definisi dan fungsi hemoglobin

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Plasenta merupakan akar janin untuk mengisap nutrisi dari ibu dalam bentuk O2, asam amino, vitamin, mineral, dan zat lainnya ke janin dan membuang sisa metabolisme janin dan CO2. Fungsi plasenta dapat dijabarkan sebagai berikut: Sebagai alat nutritive untuk mendapatkan bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Sebagai alat pembuangan […]

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Kekutan his kala kedua (pengusiran). Kekuatan his pada akhir kala pertama atau permulaan kala kedua mempunyai  ampiltudo 60 mm Hg. Interval 3 sampai 4 menit, dan durasi berkisar 60 samapi 90 detik. Kekuatan his dan mengejan mendorong janin ke arah bawah, dan menimbulkan  keregangan yang bersifat pasif. Kekuatan his menimbulkan […]

Keguguran dan Penyebab Keguguran

Keguguran dan Penyebab Keguguran

A. Keguguran Berdasarkan pelaksanaanya Berdasarkan pelaku gugur kandung, dapat dibagi atau dikelompokkan: 1. Keguguran buatan terapeutik Dilakukan tenaga medis secara legeartis berdasarkan indikasi medis 2. Keguguran buatan ilegal Dilakukan tanpa dasar hukum atau melawan hokum B. Berdasarkan gambaran klinisnya gugur kandung dibagi menjadi: 1. Keguguran lengkap (abortus kompletus) Semua hasil […]

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan. Pengeluaran hasil konsepsi bervariasi pada umur kehamilan sehingga terdapat istilah: 1. Keguguran Bila hasil konsepsi dikeluarkan sebelum mampu hidup diluar kandungan dengan berat kurang dari 1000 gr atau umur hamil kurang dari 28 minggu. 2. Persalinan premature Bila hasil konsepsi dilahirkan dengan berat badan […]

Mengenal Fungsi Air Ketuban

Mengenal Fungsi Air Ketuban

Likuor amnii Jumlah Likuor amnii (air ketuban) antara 1000 ml sampai 1500 ml pada kehamilan aterm. Berat jenisnya antara 1,007 sampai 1,008. Likuor amnii terdiri dari 2,3% bahan organic (protein, vernik kaseosa, rambut lanugo, zat lemak, lesitin, dan spingomielin) dan 97% sampai 98% bahan anorganik (air, garam yang larut dalam […]

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis Hiperemesis Gravidarum Menetapkan kejadian hiperemesis gravidarum tidak sukar, dengan menentukan kehamilan, muntah berlebihan sampai menimbulkan gangguan kehidupan sehari-hari dan dehidrasi. Muntah yang terus menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang janin dalam rahim dengan manifestasi kliniknya. Oleh karena itu, hiperemesis gravidarum berkelanjutan harus dicegah dan harus mendapat pengobatan […]

Persiapan dan Pemberian ASI

Persiapan dan Pemberian ASI

Pemberian ASI Beberapa taahun yang lalu dicetuskan gagasan menjadwalkan pemberian ASI, untuk menigkatkan tumbuh kembang bayi. Suasan demikan menguntugkan pabrik susu formula dan ibu-ibu mempunyai aktivitas diluar rumah. Berbagai penelitian menunjukkan gagasan memisahkan bayi dengan ibu, memjadwalkan pemberian ASI, dan menggantikannya dengan susu formula, kurang mengutungkan. Banyak terjadi penyakit diare […]

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Terjadinya kehamilan menimbulkan perubahan hormonal pada wanita karena terdapat peningkatan hormone estrogen, progesterone, dan dikeluarkannya human chorionic gonadothropine plasenta. Hormone-hormon inilah yag diduga menyebabkan Emesis gravidarum. Gejala klinis Emesis gravidarum adalah kepala pusing, terutama pagi hari, disertai mual muntah sampai […]

Kebutuhan Zat Besi pada Wanita Hamil

Kebutuhan Zat Besi pada Wanita Hamil

Wanita memerlukan zat besi lebih tinggi dari laki-laki karena terjadi menstruasi dengan perdarahan sebanyak 50 sampai 80 cc setiap bulan dan kehilangan zat besi sebesar 30 sampai 40 mgr. Disamping itu kehamilan memerlukan tambahan zat besi untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dan membentuk sel darah merah janin dan plasenta. […]

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Varies merupakan pembesaran dan pelebaran pembuluh darah vena, yang sering dijumpai pada hamil di sekitar vulva, vagina, paha, dan terutama tungkai bawah. Kejadian varises pada wanita disebabkan oleh: 1. Factor bakat atau keturunan 2. Factor multipara sampai grandemultipara. 3. Terdapat peningkatan hormone estrogen dan progesterone selama hamil. Bentuk varises dapat […]

