komplikasi colik abdomen

Penyulit Bayi Prematuritas dan Upaya Mencegah Persalinan Prematuritas

Penyulit Bayi Prematuritas dan Upaya Mencegah Persalinan Prematuritas

Penyulit dengan berat badan Lahir rendah (BBLR) tergantung dari beberapa factor sebagai berikut: 1. Umur hamil saat persalinan Makin muda kehamilan makin sulit beradaptasi dengan keadaan luar rahim sehingga terjadi komplikasi yang makin besar. 2. Asfiksia /iskemia otak Dapat terjadi nekrosis dan perdarahan. 3. Gangguan metabolisme Menimbulkan asidosis, hipoglisemia, dan […]

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) Istilah yang banyak dipergunakan untuk menunjukkan terdapat gangguan dalam pertumbuhan intrauterine diantaranya: 1. Pseudoprematuritas 2. Dismaturitas 3. Fetal malnutrisi 4. Chronic fetal distress 5. Small for gestational age (SGA) 6. Intrauterine growth retardation (IUGR) Yang dimaksud dengan bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) adalah […]

Penyebab Persalinan Premature

Penyebab Persalinan Premature

Factor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya persalinan preterm (premature) atau berat badan lahir rendah adalah: 1. Factor ibu a. Gizi saat hamil yang kurang b. Umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun c. Jarak hamil dan bersalin terlalu dekat d. Penyakit menahun ibu: Hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah (perokok) […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Robekan jalan lahir selalu memberikan perdarahan dalam jumlah yang bervariasi banyaknya. Perdarahan yang berasal dari jalan lahir selalu dievaluasi, yaitu sumber dan jumlah perdarahan sehingga dapat diatasi. Sumber perdarahan dapat berasal dari perineum, vagina, serviks, dan robekan uterus (rupture uteri). Perdarahan dapat dalam bentuk hematoma dan robekan jalan lahir dengan […]

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Inversion uteri merupakan keadaan di mana fundus uteri masuk kedalam kavum uteri, dapat secara mendadak atau terjadi perlahan. Selain dari pada itu pertolongan persalinan yang makin banyak dilakukan tenaga terlatih maka kejadian inversion uteri pun makin berkurang. Kejadian inversio uteri sebagian besar disebabkan kurang legeartisnya pertolongan persalinan saat melakukan persalinan […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Gejala Persalinan Kasep

Gejala Persalinan Kasep

Persalinan lama atau persalinan kasep merupakan masalah besar di Indonesia karena pertolongan di daerah pedesaan masih dilakukan oleh dukun. Persalinan lama adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravida dan atau 18 jam bagi multigravida. Persalinan konsep (partus kasep) adalah persalinan lama yang disertai komplikasi ibu maupun janin. […]

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Bagaimana bidan dalam menghadapi persalinan lama atau persalinan kasep? Bidan didaerah pedesaan dengan polindesnya diharapkan dapat mengambil bagian terbesar pada pertolongan persalinan normal dengan mempergunakan partograf WHO. Kewaspadaan dalam pertolongan persalinan sudah dilakukan sejak semula, dengan melakukan observasi CHPB (cortonen, his, penurunan bagian terendah, dan Bandle) sehingga setiap saat keadaan […]

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Mengenal Komplikasi Solusio Plasenta

Penyulit solusio plasenta dikemukakan sebagai berikut: Penyulit (komplikasi) ibu 1. Perdarahan dapat menimbulkan: a. Variasi turunnya tekanan darah sampai keadaan syok b. Perdarahan tidak sesuai dengan keadaan penderita anemis sampai syok c. Kesadaran bervariasi dari baik sampai koma. 2. Gangguan pembekuan darah a. Masuknya tromboplastin kedalam sirkulasi darah menyebabkan pembekuan […]

Cara Mendiagnosis Solusio Plasenta

Cara Mendiagnosis Solusio Plasenta

Diagnosis solusio plasenta dapat ditegakkan dengan melakukan: 1. Anamnesa a. Terdapat perdarahan disertai rasa nyeri b. Terjadi spontan atau karena trauma c. Perut terasa nyeri d. Diikuti penurunan sampai terhentinya gerakan janin dalam rahim. 2. Pemeriksaan Pemeriksaan fisik umum a. Keadaan umum penderita tidak sesuai dengan jumlah perdarahan. b. Tekanan […]

