gambaran klinis hematemesis dan melena

Gambaran Klinis Solusio Plasenta

Gambaran Klinis Solusio Plasenta

Gambaran klinis solusio plasenta tergantung dari seberapa bagian plasenta yang terlepas. 1. Solusio plasenta ringan. a. Terlepasnya plasenta kurang dari ¼ luasnya. b. Tidak memberikan gejala klinik dan ditemukan setelah persalinan c. Keadaan umum ibu dan janin tidak mengalami gangguan d. Persalinan berjalan dengan lancar pervaginam 2. Solusio plasenta sedang […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Gejala Klinis Penyakit Disfagia

Gejala Klinis Penyakit Disfagia

DEFINISI Sulit menelan merupakan suatu gejala atau keluhan yang diakibatkan adanya kelainan di dalam saluran pencernaan yang paling atas, yakni orofaring dan esophagus. Keluhan ini akan bermanifestasi bila terdapat gangguan gerakan-gerakan pada otot menelan dan gangguan transportasi makanan dari mulut ke lambung. Beberapa keluhan lain yang dapat menyertai keluhan sulit […]

Mengenal Gejala Klinis Hiperemesis Gravidarum

Mengenal Gejala Klinis Hiperemesis Gravidarum

Sekalipun batas antara muntah yang fisiologis dan patologis tidak jelas, tetapi muntah yang menimbulkan gangguan kehidupan sehari-hari dan dehidrasi memberikan petunjuk bahwa wanita hamil telah memerlukan perawatan yang intensif. Gambaran gejala hiperemesis gravidarum secara klinis dapat dibagi menjadi tiga tingkat: 1. Hiperemesis Gravidarum tingkat pertama a. Muntah berlangsung terus b. […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Pada kehamilan kembar dengan distensi uterus yang berlebihan dapat terjadi persalinan prematuritas. Kebutuhan ibu untuk pertumbuhan hamil kembar lebih besar sehingga terjadi defisiensi nutrisi seperti anemia hamil yang dapat mengganggu pertumbuhan janin dalam rahim. Frekuensi hidramnion pada hamil kembar sekitar 10 kali lebih besar dari kehamilan tunggal. Keregangan otot rahim […]

Gambaran Klinik Preeklampsia

Gambaran Klinik Preeklampsia

Pre-eklampsia Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia bervariasi disetiap Negara bahkan pada setiap daerah. Dijumpai berbagai factor yang mempengaruhi diantarannya: 1. Jumlah primigravida, terutama primigravida muda 2. Distensi rahim berlebihan: hidramnion, hamil ganda, mola hidatidosa 3. Penyakit yang menyertai hamil: diabetes mellitus, kegemukan. 4. Jumlah umur ibu diatas 35 tahun. 5. Pre-eklampsia […]

Gambaran Klinik Plasenta Previa

Gambaran Klinik Plasenta Previa

Plasenta previa Plasenta previa adalah plasenta dengan implantasi di sekitar segmen bawah rahim, sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh osteum uteri internum. Kejadian plasenta previa sekitar 0,3% sampai 0,6% dari persalinan, sedangkan di rumah sakit lebih tinggi, karena menerima rujukan dari luar. 1. Plasenta previa totalis a. Menutupi seluruh osteum […]

3 Varian Klinis Eritroplaksia

3 Varian Klinis Eritroplaksia

Eritroplakia Eritroplakia didefinisikan sebagai bercak merah seperti beludru, menetap yang tidak dapat digolongkan secara klinis sebagai keadaan lain apapun. Istilah ini seperti “leukoplakia” tidak mempunyai arti histologis; tetapi, sebagian besar dari eritroplakia didiagnosis secara histologis sebagai displasia epitel atau lebih jelek lagi dan karenanya mempunyai kecenderungan lebih tinggi untuk menjadi […]

Peran Akupunktur pada Stroke

Peran Akupunktur pada Stroke

Stroke adalah sindrom klinis yang awal timbulnya mendadak, progresif cepat, berupa gangguan neurologis fokal dan atau global, yang berlangsung 24 jam atau lebih yang dapat langsung menimbulkan kematian, dan semata mata disebabkan gangguan peredaran darah otak non traumatik, kebanyakan (80 %) disebabkan disebabkan oleh infark otak baik karena emboli, aterotrombotik […]

