farmakologi dan terapi diare

Pendidikan Gizi dan Keluarga

Pendidikan Gizi dan Keluarga

Keluarga dan Pendidikan Gizi Pendidikan gizi kepada masyarakat dapat kita lihat dari dua segi, segi makro dan segi mikro. Pendidikan gizi makro menyangkut masyarakat secara umum, sedangkan pendidikan gizi mikro bersangkutan dengan keluarga dan individu, para anggota keluarga tersebut. Di Indonesia terdapat tiga pengertian keluarga, ialah 1. Keluarga inti (core […]

Pertolongan Operasi Persalinan

Pertolongan Operasi Persalinan

Pertolongan operasi persalinan merupakan tindakan dengan tujuan untuk menyelamatkan ibu maupun bayi. Bahaya infeksi setelah operasi persalinan masih tetap mengancam sehingga perawatan setelah operasi memerlukan perhatian untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian. Kehamilan yang mempunyai risiko tinggi sekitar 3% sampai 4% dan selebihnya merupakan kehamilan dengan risiko rendah. Pertolongan persalinan […]

Penyulit Bayi Prematuritas dan Upaya Mencegah Persalinan Prematuritas

Penyulit Bayi Prematuritas dan Upaya Mencegah Persalinan Prematuritas

Penyulit dengan berat badan Lahir rendah (BBLR) tergantung dari beberapa factor sebagai berikut: 1. Umur hamil saat persalinan Makin muda kehamilan makin sulit beradaptasi dengan keadaan luar rahim sehingga terjadi komplikasi yang makin besar. 2. Asfiksia /iskemia otak Dapat terjadi nekrosis dan perdarahan. 3. Gangguan metabolisme Menimbulkan asidosis, hipoglisemia, dan […]

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) Istilah yang banyak dipergunakan untuk menunjukkan terdapat gangguan dalam pertumbuhan intrauterine diantaranya: 1. Pseudoprematuritas 2. Dismaturitas 3. Fetal malnutrisi 4. Chronic fetal distress 5. Small for gestational age (SGA) 6. Intrauterine growth retardation (IUGR) Yang dimaksud dengan bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) adalah […]

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

1. Pengaturan suhu badan bayi prematuritas/BBLR Bayi prematuritas dengan cepat akan kehilangan panas badan dan menjadi hipotermia, karena pusat pengaturan panas badan belum berfungsi dengan baik, metabolismenya rendah, dan permukaan badan relative luas. Oleh karena itu, bayi prematuritas harus dirawat di dalam incubator sehingga panas badannya mendekati dalam rahim. Bila […]

13 Karakteristik Bayi Preterm

13 Karakteristik Bayi Preterm

Gambaran bayi berat badan lahir rendah tergantung dari umur kehamilan sehingga dapat dikatakan bahwa makin kecil bayi atau makin muda kehamilan makin nyata. Sebagai gambaran umum dapat dikemukakan bahwa bayi berat badan lahir rendah mempunyai karakteristik: 1. Berat kurang dari 2500 gr 2. Panjang kurang dari 45 cm. 3. Lingkaran […]

Yang Harus Di Perhatikan Dalam Menghadapi Bayi Preterm

Yang Harus Di Perhatikan Dalam Menghadapi Bayi Preterm

Menghadapi bayi preterm harus memperhatikan masalah sebagai berikut: 1. Suhu tubuh a. Pusat mengatur napas badan masih belum sempurna b. Luas badan bayi relative besar sehingga penguapannya bertambah c. Otot bayi masih lemah d. Lemak kulit dan lemak coklat kurang, sehingga cepat kehilangan panas badan e. Kemampuan metabolisme panas masih […]

Penyebab Persalinan Premature

Penyebab Persalinan Premature

Factor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya persalinan preterm (premature) atau berat badan lahir rendah adalah: 1. Factor ibu a. Gizi saat hamil yang kurang b. Umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun c. Jarak hamil dan bersalin terlalu dekat d. Penyakit menahun ibu: Hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah (perokok) […]

