jenis dan fungsi alat pemeriksaan fisik umum

Cara Perawatan Masa Puerperium

Cara Perawatan Masa Puerperium

Di masa lampau perawatan peurperium sangat konservatif, di mana puerpera diharuskan tidur terlentang selama 40 hari.  Dampak sikap demikian pernah dijumpai di surabaya, terjadi adhesi antara labium minus dan labium mayus kanan dan kiri, dan telah berlangsung hampir enam tahun. Kini perawatan puerperium lebih aktif dengan dianjurkan untuk melakukan “mobilisasi […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Terjadinya kehamilan menimbulkan perubahan hormonal pada wanita karena terdapat peningkatan hormone estrogen, progesterone, dan dikeluarkannya human chorionic gonadothropine plasenta. Hormone-hormon inilah yag diduga menyebabkan Emesis gravidarum. Gejala klinis Emesis gravidarum adalah kepala pusing, terutama pagi hari, disertai mual muntah sampai […]

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Pemberian ASI dengan call feeding memberikan keuntungan tumbuh kembang jiwa maupun fisik bayi sebagai berikut: 1. Kolostrum dan ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi terutama diare, karena mengandung antibodi.   2. Dalam tenggang waktu tiga sampai empat bulan ASI sudah cukup untuk tumbuh kembang bayi dengan baik.   3. ASI […]

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Konsep pemeriksaan dan pengawasan antenatal meliputi: Anamnesa Data biologis Keluhan hamil Fisiologis Patologis (abnormal) Pemeriksaan fisik 1. Pemeriksaan fisik umum 2. Pemeriksaan fisik khusus Obstetri Pemeriksaan dalam/rectal Pemeriksaan Ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Kejiwaan dalam menghadapi kehamilan Pemeriksaan laboratorium 1. Laboratorium rutin Darah lengkap Urin lengkap Tes kehamilan 2. Laboratorium khusus Pemeriksaan […]

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Keluhan yang menyebabkan kedatangan pasien ke pusat kesehatan: Berkaitan dengan kehamilan, yaitu komplikasi hamil muda, pendarahan, gestosis, pecahnya ketuban, inpartu Penyakit yang menyertai kehamilan Berdasarkan keluhan utama belum dapat diambil sikap. Perlu dikembangkan lebih luas untuk membuat status secara menyeluruh melalui anamnesa dan pemeriksaan fisik. Konsep pemeriksaan dapat dijabarkan sebagai […]

Hasil Pemeriksaan dan Keadaan Kesehatan Ibu Saat Hamil

Hasil Pemeriksaan dan Keadaan Kesehatan Ibu Saat Hamil

Kesimpulan Hasil Pemeriksaan Hamil Setelah melakukan pemeriksaan dengan seksama, hasil akhir harus dapat menjawab pertanyaan berkaitan dengan keadaan hamil sebagai berikut: I.Tentang keadaan ibu. Bagaimana keadaan kesehatan umum ibu. Apakah primigravida atau multigravida. Bagaimana keadaan jalan lahir. II. 1. Apakah benar hamil. 2. Berapa umur kehamilan saat ini. 3. Apakah […]

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Anamnesa Keluhan hamil Fisiologis Keluhan hamil patologis Pemeriksaan fisik Umum Khusus: obstetric, kalau perlu pemeriksaan dalam, pemeriksaan ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Pemeriksaan laboratorium Laboratorium rutin dan khusus yang dipandang perlu Diagnosis akhir Kehamilan berjalan normal Terdapat penyakit menyertai kehamilan Terjadi komplikasi kehamilan Kehamilan tergolong resiko tinggi Sikap dan rencana tindakan 1. […]

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Plasenta merupakan akar janin untuk mengisap nutrisi dari ibu dalam bentuk O2, asam amino, vitamin, mineral, dan zat lainnya ke janin dan membuang sisa metabolisme janin dan CO2. Fungsi plasenta dapat dijabarkan sebagai berikut: Sebagai alat nutritive untuk mendapatkan bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Sebagai alat pembuangan […]

Mengenal Tanda Pasti dan Tidak Pasti Kehamilan

Mengenal Tanda Pasti dan Tidak Pasti Kehamilan

Tanda tidak pasti kehamilan. Tanda tidak pasti Kehamilan dapat ditentukan dengan jalan: 1. Rahim membesar, sesuai dengan tuanya hamil. 2. Pada pemeriksaan dalam dijumpai: Tanda hegar Tanda Chadwick Tanda Piscaseck Kontraksi Braxton Hick Teraba Ballotement 3. Pemeriksaan tes biologis kehamilan positf Sebagian kemungkinan positif palsu Tanda pasti kehamilan Tanda pasti […]

Mengenal Fungsi Air Ketuban

Mengenal Fungsi Air Ketuban

Likuor amnii Jumlah Likuor amnii (air ketuban) antara 1000 ml sampai 1500 ml pada kehamilan aterm. Berat jenisnya antara 1,007 sampai 1,008. Likuor amnii terdiri dari 2,3% bahan organic (protein, vernik kaseosa, rambut lanugo, zat lemak, lesitin, dan spingomielin) dan 97% sampai 98% bahan anorganik (air, garam yang larut dalam […]

