kejadian ispa di sulawesi tenggara

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Inversion uteri merupakan keadaan di mana fundus uteri masuk kedalam kavum uteri, dapat secara mendadak atau terjadi perlahan. Selain dari pada itu pertolongan persalinan yang makin banyak dilakukan tenaga terlatih maka kejadian inversion uteri pun makin berkurang. Kejadian inversio uteri sebagian besar disebabkan kurang legeartisnya pertolongan persalinan saat melakukan persalinan […]

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Pre-eklampsia dan Eklampsia Disamping perdarahan dan infeksi maka pre-eklampsia serta eklampsia merupakan penyebab kematian ibu dan perinatal yang tinggi terutama dinegara berkembang. Kematian karena eklampsia meningkat dengan tajam dibandingkan pada tingkat pre eklampsia berat. Oleh karena itu, menegakkan diagnosis dini pre-eklampsia dan mencegah agar jangan berlanjut menjadi eklampsia merupakan tujuan […]

Cara Menangani Kelemahan HIS Dalam Persalinan

Cara Menangani Kelemahan HIS Dalam Persalinan

Bagaimana bidan menangani kelemahan his primer maupun sekunder di tengah masyarakat? Dalam menghadapi persalinan, bidan melakukan observasi yang meliputi his (H), kortonen (C), lingkaran Bandle (B), dan penurunan (P) yang sangat penting sehingga terjadinya perubahan yang dapat merugikan menjadi titik awal evaluasi untuk menetapkan sikap menyelesaikan persalinan. Dengan anjuran untuk […]

5 Pengaruh Penyakit Gula Dalam Kehamilan

5 Pengaruh Penyakit Gula Dalam Kehamilan

Kejadian penyakit gula dalam kehamilan sering memberikan pengaruh yang kurang menguntungkan dan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Pengaruh kehamilan, persalinan, dan nifas terhadap penyakit gula diantaranya: a. Keadaan pre diabetes lebih jelas menimbulkan gejala pada kehamilan, persalinan, dan kala nifas. b. Penyakit diabetes (gula) makin berat. c. Saat persalinan, karena […]

Waktu Terjadinya Eklampsia

Waktu Terjadinya Eklampsia

Kelanjutan pre-eklampsia berat menjadi eklampsia dengan tambahan gejala kejang-kejang dan atau koma. Kejadian eklampsia di Negara berkembang berkisar antara 0,3% sampai 0,7%. Kedatangan penderita sebagian besar dalam keadaan pre-eklampsia berat atau eklampsia. Menjelang kejang-kejang dapat didahului gejala subjektif, yaitu nyeri kepala di daerah frontal, nyeri epigastrium, penglihatan semakin kabur, dan […]

Patofisiologi Plasenta Previa

Patofisiologi Plasenta Previa

Plasenta previa adalah implantasi plasenta di segmen bawah rahim sehingga menutupi kanalis servikalis dan mengganggu proses persalinan dengan terjadinya perdarahan. Implantasi plasenta di segmen bawah rahim dapat disebabkan: 1. Endometrium di fundus uteri belum siap menerima implantasi 2. Endometrium yang tipis sehingga diperlukan perluasan plasenta untuk mampu memberikan nutrisi janin. […]

Bagaimana Anemia pada Kehamilan di Indonesia

Bagaimana Anemia pada Kehamilan di Indonesia

Anemia pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, jenis anemia yang pengobatannya relative mudah, bahkan murah. Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia hamil disebut “potential danger to mother and child” (potensial membahayakan […]

Diagnosis dan Permasalahan Ketuban Pecah Dini

Diagnosis dan Permasalahan Ketuban Pecah Dini

Dasar-dasar diagnosis ketuban pecah dini Diagnosis ketuban pecah dini tidak sulit ditegakkan dengan keterangan terjadi pengeluaran cairan mendadak disertai bau yang khas. Selain keterangan yang disampaikan dapat dilakukan beberapa pemeriksaan yang menetapkan bahwa cairan yang keluar adalah air ketuban, diantaranya tes ferning dan nitrazine tes. Langkah pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis […]

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Ketuban pecah dini (KPD) Ketuban pecah dini merupakan penyebab terbesar persalinan premature dengan berbagai akibatnya. Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda persalinan, dan ditunggu satu jam belum dimulainya tanda persalinan. Waktu sejak pecah ketuban sampai terjadi konstruksi rahim disebut “kejadian ketuban pecah dini” (Periode Laten). Kejadian ketuban […]

Factor Penyebab Hiperemesis Gravidarum

Factor Penyebab Hiperemesis Gravidarum

Kejadian hiperemesis gravidarum belum diketahui dengan pasti. Tetapi beberapa factor predisposisi dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Factor Adaptasi dan Hormonal. Pada wanita hamil yang kekurangan darah lebih sering terjadi hiperemesis gravidarum. Dapat dimasukkan dalam ruang lingkup factor adaptasi adalah wanita  hamil dengan anemia, wanita primigravida, dan overdistensi rahim pada hamil […]

