laporan pendahuluan persalinan kala ii lama

Tindakan Penting Pimpinan Persalinan Kala Pertama dan Kedua

Tindakan Penting Pimpinan Persalinan Kala Pertama dan Kedua

Pimpinan persalinan kala pertama Persalinan kala pertama mempunyai tenggang waktu panjang yang memerlukan kesabaran parturien dan penolong. Mental penderita perlu dipersiapkan agar tidak cepat putus asa dalam situasi menunggu disertai sakit perut karena his yang makin lama makin bertambah kuat. Tindakan yang perlu dilakukan adalah: 1. Memperhatikan kesabaran parturien. 2. […]

Infeksi Pada Kala Nifas

Infeksi Pada Kala Nifas

Setelah persalinan, terjadi beberapa perubahan penting diantaranya makin meningkatnya pembentukan urin untuk mengurangi hemodilusi darah, terjadi penyerapan beberapa bahan tertentu melalui pembuluh darah vena sehingga terjadi peningkatan suhu badan sekitar 0,50C yang bukan merupakan keadaan yang patologis atau menyimpang dari hari pertama. Perlukaan karena persalinan merupakan tempat masuknya kuman ke […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Tanda dan Pembagian Tahapan Persalinan

Tanda dan Pembagian Tahapan Persalinan

Tanda Persalinan 1. Terjadinya his persalinan. His persalinan mempunyai sifat: Pinggang terasa sakit yang menjalar ke depan. Sifatnya teratur, interval makin pendek, dan kekuatannya makin besar. Mempunyai pengaruh terhadap perubahan serviks. Makin beraktivitas (jalan) kekuatan makin bertambah. 2. Pengeluaran lendir dan darah (pembawa tanda). Dengan his persalinan terjadi perubahan pada […]

Tanda Parturien Telah Masuk Kala Pengusiran

Tanda Parturien Telah Masuk Kala Pengusiran

Ciri dan Tandanya adalah: 1. His mulai lebih sering dan makin kuat. 2. Menjelang pembuakaan lengkap, ketuban pecah. 3. Mulai merasa ingin mengejan dengan anus mulai terbuka. 4. Bagian terendah mulai tampak menonjol di perinum. Untuk mengkoordinasikan semua kekuatan menjadi resultante optimal saat his dan mengejan dapat dilakukan: 1. Parturien […]

Gejala Persalinan Kasep

Gejala Persalinan Kasep

Persalinan lama atau persalinan kasep merupakan masalah besar di Indonesia karena pertolongan di daerah pedesaan masih dilakukan oleh dukun. Persalinan lama adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravida dan atau 18 jam bagi multigravida. Persalinan konsep (partus kasep) adalah persalinan lama yang disertai komplikasi ibu maupun janin. […]

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Bagaimana bidan dalam menghadapi persalinan lama atau persalinan kasep? Bidan didaerah pedesaan dengan polindesnya diharapkan dapat mengambil bagian terbesar pada pertolongan persalinan normal dengan mempergunakan partograf WHO. Kewaspadaan dalam pertolongan persalinan sudah dilakukan sejak semula, dengan melakukan observasi CHPB (cortonen, his, penurunan bagian terendah, dan Bandle) sehingga setiap saat keadaan […]

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Setelah persalinan wanita akan mengalami masa puerperium, untuk dapat mengembalikan alat genetalia interna ke dalam keadaan normal. Dengan tenggang waktu sekitar 42 hari atau enam minggu atau satu bulan tujuh hari. Proses involusi uterus dibantu dengan kesediaan ibu untuk memberikan ASI. Pada waktu bayi mengisap ASI terjadi rangsangan ke hipofisis […]

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Bentuk dan Terjadinya Infeksi Kala Nifas

Terjadinya infeksi kala nifas adalah sebagai berikut: 1. Manipulasi penolong: terlalu sering melakukan pemeriksaan dalam, alat yang dipakai kurang suci hama 2. Infeksi yang didapat di rumah sakit (nosokomial) 3. Hubungan seks menjelang persalinan 4. Sudah terdapat infeksi intrapartum: persalinan lama terlantar, ketuban pecah lebih dari enam jam, terdapat pusat […]

