kasus kasus dalam pelayanan kebidanan

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Penderita pre-eklampsia berat dan eklampsia tidak tahan terhadap perdarahan dan trauma persalinan, sehingga perlu dipikirkan agar persalinan dengan trauma minimal. Pemilihan persalinan tergantung dari beberapa factor: 1. Paritas penderita 2. Umur anak terkecil 3. Umur penderita 4. Keadaan serviks: pembukaan, arah serviks, kekakuan serviks. 5. Keadaan janin intrauterine: ketuban belum […]

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Tujuan Pelayanan Kebidanan

Memperhatikan pengertian dan tujuan pelayanan kebidanan dapat dijabarkan ke beberapa istilah berikut: 1. Antenatal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama dapat ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim 2. Prenatal care: pengawasan intensif sebelum kelahiran 3. Antepartal Care: pengawasan sebelum persalinan terutama ditujukan pada ibunya Dalam pelaksanaan sehari-hari ketiga istilah […]

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Plasenta Manual Merupakan tindakan operasi kebidanan untuk melahirkan Retensio Plasenta. Tehnik Operasi Plasenta Manual tidaklah sukar, tetapi harus dipikirkan bagaimana persiapan agar tindakan tersebut dapat menyelamatkan jiwa penderita. Kejadian retensio plasenta berkaitan dengan: 1. Grandemultipara dengan implantasi plasenta dalam bentuk plasenta adhesive, plasenta akreta, plasenta inkreta dan plasenta perkreta. 2. […]

Bagaimana Sejarah Kebidanan di Indonesia

Bagaimana Sejarah Kebidanan di Indonesia

Sejarah pelayanan kebidanan di Indonesia terjadi secara tidak langsung melalui usaha mengurangi angka kematian karena cacar. Pencacaran pertama di Indonesia dilakukan sekitar 1804, setelah Yenner di Inggris menemukan vaksin cacar tahun 1798. Karena tenaga untuk melakukan pencacaran dirasakan terlalu mahal untuk didatangkan dari Negri belanda, maka didirikan sekolah dokter jawa […]

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Analgesia dalam Kebidanan Rasa sakit saat melahirkan sudah diketahui setiap orang, yang menyebabkan takut menghadapi waktu yang semakin mendekat. Disinilah peranan penting antenatalcare, KIE, dan motivasi, sehingga setiap ibu hamil ingin secepatnya menyongsong kelahiran dengan rasa bahagia. Di Indonesia rasa sakit saat melahirkan belum dihindari  dengan memberi obat-obatan. Berbeda halnya […]

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Bidan yang mempunyai polindes dapat merawat penderita pre-eklampsia berat untuk sementara, sampai menunggu kesempatan melakukan rujukan sehingga penderita mendapat pertolongan yang sebaik-baiknya. Penderita diusahakan agar: 1. Terisolasi sehingga tidak mendapat rangsangan suara ataupun sinar . 2. Dipasang infuse glukosa 5% 3. Dilakukan pemeriksaan: a. Pemeriksaan umum: pemeriksaan tekanan darah, nadi, […]

Passenger Janin dan Plasenta

Passenger Janin dan Plasenta

Kepala janin (bayi) merupakan bagian penting dalam proses persalinan dan memiliki ciri sebagai berikut: 1. Bentuk kepala oval, sehingga setelah bagian besarnya lahir, baka bagian lainnya lebih mudah lahir. 2. Persendian kepala berbentuk kogel, sehingga dapat digerakkan ke segala arah, dan memberikan kemungkinan untuk melakukan putar paksi dalam. 3. Letak […]

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Bagaimana bidan dalam menghadapi persalinan lama atau persalinan kasep? Bidan didaerah pedesaan dengan polindesnya diharapkan dapat mengambil bagian terbesar pada pertolongan persalinan normal dengan mempergunakan partograf WHO. Kewaspadaan dalam pertolongan persalinan sudah dilakukan sejak semula, dengan melakukan observasi CHPB (cortonen, his, penurunan bagian terendah, dan Bandle) sehingga setiap saat keadaan […]

Kelainan Jiwa Saat Kehamilan

Kelainan Jiwa Saat Kehamilan

Sebagian besar pada kehamilan tidak akan menimbulkan kelainan jiwa, sehingga kehamilan, persalinan dan kala nifas serta laktasi berjalan dengan lancar. Dalam beberapa kasus mungkin terjadi kelainan jiwa, sebagai akibat penolakan terhadap kehamilan yang tidak dikehendaki, atau rasa takut karena pengalaman yang didengar dari orang lain, terutama bagi mereka yang untuk […]

