jurnal nutrisi pdf

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas spontan dan teratur, sehingga dapat menurunkan kadar O2 dan makin meningkatkan CO2 yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan melakukan tindakan terhadap bayi asfiksia adalah melancarkan kelangsungan pernapasan bayi yang sebagian besar terjadi pada waktu persalinan. Terdapat beberapa factor […]

Infeksi Malaria Pada kehamilan

Infeksi Malaria Pada kehamilan

Malaria merupakan infeksi yang masih terdapat didaerah pedesaan dan merupakan penyakit rakyat. Seperti diketahui serangan malaria terjadi secara teratur dengan jadwal waktu tertentu. Bentuk serangannya berupa badan panas tinggi dapat disertai menggigil. Disamping itu penghancuran darah merah menyebabkan anemia sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Infeksi malaria dapat […]

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Pada kehamilan kembar dengan distensi uterus yang berlebihan dapat terjadi persalinan prematuritas. Kebutuhan ibu untuk pertumbuhan hamil kembar lebih besar sehingga terjadi defisiensi nutrisi seperti anemia hamil yang dapat mengganggu pertumbuhan janin dalam rahim. Frekuensi hidramnion pada hamil kembar sekitar 10 kali lebih besar dari kehamilan tunggal. Keregangan otot rahim […]

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan dan Kelainan Pada Kehamilan Kembar

Pertumbuhan janin kehamilan kembar Pertumbuhan janin kehamilan kembar tergantung dari factor plasenta apakah menjadi satu (sebagian besar hamil kembar monozigotik) atau bagaimana lokalisasi implatasi plasentanya. Memperhatikan kedua factor tersebut, mungkin terdapat jantung salah satu janin lebih kuat dari yang lainnya, sehingga janin yang mempunyai jantung lemah mendapat nutrisi yang kurang […]

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Penyulit solusio plasenta dikemukakan sebagai berikut: Penyulit (komplikasi) ibu 1. Perdarahan dapat menimbulkan: a. Variasi turunnya tekanan darah sampai keadaan syok b. Perdarahan tidak sesuai dengan keadaan penderita anemis sampai syok c. Kesadaran bervariasi dari baik sampai koma. 2. Gangguan pembekuan darah a. Masuknya tromboplastin kedalam sirkulasi darah menyebabkan pembekuan […]

Patofisiologi Plasenta Previa

Patofisiologi Plasenta Previa

Plasenta previa adalah implantasi plasenta di segmen bawah rahim sehingga menutupi kanalis servikalis dan mengganggu proses persalinan dengan terjadinya perdarahan. Implantasi plasenta di segmen bawah rahim dapat disebabkan: 1. Endometrium di fundus uteri belum siap menerima implantasi 2. Endometrium yang tipis sehingga diperlukan perluasan plasenta untuk mampu memberikan nutrisi janin. […]

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Observasi dalam pengobatan eklampsia sangat penting karena sewaktu-waktu dapat  terjadi komplikasi yang memberatkan penderita dan janin dalam kandungan. Observasi tanda vital dilakukan setiap 30 menit: 1. Pernapasan dan ronkhi basal 2. Suhu 3. Serangan kejang 4. Dalam keadaan koma: a. Tidur terlentang, kepala miring ke samping b. Siapkan pengisap lendir […]

Perubahan Patologis Berbagai Organ Penting

Perubahan Patologis Berbagai Organ Penting

Terjadinya spasme pembuluh darah arteriol menuju organ penting dalam tubuh dapat menimbulkan: 1. Gangguan metabolisme jaringan a. Terjadi metabolisme anaerobic lemak dan protein b. Pembakaran yang tidak sempurna menyebabkan pembentukan badan keton dan asidosis 2. Gangguan peredaran darah dapat menimbulkan: a. Nekrosis (kematian jaringan) b. Perdarahan c. Edema jaringan 3. […]

Penyakit Pada Plasenta

Penyakit Pada Plasenta

Plasenta adalah akarnya janin untuk dapat melakukan pertukaran nutrisi melalui perdarahan darah retroplasenter. Setiap gangguan yang terjadi dalam plasenta akan memberikan dampak yang serius terhadap tumbuh kembangnya janin. Plasenta normal mempunyai berat rata-rata 1/6 dari berat janin dengan diameter 15 sampai 20 cm sedangkan tebalnya 2,5 sampai 3 cm. Ukuran […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lewat waktu merupakan kehamilan yang melebihi waktu 42 minggu belum terjadi persalinan. Kejadian kehamilan lewat waktu berkisar antara 10% dengan variasi 4% sampai 15%. Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar ibu di daerah pedesaan tidak mengetahui dengan pasti tanggal haid terakhir, sehingga sulit melakukan evaluasi. Permasalahan Kehamilan […]

