kulit dan fungsinya

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Pertimbangan Persalinan Anjuran (induksi) Persalinan anjuran bertujuan untuk dapat: 1. Merangsang otot rahim berkontraksi, sehingga persalinan berlangsung 2. Membuktikan ketidak seimbangan antara kepala janin dengan dengan jalan lahir. Bishop telah menetapkan beberapa penilaian agar persalinan induksi dapat berhasil seperti yang ditunjukkan  berikut. Dengan mempergunakan criteria bishop sudah dapat diperkirakan keberhasilan […]

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lewat waktu merupakan kehamilan yang melebihi waktu 42 minggu belum terjadi persalinan. Kejadian kehamilan lewat waktu berkisar antara 10% dengan variasi 4% sampai 15%. Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar ibu di daerah pedesaan tidak mengetahui dengan pasti tanggal haid terakhir, sehingga sulit melakukan evaluasi. Permasalahan Kehamilan […]

Persalinan dan Perawatan Bayi Preterm

Persalinan dan Perawatan Bayi Preterm

Persalinan Preterm (Prematuritas) Persalinan Preterm adalah persalinan yang terjadi dibawah umur kehamilan 37 minggu dengan perkiraan berat janin kurang dari 2.500 gram. Risiko persalinan preterm adalah tingginya angka kematian , disamping dapat terjadi pertumbuhan mental-intelektual dan fisik yang kurang menguntungkan sehingga dapat menjadi beban keluarga, masyarakat, dan Negara. Dengan demikian […]

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Sintesa protein Aparat atau sintesa protein tubuh sangat kompleks, menyangkut factor yang diturunkan (factor keturunan-gene). Kegiatan dimulai dengan DNA (de-oksi ribonucleid acid) yang terdapat didalam khromosoma didalam inti sel. DNA melakukan duplikasi dan menghasilkan RNA (ribonucleid acid) yang membawa kode bagi pembentukan suatu jenis protein tertentu. Kode ini dibawa oleh […]

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Penanganan Keguguran Membakat dan Keguguran Tak Lengkap

Keguguran membakat (abortus insipen) Keguguran membakat ini tidak dapat dihentikan, karena setiap saat dapat terjadi ancaman perdarahan dan pengeluaran hasil konsepsi. Keguguran membakat ditandai dengan: a. Perdarahan lebih banyak b. Perut mules (sakit) lebih hebat c. Pada pemeriksaan dijumpai perdarahan lebih banyak, kanalis servikalis terbuka dan jaringan/hasil konsepsi dapat diraba. […]

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Penyerapan zat-zat gizi sangat efisien, karena struktur mukosa dinding usus sangat sesuai dengan untuk tugas tersebut. Permukaan mukosa usus mempunyai lipatan-lipatan jaringan kearah lumen, yang disebut crystae dan lekukan-lekukan kearah jaringan, disebut cryptae lieberkuhni. Lipatan-lipatan ini mempunyai tonjolan-tonjolan mukosa yang disebut villi (bentuk singular: villus) yang permukaannya tertutup oleh selapis […]

Keguguran dan Penyebab Keguguran

Keguguran dan Penyebab Keguguran

A. Keguguran Berdasarkan pelaksanaanya Berdasarkan pelaku gugur kandung, dapat dibagi atau dikelompokkan: 1. Keguguran buatan terapeutik Dilakukan tenaga medis secara legeartis berdasarkan indikasi medis 2. Keguguran buatan ilegal Dilakukan tanpa dasar hukum atau melawan hokum B. Berdasarkan gambaran klinisnya gugur kandung dibagi menjadi: 1. Keguguran lengkap (abortus kompletus) Semua hasil […]

Mengenal Ekskresi Protein

Mengenal Ekskresi Protein

Pada umumnya orang sehat tidak mengekskresikan protein, melainkan sebagai metabolitnya atau sisa metabolisme (metabolic waste product). Selain CO2 dan H2O sebagai hasil sisa metabolisme protein, terjadi pula berbagai ilkatan organic yang mengandung nitrogen seperti urea dan ikatan lain yang tidak mengandung nitrogen. Nitrogen yang dilepaskan pada proses deaminasi masuk kedalam […]

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan. Pengeluaran hasil konsepsi bervariasi pada umur kehamilan sehingga terdapat istilah: 1. Keguguran Bila hasil konsepsi dikeluarkan sebelum mampu hidup diluar kandungan dengan berat kurang dari 1000 gr atau umur hamil kurang dari 28 minggu. 2. Persalinan premature Bila hasil konsepsi dilahirkan dengan berat badan […]