Gambaran Klinis Solusio Plasenta

Gambaran Klinis Solusio Plasenta

Gambaran klinis solusio plasenta tergantung dari seberapa bagian plasenta yang terlepas. 1. Solusio plasenta ringan. a. Terlepasnya plasenta kurang dari ¼ luasnya. b. Tidak memberikan gejala klinik dan ditemukan setelah persalinan c. Keadaan umum ibu dan janin tidak mengalami gangguan d. Persalinan berjalan dengan lancar pervaginam 2. Solusio plasenta sedang […]

Solusio Plasenta

Solusio Plasenta

Batasan Solusio plasenta adalah terlepasnya plasenta sebelum waktunya dengan implantasi normal pada kehamilan trimester ketiga. Terlepasnya plasenta sebelum waktunya menyebabkan timbunan darah antara plasenta dan dinding rahim yang dapat menimbulkan gangguan penyulit terhadap ibu maupun janin. Penyulit terhadap ibunya dapat dalam bentuk: 1. Berkurangnya darah dalam sirkulasi darah umum 2. […]

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Kejang-kejang pada eklampsia terdiri dari 4 tingkat: Tingkat awal atau aura a. Berlangsung 30 sampai 35 detik b. Tangan dan kelopak mata gemetar. c. Mata terbuka dengan pandangan kosong d. Kepala diputar ke kanan atau kekiri Tingkat kejang tonik a. Berlangsung sekitar 30 detik b. Seluruh tubuh kaku; pernafasan berhenti […]

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis plasenta previa ditegakkan berdasarkan pada gejala klinik, pemeriksaan khusus, dan pemeriksaan penunjang. Anamnesa plasenta previa 1. Terjadi perdarahan pada kehamilan sekitar 28 minggu 2. Sifat perdarahan: a. Tanpa rasa sakit terjadi secara tiba-tiba b. Tanpa sebab yang jelas c. Dapat berulang 3. Perdarahan menimbulkan penyulit pada ibu maupun janin […]

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Observasi dalam pengobatan eklampsia sangat penting karena sewaktu-waktu dapat  terjadi komplikasi yang memberatkan penderita dan janin dalam kandungan. Observasi tanda vital dilakukan setiap 30 menit: 1. Pernapasan dan ronkhi basal 2. Suhu 3. Serangan kejang 4. Dalam keadaan koma: a. Tidur terlentang, kepala miring ke samping b. Siapkan pengisap lendir […]

Prognosis Eklampsia

Prognosis Eklampsia

Di Indonesia  pre-eklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian ibu berkisar 1,5% sampai 25%, sedangkan kematian bayi antara 45% sampai 50%. Penyebab kematian ibu adalah perdarahan otak, payah jantung atau payah ginjal, dan aspirasi cairan lambung atau edema paru-paru. Sedangkan penyebab kematian bayi adalah asfiksia intrauterine dan persalinan prematuritas. Mekanisme […]

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkelanjutan dengan penyebab yang sama. Oleh karena itu, pencegahan atau diagnosis dini dapat mengurangi kejadian dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Untuk dapat menegakkan diagnosis dini diperlukan pengawasan hamil yang teratur dengan memperhatikan kenaikan berat badan, kenaikan tekanan darah, dan pemeriksaan urin untuk […]

Kelainan Pada  Bentuk Plasenta

Kelainan Pada Bentuk Plasenta

Sebagian besar plasenta dalam batas yang wajar, sehingga kehamilan dapat berlangsung sampai aterm dan bersalin berjalan dengan normal. Hanya sebagian kecil dijumpai bentuk plasenta yang menyimpang seperti dibawah ini. a. Plasenta Suksenturiata Terdapat plasenta tambahan yang lebih kecil, disamping yang normal dan dihubungkan dengan pembuluh darah. Penyulit plasenta suksenturiata ada […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]