Yang Wajib Di Lakukan Dalam Pertolongan Persalinan

Yang Wajib Di Lakukan Dalam Pertolongan Persalinan

Hal lain yang perlu diperhatikan 1. Catatan. a. Jam dan tanggal kelahiran. b. Jenis kelamin bayi. c. Pemeriksaan tentang cacat bawaan. 2. Indentifikasi bayi. a. Dengan rawat gabung, identifikasi sangat penting untuk menghindari bayi tertukar. b. Gelang identitas tidak boleh dilepaskan sampai penyerahan bayi. 3. Pemeriksaan ulang dan konsultasi dengan […]

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Setelah persalinan wanita akan mengalami masa puerperium, untuk dapat mengembalikan alat genetalia interna ke dalam keadaan normal. Dengan tenggang waktu sekitar 42 hari atau enam minggu atau satu bulan tujuh hari. Proses involusi uterus dibantu dengan kesediaan ibu untuk memberikan ASI. Pada waktu bayi mengisap ASI terjadi rangsangan ke hipofisis […]

Cara Mencegah Resiko Tinggi Pada Kehamilan dan Janin

Cara Mencegah Resiko Tinggi Pada Kehamilan dan Janin

Untuk menegakkan kehamilan dengan resiko tinggi pada ibu dan janin adalah dengan cara: 1. Melakukan anamnesa yang intensif (baik) 2. Melakukan pemeriksaan fisik 3. Melakukan pemeriksaan penunjang seperti: Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan rontgen Pemeriksaan ultrasonografi Pemeriksaan lain yang dianggap perlu Berdasarkan waktu, keadaan resiko tinggi ditetapkan pada: Menjelang kehamilan Saat hamil […]

Tindakan yang Dilakukan Untuk Menggali Aspek Kehamilan

Tindakan yang Dilakukan Untuk Menggali Aspek Kehamilan

Dalam menggali berbagai aspek kehamilannya dilakukan: Anamnesa Pemeriksaan fisik umum Pemeriksaan khusus obstetric Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan laboratorium khusus yaitu pemeriksaan reaksi serologis, pemeriksaan factor rhesus, hepatitis, dan AIDS. Pada kehamilan muda dilakukan pemeriksaan dalam untuk menentukan besarnya rahim dan pemeriksaan speculum untuk menilai keadaan serviks, vagina dan sekitarnya, dan pemeriksaan […]

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan makanan Pencernaan makanan mulai tumbuh pada minggu ke-16. Secara rutin janin minum air ketuban sebanyak 450 ml dalam 24 jam. Hepar yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin dan mengubahnya menjadi biliverdin. Biliverdin disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme. Bila terjadi asfiksia berat menyebabkan rangsangan nervus […]

Perlengkapan di Kamar Persalinan sebelum Persalinan di Mulai

Perlengkapan di Kamar Persalinan sebelum Persalinan di Mulai

Persiapan kamar bersalin dengan pertimbangan: 1. Tempatnya aman, tenang dan menyenangkan. 2. Penerangan secukupnya. 3. Tersedia alat pertolongan pertama ibu dan bayi. 4. Mempunyai persiapan untuk melakukan rujukan. 5. Persiapan alat bersalin, legeartis, steril, dan siap untuk dipakai, yang terdiri dari : Dua-tiga buah koger untuk mengklem tali pusat. Satu […]

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Memperhatikan pengertian dan tujuan pelayanan kebidanan dapat dijabarkan ke beberapa istilah berikut: 1. Antenatal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama dapat ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim 2. Prenatal care: pengawasan intensif sebelum kelahiran 3. Antepartal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama ditujukan pada ibunya Dalam pelaksanaan sehari-hari ketiga istilah […]

Pengertian Kanker Karsinoma dan Pengobatannya

Pengertian Kanker Karsinoma dan Pengobatannya

Karsinoma adalah setiap kanker ganas yang muncul dari sel-sel epitel. Karsinoma menyerang jaringan dan organ sekitarnya dan dapat bermetastasis, atau menyebar, ke kelenjar getah bening dan situs lainnya. Penyebab dari genom yang berubah adalah mutasi dari satu gen atau lebih, atau mutasi dari segmen besar untaian DNA yang mengandung banyak […]

Bagaimana Pengaruh dan Pengobatan Anemia Pada Kehamilan

Bagaimana Pengaruh dan Pengobatan Anemia Pada Kehamilan

Pengaruh anemia terhadap kehamilan 1. Bahaya selama kehamilan Dapat terjadi abortus Persalinan prematuritas Hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim Mudah terjadi infeksi Ancaman dekompensasi kordis (Hb < 6 gr%) Mola hidatidosa Hiperemesis gravidarum Perdarahan antepartum Ketuban pecah dini (KPD) 2. Bahaya saat persalinan Gangguan his-kekuatan mengejan Kala pertama dapat berlangsung […]