Persiapan dan Pemberian ASI

Persiapan dan Pemberian ASI

Pemberian ASI Beberapa taahun yang lalu dicetuskan gagasan menjadwalkan pemberian ASI, untuk menigkatkan tumbuh kembang bayi. Suasan demikan menguntugkan pabrik susu formula dan ibu-ibu mempunyai aktivitas diluar rumah. Berbagai penelitian menunjukkan gagasan memisahkan bayi dengan ibu, memjadwalkan pemberian ASI, dan menggantikannya dengan susu formula, kurang mengutungkan. Banyak terjadi penyakit diare […]

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Terjadinya kehamilan menimbulkan perubahan hormonal pada wanita karena terdapat peningkatan hormone estrogen, progesterone, dan dikeluarkannya human chorionic gonadothropine plasenta. Hormone-hormon inilah yag diduga menyebabkan Emesis gravidarum. Gejala klinis Emesis gravidarum adalah kepala pusing, terutama pagi hari, disertai mual muntah sampai […]

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis Hiperemesis Gravidarum Menetapkan kejadian hiperemesis gravidarum tidak sukar, dengan menentukan kehamilan, muntah berlebihan sampai menimbulkan gangguan kehidupan sehari-hari dan dehidrasi. Muntah yang terus menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang janin dalam rahim dengan manifestasi kliniknya. Oleh karena itu, hiperemesis gravidarum berkelanjutan harus dicegah dan harus mendapat pengobatan […]

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Varies merupakan pembesaran dan pelebaran pembuluh darah vena, yang sering dijumpai pada hamil di sekitar vulva, vagina, paha, dan terutama tungkai bawah. Kejadian varises pada wanita disebabkan oleh: 1. Factor bakat atau keturunan 2. Factor multipara sampai grandemultipara. 3. Terdapat peningkatan hormone estrogen dan progesterone selama hamil. Bentuk varises dapat […]

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Pemberian ASI dengan call feeding memberikan keuntungan tumbuh kembang jiwa maupun fisik bayi sebagai berikut: 1. Kolostrum dan ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi terutama diare, karena mengandung antibodi.   2. Dalam tenggang waktu tiga sampai empat bulan ASI sudah cukup untuk tumbuh kembang bayi dengan baik.   3. ASI […]

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Segera setelah persalinan dapat terjadi peningkatan suhu badan, tetapi tidak lebih dari 38o C berturut-turut selama dua hari, kemungkinan terjadi infeksi. Uterus yang telah menyelesaikan tugasnya, akan menjadi keras karena kontraksinya, sehingga terdapat penutupan pembuluh darah. Kontraksi uterus yang diikuti his pengiring menimbulkan rasa nyeri disebut “nyeri ikutan” (after pain) […]

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Plasenta merupakan akar janin untuk mengisap nutrisi dari ibu dalam bentuk O2, asam amino, vitamin, mineral, dan zat lainnya ke janin dan membuang sisa metabolisme janin dan CO2. Fungsi plasenta dapat dijabarkan sebagai berikut: Sebagai alat nutritive untuk mendapatkan bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Sebagai alat pembuangan […]

Mengenal Plasenta dan Air Ketuban

Mengenal Plasenta dan Air Ketuban

Plasenta berbentuk bundar dengan ukuran 15 cm X 20 cm dengan tebal 2,5 sampai 3 cm. berat plasenta 500 gr. Tali pusat yang menghubungkan plasenta panjangnya 25 sampai 60 cm. tali pusat terpendek yang pernah dilaporkan 2,5 cm dan terpanjang sekitar 200 cm. Plasenta terbentuk sempurna pada minggu ke-16 dimana […]

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Setelah plasenta lahir bersama selaputnya maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang cermat terhadap: 1. Kotiledon yang berjumlah 20 buah. 2. Permukaan plasenta janin. 3. Kemungkinan terdapat plasenta suksenturiata. Tertinggalnya sebagian jaringan plasenta dapat menyebabkan: 1. Perdarahan puerperium yang berkepanjangan. 2. Bahaya infeksi. 3. Terjadi polip plasenta. 4. Degenerasi ganas menjadi koriokarsinoma. […]

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Untuk membuktikan plasenta telah lepas dapat dilakukan pemeriksaan: 1. Perasat Kustner. Tali pusat dikencangkan Tali ditekankan di atas simfisis, bila tali pusat masuk kembali, berarti plasenta belum lepas. 2. Perasat Klein. Parturien disuruh mengejan, sehingga tali pusat ikut serta turun atau memanjang bila mengejan dihentikan bila terjadi: Tali pusat tertarik […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]