hidangan kesempatan khusus

Dilatasi Serviks Dengan Paksaan

Dilatasi Serviks Dengan Paksaan

Membuka kanalis servikalis dengan paksa yang bertujuan untuk melancarkan persalinan sudah ditinggalkan, karena bahayanya lebih besar dibandingkan pertolongan persalinan seksio sesarea. Dalam keadaan khusus dengan pertimbangan bahwa persalinan dapat diteruskan pervaginam, tetapi pembukaan kanalis servikalis merupakan hambatan, masih dapat dilakukan tindakan membuka serviks dengan digital. Syarat pembukaan serviks dengan paksa: […]

Daftar Analisa Bahan Makanan

Daftar Analisa Bahan Makanan

Daftar Analisa Bahan Makanan diperlukana dalam menyusun dan menilai hidangan. Di Indonesia Analisa Bahan Makanan hanya ditentukan bagi kondisi bahan mentah. Makanan yang siap untuk dikonsumsi memberikan kesulitan dalam menentukan kadar zat-zat gizinya, karena resep (receipe) untuk membuat makanan yang sejenis sangat berbeda-beda, karena belum atau tidak ada resep yang […]

Persiapan Menjelang Tindakan Operasi Kebidanan

Persiapan Menjelang Tindakan Operasi Kebidanan

Setelah melakukan pemeriksaan lengkap, persiapan menjelang operasi dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Pemasangan infuse Tujuan pemasangan infuse untuk rehidrasi cairan yang hilang, dan memudahkan pemberian premedikasi narkosa, memberikan transfuse darah dan memasukkan obat yang diperlukan. 2. Persiapan narkosa Pemilihan narkosa dapat diserahkan kepada ahli narkosa untuk keamanan tindakan operasi dengan […]

Mempersiapkan Fisik Pasien Operasi Persalinan

Mempersiapkan Fisik Pasien Operasi Persalinan

Persiapan fisik penderita. Mempersiapkan penderita secara fisik sangat penting agar dapat menurunkan penyulit operasi yang terjadi. Persiapan fisik dimulai dengan: Melakukan pemeriksaan dasar 1. Kesan umum: apakah penderita tampak sakit, anemia, dehidrasi, dan terjadi perdarahan. 2. Pemeriksaan fisik umum: tekanan darah, nadi, suhu, dan pernapasan. 3. Pemeriksaan fisik khusus: pemeriksaan […]

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

1. Pengaturan suhu badan bayi prematuritas/BBLR Bayi prematuritas dengan cepat akan kehilangan panas badan dan menjadi hipotermia, karena pusat pengaturan panas badan belum berfungsi dengan baik, metabolismenya rendah, dan permukaan badan relative luas. Oleh karena itu, bayi prematuritas harus dirawat di dalam incubator sehingga panas badannya mendekati dalam rahim. Bila […]

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Persalinan selalu memberikan perlukaan akibat kelahiran. Perlukaan pada persalinan spontan adalah ringan dan tidak memerlukan pengobatan. Bidan yang melakukan pertologan dilini terdepan perlu memperhatikan beberapa perlukaan akibat persalinan sebagai berikut: 1. Perlukaan kulit Tidak akan banyak ditemukan karena persalinan bidan dengan resiko rendah. Bila ditemukan mungkin hanya lecet dan tidak […]

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Untuk dapat mencapai tingkatan yang diharapkan perlu dilakukan usaha menghilangkan factor resiko pada kehamilan sehingga memperkecil terjadinya asfiksia neonatorum. Dalam menghadapi persalinan normal diharapkan bidan sudah mengetahui langkah pertolongan neonatus sebagai berikut: 1. Tindakan pertolongan umum neonatus. 2. Kepala bayi diletak pada posisi yang lebih rendah 3. Bersihkan jalan napas […]

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Persiapan Plasenta Manual: 1. Peralatan sarung tangan steril 2. Desinfektan untuk genitalia eksterna Tehnik: 1. Sebaiknya dengan Narkosa, untuk mengurangi sakit dan menghindari syok 2. Tangan kiri melebarkan genitalia eksterna, tangan kanan dimasukkan secara obsteris sampai mencapai tepi plasenta dengan menelusuri tali pusat 3. Tepi plasenta dilepaskan dengan bagian luar […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Kekuatan Kontraksi Otot Rahim

Kekuatan Kontraksi Otot Rahim

His normal mempunyai sifat: 1. Kontraksi otot rahim mulai dari salah satu tanduk rahim 2. Fundal dominan, menjalar ke seluruh otot rahim 3. Kekuatannya seperti memeras isi rahim 4. Otot rahim yang telah berkontraksi tidak kembali ke panjang semula sehingga terjadi retraksi dan pembentukan segmen bawah rahim. Kelainan kontraksi otot […]

