamilan Berdasarkan keluhan utama belum dapat diambil sikap. Perlu dikembangkan lebih luas untuk membuat status secara menyeluruh melalui anamnesa dan pemeriksaan fisik. Konsep pemeriksaan dapat dijabarkan sebagai […]

Pemeriksaan dalam Menjelang Persalinan

Pemeriksaan dalam Menjelang Persalinan

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pemeriksaan dalam adalah: 1. Pencegahan infeksi. a. Terhadap diri sendiri. Pakailah sarung tangan yang telah disterilkan untuk melindungi diri sendiri dari kemungkinan infeksi. Bidan atau mereka yang bekerja pada bidang kesehatan tidak luput dari kemungkinan terkena infeksi. b. Terhadap penderita khususnya janin dalam rahim. […]

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Untuk membuktikan plasenta telah lepas dapat dilakukan pemeriksaan: 1. Perasat Kustner. Tali pusat dikencangkan Tali ditekankan di atas simfisis, bila tali pusat masuk kembali, berarti plasenta belum lepas. 2. Perasat Klein. Parturien disuruh mengejan, sehingga tali pusat ikut serta turun atau memanjang bila mengejan dihentikan bila terjadi: Tali pusat tertarik […]

Bagaimana Tehnik Pemeriksaan Palpasi Kehamilan

Bagaimana Tehnik Pemeriksaan Palpasi Kehamilan

Tehnik pemeriksaan palpasi kehamilan Pemeriksaan palpasi  yang biasa dipergunakan untuk menetapkan kedudukan janin dalam rahim dan tuanya kehamilan terdiri dari: 1. Pemeriksaan menurut Leopold I-IV 2.Pemeriksaan yang sifatnya membantu pemeriksaan Leopold adalah: a. Membantu Leopold II Pemeriksaan menurut Budine Pemeriksaan menurut Ahlfeld b. Membantu pemeriksaan Leopold III Pemeriksaan Kneble Dengan […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]

Sikap dan Tindakan dari Prognosa Kehamilan

Sikap dan Tindakan dari Prognosa Kehamilan

Setelah melakukan pemeriksaan dengan rinci dapatlah ditetapkan beberapa aspek kehamilan sebagai berikut: 1. Kehamilan normal dengan risiko rendah sikap yang diambil: lanjutkan pemeriksaan rutin sesuai dengan jadwal pemberian obat suportif seperti vitamin dan Fe memberikan nasehat tentang gizi, kebersihan pakaian, dan sebagainya. 2. Kehamilan disertai komplikasi hamil Sikap yang diambil: […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Mengenal Tanda Pasti dan Tidak Pasti Kehamilan

Mengenal Tanda Pasti dan Tidak Pasti Kehamilan

Tanda tidak pasti kehamilan. Tanda tidak pasti Kehamilan dapat ditentukan dengan jalan: 1. Rahim membesar, sesuai dengan tuanya hamil. 2. Pada pemeriksaan dalam dijumpai: Tanda hegar Tanda Chadwick Tanda Piscaseck Kontraksi Braxton Hick Teraba Ballotement 3. Pemeriksaan tes biologis kehamilan positf Sebagian kemungkinan positif palsu Tanda pasti kehamilan Tanda pasti […]

Mastitis dan Abses Mamae

Mastitis dan Abses Mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aureus yang masuk melalui luka putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri local pada mamae, terjadi pemadatan mamae, dan terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baik dengan antibiotika […]

Pemeriksaan untuk Memastikan Kematian Janin dalam Rahim

Pemeriksaan untuk Memastikan Kematian Janin dalam Rahim

Apakah Janin Anda Masih hidup??? Kehamilan pertama sudah tentu sangat menggembirakan, apalagi dapat dirasakan gerak janin dalam rahim. Kerisauan ibu dirasakan bila kehamilannya terhenti dengan gejala sebagai berikut: 1. Hilangnya gejala subjektif kehamilan. 2. Perut dirasakan mengecil atau tidak bertambah besar. 3. Perut dirasakan dingin. 4. Gerak janin dirasakan menghilang. […]

Hasil Pemeriksaan dan Keadaan Kesehatan Ibu Saat Hamil

Hasil Pemeriksaan dan Keadaan Kesehatan Ibu Saat Hamil

Kesimpulan Hasil Pemeriksaan Hamil Setelah melakukan pemeriksaan dengan seksama, hasil akhir harus dapat menjawab pertanyaan berkaitan dengan keadaan hamil sebagai berikut: I.Tentang keadaan ibu. Bagaimana keadaan kesehatan umum ibu. Apakah primigravida atau multigravida. Bagaimana keadaan jalan lahir. II. 1. Apakah benar hamil. 2. Berapa umur kehamilan saat ini. 3. Apakah […]

Cara Memeriksa Denyut Jantung Janin dan Leopold

Cara Memeriksa Denyut Jantung Janin dan Leopold

Pemeriksaan pembantu Leopold adalah sebagai berikut: 1. Pemeriksaan Budine Dipergunakan pada letak membujur, untuk lebih menetapkan dimana punggung janin berada. Teknik: fundus uteri didorong ke bawah, badan janin akan melengkung sehingga punggung mudah ditetapkan 2. Pemeriksaan menurut Ahlfeld Janin dengan letak membujur didorong kesalah satu sisi sehingga janin mengisi ruangan […]

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Terjadinya infeksi kala nifas adalah sebagai berikut: 1. Manipulasi penolong: terlalu sering melakukan pemeriksaan dalam, alat yang dipakai kurang suci hama 2. Infeksi yang didapat di rumah sakit (nosokomial) 3. Hubungan seks menjelang persalinan 4. Sudah terdapat infeksi intrapartum: persalinan lama terlantar, ketuban pecah lebih dari enam jam, terdapat pusat […]

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Robekan jalan lahir selalu memberikan perdarahan dalam jumlah yang bervariasi banyaknya. Perdarahan yang berasal dari jalan lahir selalu dievaluasi, yaitu sumber dan jumlah perdarahan sehingga dapat diatasi. Sumber perdarahan dapat berasal dari perineum, vagina, serviks, dan robekan uterus (rupture uteri). Perdarahan dapat dalam bentuk hematoma dan robekan jalan lahir dengan […]

Hipertensi dan Penyakit Paru Yang Menyertai Kehamilan

Hipertensi dan Penyakit Paru Yang Menyertai Kehamilan

Hipertensi (tekanan darah tinggi) Yang dimaksud dengan hipertensi disertai kehamilan adalah hipertensi yang telah ada sebelum kehamilan. Apabila dalam kehamilan disertai dengan proteinuria dan edema maka disebut pre-eklampsia yang tidak murni atau superimposed pre-eklampsia. Penyebab utama hipertensi pada kehamilan adalah hipertensi esensial dan penyakit ginjal. Hipertensi Karena Penyakit Ginjal Penyakit […]

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Inversion uteri merupakan keadaan di mana fundus uteri masuk kedalam kavum uteri, dapat secara mendadak atau terjadi perlahan. Selain dari pada itu pertolongan persalinan yang makin banyak dilakukan tenaga terlatih maka kejadian inversion uteri pun makin berkurang. Kejadian inversio uteri sebagian besar disebabkan kurang legeartisnya pertolongan persalinan saat melakukan persalinan […]