Bayi Prematuritas atau Berat Badan Lahir Rendah

Bayi Prematuritas atau Berat Badan Lahir Rendah

Istilah prematuritas telah diganti dengan berat badan lahir rendah (BBLR) karena terdapat dua bentuk penyebab kelahiran bayi dengan dengan berat badan kurang dari 2.500 gr, yaitu karena umur hamil kurang dari 37 minggu, berat badan lebih rendah dari semestinya, sekalipun umur cukup, atau karena kombinasi keduanya. Pembagian kehamilan menurut WHO […]

Ikterus Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir

Ikterus Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir

Ikterus atau warna kuning sering dijumpai pada bayi baru lahir dalam batas normal pada hari kedua sampai hari ketiga dan menghilang pada hari kesepuluh. Oleh karena itu, bayi menjelang pulang dan terjadi ikterus harus mendapat perhatian karena mungkin sifatnya patologis. Ikterus disebabkan hemolisis darah janin dan selanjutnya diganti menjadi darah […]

Penyakit Diare Pada Bayi

Penyakit Diare Pada Bayi

Diare merupakan penyakit yang ditakuti masyarakat karena dengan cepat dapat menimbulkan keadaan gawat dan diikuti kematian yang tinggi. Bayi yang baru lahir sudah disiapkan untuk dapat langsung minum kolostrum yang banyak mengandung protein, kasein, kalsium, sehingga dapat beradaptasi dengan ASI. Pengeluaran ASI telah disiapkan karena ASI saat jam dan hari […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Sepsis Neonatorum dan meningitis Sepsis neonatorum dan meningitis sering didahului oleh keadaan hamil dan persalinan sebelumnya seperti: 1. Ibu telah menderita penyakit infeksi 2. Ketuban pecah dini 3. Persalinan lama atau terlantar 4. Persalinan dengan tindakan operasi vaginal. Oleh karena itu, setiap bayi yang baru lahir dari kemungkinan tersebut perlu […]

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi neonatus (bayi baru lahir) sering dijumpai, apalagi didaerah pedesaan dengan persalinan dukun beranak. Menghadapi keadaan demikian bidan harus mampu mengatasi dan segera melakukan rujukan sehingga bayi mendapat pengobatan yang cepat dan tepat. Penyakit infeksi ini terjadi melalui: 1. Infeksi antenatal 2. Terjadi sejak masih dalam kandungan 3. Infeksi intranatal […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Persalinan selalu memberikan perlukaan akibat kelahiran. Perlukaan pada persalinan spontan adalah ringan dan tidak memerlukan pengobatan. Bidan yang melakukan pertologan dilini terdepan perlu memperhatikan beberapa perlukaan akibat persalinan sebagai berikut: 1. Perlukaan kulit Tidak akan banyak ditemukan karena persalinan bidan dengan resiko rendah. Bila ditemukan mungkin hanya lecet dan tidak […]

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Untuk dapat mencapai tingkatan yang diharapkan perlu dilakukan usaha menghilangkan factor resiko pada kehamilan sehingga memperkecil terjadinya asfiksia neonatorum. Dalam menghadapi persalinan normal diharapkan bidan sudah mengetahui langkah pertolongan neonatus sebagai berikut: 1. Tindakan pertolongan umum neonatus. 2. Kepala bayi diletak pada posisi yang lebih rendah 3. Bersihkan jalan napas […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas spontan dan teratur, sehingga dapat menurunkan kadar O2 dan makin meningkatkan CO2 yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan melakukan tindakan terhadap bayi asfiksia adalah melancarkan kelangsungan pernapasan bayi yang sebagian besar terjadi pada waktu persalinan. Terdapat beberapa factor […]

Mastitis dan Abses Mamae

Mastitis dan Abses Mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aureus yang masuk melalui luka putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri local pada mamae, terjadi pemadatan mamae, dan terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baik dengan antibiotika […]