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi terjadinya keguguran mulai dari terlepasnya sebagian atau seluruh jaringan plasenta, yang menyebabkan perdarahan sehingga janin kekurangan nutrisi dan O2. Bagian yang terlepas dianggap benda asing, sehingga rahim berusaha untuk mengeluarkan dengan kontraksi. Pengeluran tersebut dapat terjadi spontan seluruhnya atau sebagian masih tertinggal, yang menyebabkan berbagai penyulit. Oleh karena itu, […]

Keguguran dan Penyebab Keguguran

Keguguran dan Penyebab Keguguran

A. Keguguran Berdasarkan pelaksanaanya Berdasarkan pelaku gugur kandung, dapat dibagi atau dikelompokkan: 1. Keguguran buatan terapeutik Dilakukan tenaga medis secara legeartis berdasarkan indikasi medis 2. Keguguran buatan ilegal Dilakukan tanpa dasar hukum atau melawan hokum B. Berdasarkan gambaran klinisnya gugur kandung dibagi menjadi: 1. Keguguran lengkap (abortus kompletus) Semua hasil […]

Mengenal Plasenta dan Air Ketuban

Mengenal Plasenta dan Air Ketuban

Plasenta berbentuk bundar dengan ukuran 15 cm X 20 cm dengan tebal 2,5 sampai 3 cm. berat plasenta 500 gr. Tali pusat yang menghubungkan plasenta panjangnya 25 sampai 60 cm. tali pusat terpendek yang pernah dilaporkan 2,5 cm dan terpanjang sekitar 200 cm. Plasenta terbentuk sempurna pada minggu ke-16 dimana […]

Mengapa Jender dan Nutrisi Mempengaruhi Sistem Imun

Mengapa Jender dan Nutrisi Mempengaruhi Sistem Imun

Jender Kemampuan hormon-hormon seks untuk memodulasi imunitas telah diketahui dengan baik.ada bukti yang menunjukkan bahwa estrogen memodulasi aktifitas limfosit T (khususnya sel-sel supresor) sementara androgen berfungsi untuk mempertahankan produksi interleukin-2 (IL-2) dan aktifitas sel supresor.  Efek hormon seks pada sel-sel B tidak begitu menonjol. Estrogen akan mengaktifkan populasi sel B […]

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Bagaimana Konsep Pengawasan dan Pemeriksaan Antenatal

Konsep pemeriksaan dan pengawasan antenatal meliputi: Anamnesa Data biologis Keluhan hamil Fisiologis Patologis (abnormal) Pemeriksaan fisik 1. Pemeriksaan fisik umum 2. Pemeriksaan fisik khusus Obstetri Pemeriksaan dalam/rectal Pemeriksaan Ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Kejiwaan dalam menghadapi kehamilan Pemeriksaan laboratorium 1. Laboratorium rutin Darah lengkap Urin lengkap Tes kehamilan 2. Laboratorium khusus Pemeriksaan […]

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan makanan Pencernaan makanan mulai tumbuh pada minggu ke-16. Secara rutin janin minum air ketuban sebanyak 450 ml dalam 24 jam. Hepar yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin dan mengubahnya menjadi biliverdin. Biliverdin disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme. Bila terjadi asfiksia berat menyebabkan rangsangan nervus […]

Faktor yang Menentukan Peredaran Darah Janin

Faktor yang Menentukan Peredaran Darah Janin

Peredaran darah janin System peredaran darah janin berbeda dengan system peredaran darah orang dewasa karena paru-paru janin belum berkembang sehingga O2 diambil melalui perantaraan plasenta. Oleh karena itu, system peredaran darah janin ditentukan oleh factor-faktor sebagai berikut: Foremen ovale antara kedua atrium Duktus arteriosus Bothalli antara arteri pulmonalis dengan aorta. […]

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Plasenta merupakan akar janin untuk mengisap nutrisi dari ibu dalam bentuk O2, asam amino, vitamin, mineral, dan zat lainnya ke janin dan membuang sisa metabolisme janin dan CO2. Fungsi plasenta dapat dijabarkan sebagai berikut: Sebagai alat nutritive untuk mendapatkan bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Sebagai alat pembuangan […]

Faktor Penyebab Perubahan Sirkulasi Darah Pada Saat Hamil

Faktor Penyebab Perubahan Sirkulasi Darah Pada Saat Hamil

Peredaran darah ibu di pengaruhi beberapa factor, antara lain: Meningkatnya kebutuhan sirkulasi darah sehingga dapat memenuhi kebutuhan perkembangangan dan pertumbuhan janin dalam rahim Terjadi hubungan langsung antara arteri dan vena pada sirkulasi retro-plasenter Pengaruh hormone estrogen dan progesterone makin meningkat. Akibat dari factor tersebut dijumpai beberapa perubahan peredaran darah. a. […]