Yang Wajib Di Lakukan Dalam Pertolongan Persalinan

Yang Wajib Di Lakukan Dalam Pertolongan Persalinan

Hal lain yang perlu diperhatikan 1. Catatan. a. Jam dan tanggal kelahiran. b. Jenis kelamin bayi. c. Pemeriksaan tentang cacat bawaan. 2. Indentifikasi bayi. a. Dengan rawat gabung, identifikasi sangat penting untuk menghindari bayi tertukar. b. Gelang identitas tidak boleh dilepaskan sampai penyerahan bayi. 3. Pemeriksaan ulang dan konsultasi dengan […]

Konsep Obstetri Sosial

Konsep Obstetri Sosial

Obstetri social adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara kesehatan reproduksi dan factor-faktor lingkungan dalam bentuk kesehatan masyarakat umum, masalah biologis, masalah budaya, pendidikan dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Konsep obstetri Sosial dilandasi pelayanan kesehatan utama. Dikemukakan bahwa masalah obstetric social adalah masalah masyarakat pedesaan yang 80% memanfaatkan perangkat pertolongan dukun. Pada […]

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Keguguran lengkap (abortus kompletus) Keguguran lengkap (abortus kompletus) berarti seluruh hasil konsepsi telah dikeluarkan, sehingga tidak memerlukan tindakan. Gambaran klinisnya adalah uterus telah mengecil, perdarahan sedikit, dan kanalis servikalis telah tertutup. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang keguguran lengkap, bidan dapat berkonsultasi dengan dokter, sehingga tidak merugikan penderita. Keguguran disertai […]

Hematoma dan Fistula Rekto Serta Utero Vaginal

Hematoma dan Fistula Rekto Serta Utero Vaginal

Hematoma Pecahnya pembuluh darah vena yang menyebabkan perdarahan dapat terjadi pada saat kehamilan berlangsung atau yang lebih sering pada saat persalinan. Hematoma vulva dan vagina dapat besar, disertai bekuan darah bahkan perdarahan yang masih aktif. Hematoma yang besar harus dilakukan eksisi untuk mengeluarkan bekuan darah dan mengikat pembuluh darah yang […]

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Plasenta previa dengan perdarahan merupakan keadaan darurat kebidanan yang memerlukan penanganan yang baik. Bentuk pertolongan pada plasenta previa adalah: 1. Segera melakukan operasi persalinan untuk dapat menyelamatkan ibu dan anak atau untuk mengurangi kesakitan dan kematian 2. Memecahkan ketuban di atas meja operasi selanjutnya pengawasan untuk dapat melakukan pertolongan lebih […]

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis plasenta previa ditegakkan berdasarkan pada gejala klinik, pemeriksaan khusus, dan pemeriksaan penunjang. Anamnesa plasenta previa 1. Terjadi perdarahan pada kehamilan sekitar 28 minggu 2. Sifat perdarahan: a. Tanpa rasa sakit terjadi secara tiba-tiba b. Tanpa sebab yang jelas c. Dapat berulang 3. Perdarahan menimbulkan penyulit pada ibu maupun janin […]

Persiapan Untuk Operasi Persalinan

Persiapan Untuk Operasi Persalinan

Persalinan anjuran atau induksi persalinan harus dilakukan di rumah sakit karena merupakan matarantai menuju persalinan operatif. Dalam persalinan induksi (anjuran) observasi merupakan langkah yang sangat penting. Observasi persalinan anjuran (induksi) meliputi: 1. Tentang his. a. Frekuensi b. Interval c. Lama d. Intensitas 2. Denyut jantung janin a. Frekuensi b. Keteraturan […]

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi esensial disebabkan factor herediter atau factor lingkungan dan emosi yang labil. Yang banyak dijumpai adalah hipertensi esensial jinak dengan tekanan darah antara 140/90 mm Hg sampai 160/100 mm Hg. Dalam waktu panjang barulah hipertensi esensial memberikan gejala pada alat-alat vital, seperti jantung, kelainan ginjal, arteriosklerosis atau terjadi serangan perdarahan […]

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul Tali Pusat Tali pusat mempunyai dua arteri umbilikalis dan sebuah vena umbilikalis dan terlindung oleh selei Wharton, sehingga dari tekanan yang dapat mengganggu sirkulasi dari dan ke janin. Pernah ditemui kasus kematian dalam rahim akibat terjadi peluntiran pembuluh darah umbilikalis, karena ditempat tersebut selei Whartonnya  sangat tipis. Peluntiran pembuluh […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]