hubungan paritas dengan kejadian abortus

Hubungan Keluarga Berencana Dengan Pencegahan Kematian Maternal Dan Neonatal

Hubungan Keluarga Berencana Dengan Pencegahan Kematian Maternal Dan Neonatal

Angka kematian merupakan salah satu indikator status kesehatan di masyarakat. Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Anak (AKA), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Harapan Hidup Waktu Lahir (AHH) telah ditetapkan sebagai indikator derajat kesehatan dalam Indonesia Sehat 2010 (Depkes, 2003). AHH bahkan digunakan sebagai salah satu komponen untuk menghitung […]

Patofisiologi Plasenta Previa

Patofisiologi Plasenta Previa

Plasenta previa adalah implantasi plasenta di segmen bawah rahim sehingga menutupi kanalis servikalis dan mengganggu proses persalinan dengan terjadinya perdarahan. Implantasi plasenta di segmen bawah rahim dapat disebabkan: 1. Endometrium di fundus uteri belum siap menerima implantasi 2. Endometrium yang tipis sehingga diperlukan perluasan plasenta untuk mampu memberikan nutrisi janin. […]

Factor Penyebab Hiperemesis Gravidarum

Factor Penyebab Hiperemesis Gravidarum

Kejadian hiperemesis gravidarum belum diketahui dengan pasti. Tetapi beberapa factor predisposisi dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Factor Adaptasi dan Hormonal. Pada wanita hamil yang kekurangan darah lebih sering terjadi hiperemesis gravidarum. Dapat dimasukkan dalam ruang lingkup factor adaptasi adalah wanita  hamil dengan anemia, wanita primigravida, dan overdistensi rahim pada hamil […]

Penyakit Trofoblas

Penyakit Trofoblas

Penyakit trofoblas merupakan sekelompok penyakit yang berasal dari jaringan trofoblas karena penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan pada kehamilan. Bagaimana terjadinya penyakit trofoblas belum diketahui dengan pasti. Beberapa pendapat mengenai bagaimana terjadinya penyakit trofoblas dikemukaan sebagai berikut : 1. Pengamatan Acosta Sison Acosta Sison menduga bahwa penyakit trofoblas disebabkan kekurangan protein. Pendapat […]

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan. Pengeluaran hasil konsepsi bervariasi pada umur kehamilan sehingga terdapat istilah: 1. Keguguran Bila hasil konsepsi dikeluarkan sebelum mampu hidup diluar kandungan dengan berat kurang dari 1000 gr atau umur hamil kurang dari 28 minggu. 2. Persalinan premature Bila hasil konsepsi dilahirkan dengan berat badan […]

Kenali Vaginismus dan Penyebabnya

Kenali Vaginismus dan Penyebabnya

Ahli terapi psikoseksual di Amerik Serikat, Paula Hall, menjelaskan penyebab vaginismus. Secara psikologis dapat dibagi dalam 3 kategori: 1. Pesan yang salah tentang seks Saat kecil, kita mungkin sering mendengar larangan tentang seks. Penyampaian yang salah akan memunculkan anggapan bahwa seks adalah sesuatu yang buruk dan berbahaya. Ditambah lagi mitos […]

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Keguguran atau abortus yang dibahas adalah yang terjadi spontan dan bukan keguguran buatan. Dugaan keguguran diperlukan beberapa criteria sebagai berikut: Terdapat keterlambatan datang bulan Terjadi perdarahan Disertai sakit perut Dapat diikuti oleh pengeluaran hasil konsepsi Pemeriksaan hasil tes hamil dapat masih positif atau sudah negative. Hasil pemeriksaan fisik terhadap penderita […]

Pengobatan Mola Hidatidosa 2

Pengobatan Mola Hidatidosa 2

3. Pengobatan profilaksis dengan sitostika ( kemoterapi ) Mola hidatidosa merupakan penyakit trofoblas yang dapat berkelanjutan menjadi kario karsinoma ( 65 % sampai 75 % ). Untuk menghindari terjadinya degenerasi ganas, penderita mola hidatidosa diberikan profilaksis dengan sitostatika ( kemoterapi ) Methotraxate ( MTX ) atau Actinomycin D. Pengobatan profilaksis […]

Diagnosis dan Prognosa Korio Korsinoma Villosum

Diagnosis dan Prognosa Korio Korsinoma Villosum

Diagnosis Korio Korsinoma Vilosum Dengan infiltrasi jaringan mola hidatidosa ke dalam otot rahim dapat menimbulkan perforasi, sehingga terjadi perdarahan intra-abdominal. Dengan melakukan tindakan operasi histerektomi, dalam rahim dijumpai jonjot korion atau gelembung mola. Terapi Korio Karsinoma Vilasum Pengobatan mola destrues dapat dilakukan dengan pemberian sitostatika methoraxate atau actinomycin D; dan […]

Kelainan Pada  Bentuk Plasenta

Kelainan Pada Bentuk Plasenta

Sebagian besar plasenta dalam batas yang wajar, sehingga kehamilan dapat berlangsung sampai aterm dan bersalin berjalan dengan normal. Hanya sebagian kecil dijumpai bentuk plasenta yang menyimpang seperti dibawah ini. a. Plasenta Suksenturiata Terdapat plasenta tambahan yang lebih kecil, disamping yang normal dan dihubungkan dengan pembuluh darah. Penyulit plasenta suksenturiata ada […]