Bagaimana Fungsi Antibodi

Bagaimana Fungsi Antibodi

Antibody mempertahankan tubuh terhadap berbagai penyerang (invader) asing melalui beberapa cara, dan tipe pertahanan yang digunakan bergantung pada struktur serta komposisi antigen maupun immunoglobulin. Sebagaimana dibicarakan pada postingan sebelumnya, molekul anti body memiliki sedikitnya dua buah tempat penggabungan yang dikenal sebagai fragmen Fab. Salah satu anti bodi dapat bertindak sebagai […]

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Pemberian ASI dengan call feeding memberikan keuntungan tumbuh kembang jiwa maupun fisik bayi sebagai berikut: 1. Kolostrum dan ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi terutama diare, karena mengandung antibodi.   2. Dalam tenggang waktu tiga sampai empat bulan ASI sudah cukup untuk tumbuh kembang bayi dengan baik.   3. ASI […]

Usia Mempengaruhi Fungsi Sistem Imun

Usia Mempengaruhi Fungsi Sistem Imun

Faktor yang Mempengaruhi Fungsi System Imun Seperti halnya system tubuh yang lain, system imun akan berfungsi pada taraf yang dikehendaki menurut fungsi system tubuh yang lain dan factor-faktor yang ada hubungannya seperti usia dan sebagainya. Usia Orang-orang yang berada pada kedua ujung rentang usia lebih besar kemungkinannya untuk menghadapi masalah […]

Mengapa Jender dan Nutrisi Mempengaruhi Sistem Imun

Mengapa Jender dan Nutrisi Mempengaruhi Sistem Imun

Jender Kemampuan hormon-hormon seks untuk memodulasi imunitas telah diketahui dengan baik.ada bukti yang menunjukkan bahwa estrogen memodulasi aktifitas limfosit T (khususnya sel-sel supresor) sementara androgen berfungsi untuk mempertahankan produksi interleukin-2 (IL-2) dan aktifitas sel supresor.  Efek hormon seks pada sel-sel B tidak begitu menonjol. Estrogen akan mengaktifkan populasi sel B […]

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan makanan Pencernaan makanan mulai tumbuh pada minggu ke-16. Secara rutin janin minum air ketuban sebanyak 450 ml dalam 24 jam. Hepar yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin dan mengubahnya menjadi biliverdin. Biliverdin disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme. Bila terjadi asfiksia berat menyebabkan rangsangan nervus […]

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Segera setelah persalinan dapat terjadi peningkatan suhu badan, tetapi tidak lebih dari 38o C berturut-turut selama dua hari, kemungkinan terjadi infeksi. Uterus yang telah menyelesaikan tugasnya, akan menjadi keras karena kontraksinya, sehingga terdapat penutupan pembuluh darah. Kontraksi uterus yang diikuti his pengiring menimbulkan rasa nyeri disebut “nyeri ikutan” (after pain) […]

Mengenal Jenis dan Bentuk serta Istilah dalam Persalinan

Mengenal Jenis dan Bentuk serta Istilah dalam Persalinan

Proses mulainya persalinan fisiologis Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri) Bentuk persalinan berdasarkan definisi adalah sebagai berikut: 1. Persalinan spontan.      Bila persalinan […]

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Setelah plasenta lahir bersama selaputnya maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang cermat terhadap: 1. Kotiledon yang berjumlah 20 buah. 2. Permukaan plasenta janin. 3. Kemungkinan terdapat plasenta suksenturiata. Tertinggalnya sebagian jaringan plasenta dapat menyebabkan: 1. Perdarahan puerperium yang berkepanjangan. 2. Bahaya infeksi. 3. Terjadi polip plasenta. 4. Degenerasi ganas menjadi koriokarsinoma. […]

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Untuk membuktikan plasenta telah lepas dapat dilakukan pemeriksaan: 1. Perasat Kustner. Tali pusat dikencangkan Tali ditekankan di atas simfisis, bila tali pusat masuk kembali, berarti plasenta belum lepas. 2. Perasat Klein. Parturien disuruh mengejan, sehingga tali pusat ikut serta turun atau memanjang bila mengejan dihentikan bila terjadi: Tali pusat tertarik […]

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Pengobatan yang baik pada emesis gravidarum sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum sebaiknya dirawat sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum. Konsep pengobatan yang dapat diberikan sebagai berikut: 1.Isolasi dan pengobatan psikologis Dengan melakukan isolasi diruangan sudah dapat meringankan wanita hamil karena perubahan suasana dari lingkungan rumah tangga. Petugas dapat memberikan komunikasi, informasi, […]