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan Ketuban Pecah Dini Ketuban pecah dini merupakan sumber persalinan prematuritas, infeksi dalam rahim terhadap ibu maupun janin yang cukup besar dan potensial. Oleh karena itu, tatalaksana ketuban pecah dini memerlukan tindakan yang rinci sehingga dapat menurunkan kejadian persalinan prematuritas dan infeksi dalam rahim. Memberikan profilaksis antibiotika dan membatasi pemeriksaan […]

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Penyulit solusio plasenta dikemukakan sebagai berikut: Penyulit (komplikasi) ibu 1. Perdarahan dapat menimbulkan: a. Variasi turunnya tekanan darah sampai keadaan syok b. Perdarahan tidak sesuai dengan keadaan penderita anemis sampai syok c. Kesadaran bervariasi dari baik sampai koma. 2. Gangguan pembekuan darah a. Masuknya tromboplastin kedalam sirkulasi darah menyebabkan pembekuan […]

Penyakit Pada Plasenta

Penyakit Pada Plasenta

Plasenta adalah akarnya janin untuk dapat melakukan pertukaran nutrisi melalui perdarahan darah retroplasenter. Setiap gangguan yang terjadi dalam plasenta akan memberikan dampak yang serius terhadap tumbuh kembangnya janin. Plasenta normal mempunyai berat rata-rata 1/6 dari berat janin dengan diameter 15 sampai 20 cm sedangkan tebalnya 2,5 sampai 3 cm. Ukuran […]

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Dasar diagnosis pre-eklampsia Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia sulit dicegah, tetapi diagnosis dini sangat menentukan prognosa janin. Pengawasan hamil sangat penting karena pre-eklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian yang cukup tinggi, terutama dinegara berkembang. Diagnosis ditetapkan dengan dua dari trias pre-eklampsia yaitu kenaikan berat badan-edema, kenaikan tekanan darah, dan terdapat […]

Gambaran Klinik Plasenta Previa

Gambaran Klinik Plasenta Previa

Plasenta previa Plasenta previa adalah plasenta dengan implantasi di sekitar segmen bawah rahim, sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh osteum uteri internum. Kejadian plasenta previa sekitar 0,3% sampai 0,6% dari persalinan, sedangkan di rumah sakit lebih tinggi, karena menerima rujukan dari luar. 1. Plasenta previa totalis a. Menutupi seluruh osteum […]

Penderita Hepatitis Di Indonesia

Penderita Hepatitis Di Indonesia

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, prevalensi nasional hepatitis klinis sebesar 0,6 persen. Sebanyak 13 provinsi di Indonesia memiliki prevalensi di atas nasional. Kasus penderita hepatitis tertinggi di provinsi Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyakit hepatitis kronik menduduki urutan kedua berdasarkan penyebab kematian pada golongan semua umur dari […]

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Varies merupakan pembesaran dan pelebaran pembuluh darah vena, yang sering dijumpai pada hamil di sekitar vulva, vagina, paha, dan terutama tungkai bawah. Kejadian varises pada wanita disebabkan oleh: 1. Factor bakat atau keturunan 2. Factor multipara sampai grandemultipara. 3. Terdapat peningkatan hormone estrogen dan progesterone selama hamil. Bentuk varises dapat […]

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis Hiperemesis Gravidarum Menetapkan kejadian hiperemesis gravidarum tidak sukar, dengan menentukan kehamilan, muntah berlebihan sampai menimbulkan gangguan kehidupan sehari-hari dan dehidrasi. Muntah yang terus menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang janin dalam rahim dengan manifestasi kliniknya. Oleh karena itu, hiperemesis gravidarum berkelanjutan harus dicegah dan harus mendapat pengobatan […]

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lewat waktu merupakan kehamilan yang melebihi waktu 42 minggu belum terjadi persalinan. Kejadian kehamilan lewat waktu berkisar antara 10% dengan variasi 4% sampai 15%. Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar ibu di daerah pedesaan tidak mengetahui dengan pasti tanggal haid terakhir, sehingga sulit melakukan evaluasi. Permasalahan Kehamilan […]

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Setelah persalinan wanita akan mengalami masa puerperium, untuk dapat mengembalikan alat genetalia interna ke dalam keadaan normal. Dengan tenggang waktu sekitar 42 hari atau enam minggu atau satu bulan tujuh hari. Proses involusi uterus dibantu dengan kesediaan ibu untuk memberikan ASI. Pada waktu bayi mengisap ASI terjadi rangsangan ke hipofisis […]