Kelainan Jiwa Saat Kehamilan

Kelainan Jiwa Saat Kehamilan

Sebagian besar pada kehamilan tidak akan menimbulkan kelainan jiwa, sehingga kehamilan, persalinan dan kala nifas serta laktasi berjalan dengan lancar. Dalam beberapa kasus mungkin terjadi kelainan jiwa, sebagai akibat penolakan terhadap kehamilan yang tidak dikehendaki, atau rasa takut karena pengalaman yang didengar dari orang lain, terutama bagi mereka yang untuk […]

Cara Mendiagnosis Solusio Plasenta

Cara Mendiagnosis Solusio Plasenta

Diagnosis solusio plasenta dapat ditegakkan dengan melakukan: 1. Anamnesa a. Terdapat perdarahan disertai rasa nyeri b. Terjadi spontan atau karena trauma c. Perut terasa nyeri d. Diikuti penurunan sampai terhentinya gerakan janin dalam rahim. 2. Pemeriksaan Pemeriksaan fisik umum a. Keadaan umum penderita tidak sesuai dengan jumlah perdarahan. b. Tekanan […]

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis plasenta previa ditegakkan berdasarkan pada gejala klinik, pemeriksaan khusus, dan pemeriksaan penunjang. Anamnesa plasenta previa 1. Terjadi perdarahan pada kehamilan sekitar 28 minggu 2. Sifat perdarahan: a. Tanpa rasa sakit terjadi secara tiba-tiba b. Tanpa sebab yang jelas c. Dapat berulang 3. Perdarahan menimbulkan penyulit pada ibu maupun janin […]

Perdarahan Antepartum atau Pervaginam pada Kehamilan

Perdarahan Antepartum atau Pervaginam pada Kehamilan

Perdarahan antepartum adalah perdarahan pervaginam pada kehamilan diatas 28 minggu atau lebih. Karena perdarahan antepartum terjadi pada umur kehamilan diatas 28 minggu maka sering disebut atau digolongkan perdarahan pada trimester ketiga. Perdarahan antepartum dikelompokkansebagai berikut: 1. Perdarahan yang ada hubungannya dengan kehamilan a. Plasenta previa b. Solusio plasenta c. Perdarahan […]

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Bidan yang mempunyai polindes dapat merawat penderita pre-eklampsia berat untuk sementara, sampai menunggu kesempatan melakukan rujukan sehingga penderita mendapat pertolongan yang sebaik-baiknya. Penderita diusahakan agar: 1. Terisolasi sehingga tidak mendapat rangsangan suara ataupun sinar . 2. Dipasang infuse glukosa 5% 3. Dilakukan pemeriksaan: a. Pemeriksaan umum: pemeriksaan tekanan darah, nadi, […]

Kelainan Insersi Tali Pusat

Kelainan Insersi Tali Pusat

Kelainan tali pusat Tali pusat sangat penting artinya sehingga janin bebas bergerak dalam cairan amnion, sehingga pertumbuhan dan perkembangannya berjalan dengan baik. Pada umumnya tali pusat mempunyai panjang sekitar 55 cm. tali pusat pendek pernah dilaporkan sepanjang 2,5 cm, sedangkan terpanjang sekitar 300 cm. Tali pusat yang terlalu panjang dapat […]

Kelainan Implantasi Pada Plasenta

Kelainan Implantasi Pada Plasenta

Implantasi plasenta sebagian besar pada fundus uteri, tempat yang cukup subur sehingga plasenta besar dan bentuknya normal. Pada lapisan desidua yang tidak dapat dihancurkan oleh kotiledon fetal, terdapat penimbunan fibrinoid yang disebut lapisan Nitabuch. Lapisan fibrinoid Nitabuch ini memberikan kesempatan yang luas dan mudah saat pelepasan plasenta dari implantasinya. Dalam […]

Penyakit Pada Plasenta

Penyakit Pada Plasenta

Plasenta adalah akarnya janin untuk dapat melakukan pertukaran nutrisi melalui perdarahan darah retroplasenter. Setiap gangguan yang terjadi dalam plasenta akan memberikan dampak yang serius terhadap tumbuh kembangnya janin. Plasenta normal mempunyai berat rata-rata 1/6 dari berat janin dengan diameter 15 sampai 20 cm sedangkan tebalnya 2,5 sampai 3 cm. Ukuran […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

Penyebab Kehamilan Ektopik

Penyebab Kehamilan Ektopik

Sebagian besar kehamilan ektopik terjadi pada tuba sehingga setiap gangguan pada tuba yang disebabkan infeksi akan menimbulkan gangguan dalam perjalanan hasil konsepsi menuju rahim. Sebagai gambaran penyebab kehamilan ektopik dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Gangguan pada lumen tuba a. Infeksi menimbulkan perlekatan endosalping  sehingga menyempitkan lumen b. Hipoplasia tuba sehingga […]