Gejala Klinis Post Traumatic Stress Sindrom

Gejala Klinis Post Traumatic Stress Sindrom

Definisi Gangguan pada seseorang yang dialami dan berkembang setelah pengalaman, atau menyaksikan suatu kejadian yang mengancam jiwa, mencederai luka, atau ancaman terhadap integritas dari tubuh, biasanya diiringi dengan ketidakmampuan seseorang untuk beradaptasi. Seseorang biasanya dihadapkan pada ketakutan, kepasrahan dan situasi yang menyeramkan. Individu ini biasanya dengan kemampuan adaptasi yang baik […]

Mittelschmerz dan Masalah Menopause

Mittelschmerz dan Masalah Menopause

Mittelschmerz Dengan kesibukannya wanita jarang merasakan terjadi rasa nyeri saat ovulasi ( pelepasan ovum ) yang dapat berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari, pada pertengahan siklus menstruasi disebut Mittelschmerz. Mittelschmerz penting diperhatikan agar dapat menasehati mereka yang infertilitas agar mempergunakannya untuk mendapatkan kehamilan. Kadang-kadang Mittelschmerz di ikuti oleh perdarahan yang […]

Mastalgia dan Dismenorea

Mastalgia dan Dismenorea

Mastodinia atau mastalgia Rasa tegang dan nyeri pada payudara menjelang haid disebut mastalgia. Mastalgia disebabkan dominasi hormone ekstrogen, sehingga terjadi resistensi air dan garam disertai hyperemia di daerah payudara. Segera setelah menstruasi, mastalgia menghilang dengan sendirinya Dismenorea . Dismenorea merupakan rasa nyeri saat menstruasi yang terganggu kehidapan sehari-hari wanita dan […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Keguguran membakat (abortus insipen) Keguguran membakat ini tidak dapat dihentikan, karena setiap saat dapat terjadi ancaman perdarahan dan pengeluaran hasil konsepsi. Keguguran membakat ditandai dengan: a. Perdarahan lebih banyak b. Perut mules (sakit) lebih hebat c. Pada pemeriksaan dijumpai perdarahan lebih banyak, kanalis servikalis terbuka dan jaringan/hasil konsepsi dapat diraba. […]

Kopi dan Teh dapat Mencegah Diabetes

Kopi dan Teh dapat Mencegah Diabetes

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes, mulai dari mengubah pola makan, olahraga hingga obat-obatan. Namun hasil analisis terbaru peneliti menyebutkan, cukup minum kopi atau teh saja bisa mengurangi diabetes. Studi tahun 2005 menyebutkan seseorang yang lebih sering minum kopi, kemungkinan kena diabetesnya sepertiga lebih rendah daripada mereka […]

Dilaserasi dan Perawatannya

Dilaserasi dan Perawatannya

Defenisi Dilaserasi adalah kelainan bentuk pada gigi karena terjadinya gangguan pada saat pembentukan gigi, sehingga gigi melengkung membentuk kurva atau sudut pada bagian mahkota atau akar.

Pengobatan Eklampsia dan Perawatannya

Pengobatan Eklampsia dan Perawatannya

Eklampsia merupakan gawat darurat kebidanan yang memerlukan pengobatan dirumah sakit untuk memberikan pertolongan yang adekuat. Konsep pengobatnnya adalah: 1. Menghindari terjadinya: a. Kejang berulang b. Mengurangi koma c. Meningkatkan jumlah dieresis 2. Perjalanan kerumah sakit dapat diberikan: a. Penenang dengan suntikan 20 mgr valium b. Pasang infuse glukosa 5% dan […]

Keguguran dan Penyebab Keguguran

Keguguran dan Penyebab Keguguran

A. Keguguran Berdasarkan pelaksanaanya Berdasarkan pelaku gugur kandung, dapat dibagi atau dikelompokkan: 1. Keguguran buatan terapeutik Dilakukan tenaga medis secara legeartis berdasarkan indikasi medis 2. Keguguran buatan ilegal Dilakukan tanpa dasar hukum atau melawan hokum B. Berdasarkan gambaran klinisnya gugur kandung dibagi menjadi: 1. Keguguran lengkap (abortus kompletus) Semua hasil […]

Penderita Hepatitis Di Indonesia

Penderita Hepatitis Di Indonesia

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, prevalensi nasional hepatitis klinis sebesar 0,6 persen. Sebanyak 13 provinsi di Indonesia memiliki prevalensi di atas nasional. Kasus penderita hepatitis tertinggi di provinsi Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyakit hepatitis kronik menduduki urutan kedua berdasarkan penyebab kematian pada golongan semua umur dari […]