Perdarahan Antepartum atau Pervaginam pada Kehamilan

Perdarahan Antepartum atau Pervaginam pada Kehamilan

Perdarahan antepartum adalah perdarahan pervaginam pada kehamilan diatas 28 minggu atau lebih. Karena perdarahan antepartum terjadi pada umur kehamilan diatas 28 minggu maka sering disebut atau digolongkan perdarahan pada trimester ketiga. Perdarahan antepartum dikelompokkansebagai berikut: 1. Perdarahan yang ada hubungannya dengan kehamilan a. Plasenta previa b. Solusio plasenta c. Perdarahan […]

Pengobatan Mola Hidatidosa

Pengobatan Mola Hidatidosa

Yang lebih diutamakan adalah menegakkan diagnosis mola hidatidosa sebelum gelembung mola (hamil anggur ) dikeluarkan, sehingga perdarahan yang timbul pada waktu mengeluarkan mola dapat dikendalikan. Pada kasus dengan gelembung mola keluar spontan sebagian datang dalam keadaan syok dan anemis sehingga memerlukan perbaikan keadaaan umum dengan pemberian transfusi darah yang cukup […]

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Keguguran membakat (abortus insipen) Keguguran membakat ini tidak dapat dihentikan, karena setiap saat dapat terjadi ancaman perdarahan dan pengeluaran hasil konsepsi. Keguguran membakat ditandai dengan: a. Perdarahan lebih banyak b. Perut mules (sakit) lebih hebat c. Pada pemeriksaan dijumpai perdarahan lebih banyak, kanalis servikalis terbuka dan jaringan/hasil konsepsi dapat diraba. […]

Diagnosis dan Permasalahan Ketuban Pecah Dini

Diagnosis dan Permasalahan Ketuban Pecah Dini

Dasar-dasar diagnosis ketuban pecah dini Diagnosis ketuban pecah dini tidak sulit ditegakkan dengan keterangan terjadi pengeluaran cairan mendadak disertai bau yang khas. Selain keterangan yang disampaikan dapat dilakukan beberapa pemeriksaan yang menetapkan bahwa cairan yang keluar adalah air ketuban, diantaranya tes ferning dan nitrazine tes. Langkah pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis […]

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Keguguran lengkap (abortus kompletus) Keguguran lengkap (abortus kompletus) berarti seluruh hasil konsepsi telah dikeluarkan, sehingga tidak memerlukan tindakan. Gambaran klinisnya adalah uterus telah mengecil, perdarahan sedikit, dan kanalis servikalis telah tertutup. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang keguguran lengkap, bidan dapat berkonsultasi dengan dokter, sehingga tidak merugikan penderita. Keguguran disertai […]

Penanganan Abortus Imminen

Penanganan Abortus Imminen

Keguguran mengancam (abortus imminen) ditegakkan dengan jalan: Terdapat keterlambatan datang bulan. Terdapat perdarahan, disertai perut sakit (mules) Pada pemeriksaan dijumpai besarnya rahim sama dengan umur hamil dan terjadi kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan dalam terdapat perdarahan dari kanalis servikalis, kanalis servikalis masih tertutup, dapat dirasakan kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan […]

Keguguran dan Penyebab Keguguran

Keguguran dan Penyebab Keguguran

A. Keguguran Berdasarkan pelaksanaanya Berdasarkan pelaku gugur kandung, dapat dibagi atau dikelompokkan: 1. Keguguran buatan terapeutik Dilakukan tenaga medis secara legeartis berdasarkan indikasi medis 2. Keguguran buatan ilegal Dilakukan tanpa dasar hukum atau melawan hokum B. Berdasarkan gambaran klinisnya gugur kandung dibagi menjadi: 1. Keguguran lengkap (abortus kompletus) Semua hasil […]

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Penderita pre-eklampsia berat dan eklampsia tidak tahan terhadap perdarahan dan trauma persalinan, sehingga perlu dipikirkan agar persalinan dengan trauma minimal. Pemilihan persalinan tergantung dari beberapa factor: 1. Paritas penderita 2. Umur anak terkecil 3. Umur penderita 4. Keadaan serviks: pembukaan, arah serviks, kekakuan serviks. 5. Keadaan janin intrauterine: ketuban belum […]

Waktu Terjadinya Eklampsia

Waktu Terjadinya Eklampsia

Kelanjutan pre-eklampsia berat menjadi eklampsia dengan tambahan gejala kejang-kejang dan atau koma. Kejadian eklampsia di Negara berkembang berkisar antara 0,3% sampai 0,7%. Kedatangan penderita sebagian besar dalam keadaan pre-eklampsia berat atau eklampsia. Menjelang kejang-kejang dapat didahului gejala subjektif, yaitu nyeri kepala di daerah frontal, nyeri epigastrium, penglihatan semakin kabur, dan […]

Retrofleksio Uteri Gravid dan Kehamilan dengan Kista Ovarium

Retrofleksio Uteri Gravid dan Kehamilan dengan Kista Ovarium

Retrofleksio Uteri Gravid. Kehamilan pada retrofleksio uteri tidak banyak dijumpai karena kemampuan mobilisasi uterus selama hamil dan melepaskan diri dari ruangan pelvis minor. Bahaya retrofleksio uteri gravidi adalah dapat terjadi uterus gravidus inkarserata, sehingga tertinggal dipelvis minor yang menyebabkan abortus, kematian hasil konsepsi dalam rahim. Salah satu penanganan yang masih […]