Tujuan dan Tindakan Pertolongan Persalinan Forsep

Tujuan dan Tindakan Pertolongan Persalinan Forsep

Tujuan pertolongan persalinan forsep: 1. Melakukan putaran sehingga hipomoklion terletak pada posisi yang tepat 2. Tarikan untuk pertolongan persalinan. Tindakan pertolongan persalinan forsep Bentuk persalinan forsep dapat dibagi menjadi: 1. Forsep rendah a. Dilakukan setelah kepala bayi mencapai Hodge III atau lebih. b. Kepala bayi mendorong perineum, forsep dilakukan dengan […]

Kesulitan Yang di Hadapi Dalam Persalinan Anjuran

Kesulitan Yang di Hadapi Dalam Persalinan Anjuran

Dalam melakukan persalinan anjuran dapat terjadi penyulit yang membahayakan ibu maupun janin, sebagai berikut: 1. Penyulit ibu (maternal) a. Kontraksi otot rahim yang berlebihan, sehingga dapat menimbulkan rupture uteri membakat. b. Kontraksi otot rahim yang berlebihan mengganggu sirkulasi darah sehingga menimbulkan asfiksia janin. c. Kelebihan cairan yang diberikan dapat menimbulkan: […]

Penyimpangan Jalan Persalinan

Penyimpangan Jalan Persalinan

Persalinan yang normal (eutasia) apabila ketiga factor penting telah membuktikan kerja sama yang baik sehingga persalinan berlangsung spontan, aterm, dan hidup. Keadaan demikian menunjukkan bahwa ketiga factor power (P), passage (P), dan passenger (P) telah bekerja sama dengan baik tanpa terdapat intervensi sehingga persalinan berjalan dengan mulus. Dapat pula ditambahkan […]

Teori tentang Kemungkinan Proses Persalinan

Teori tentang Kemungkinan Proses Persalinan

Beberapa teori yang menyatakan kemungkinan proses persalinan: 1. Teori keterangan. Otot rahim mempunyai kemampuan meregang dalam batas tertentu. Setelah melewati batas tersebut terjadi kontraksi sehingga persalinan dapat mulai. Contohnya, pada hamil gandda sering terjadi kontraksi setelah keregangan tertentu, sehingga menimbulkan proses persalinan. 2. Teori penurunan progeesteron. Proses penuaan plasenta terjadi […]

Yang Wajib Di Lakukan Dalam Pertolongan Persalinan

Yang Wajib Di Lakukan Dalam Pertolongan Persalinan

Hal lain yang perlu diperhatikan 1. Catatan. a. Jam dan tanggal kelahiran. b. Jenis kelamin bayi. c. Pemeriksaan tentang cacat bawaan. 2. Indentifikasi bayi. a. Dengan rawat gabung, identifikasi sangat penting untuk menghindari bayi tertukar. b. Gelang identitas tidak boleh dilepaskan sampai penyerahan bayi. 3. Pemeriksaan ulang dan konsultasi dengan […]

Tanda Plasenta Telah Lepas Saat Persalinan

Tanda Plasenta Telah Lepas Saat Persalinan

Pimpinan kala pelepasan plasenta Setelah kala pengusiran, kontraksi rahim berhenti antara 5 sampai 10 menit. Pimpinan pada kala pelepasan plasenta adalah: Pengawasan terhadap perdarahan. Memperhatikan tanda plasenta lepas. Melakukan pertolongan pengeluaran plasenta. Pengawasan perdarahan Selama proses persalinan abnormal perlu mendapat perhatian. Perdarahan yang banyak merupakan indikasi untuk segera melahirkan plasenta […]

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Kekutan his kala kedua (pengusiran). Kekuatan his pada akhir kala pertama atau permulaan kala kedua mempunyai  ampiltudo 60 mm Hg. Interval 3 sampai 4 menit, dan durasi berkisar 60 samapi 90 detik. Kekuatan his dan mengejan mendorong janin ke arah bawah, dan menimbulkan  keregangan yang bersifat pasif. Kekuatan his menimbulkan […]

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Persalinan selalu memberikan perlukaan akibat kelahiran. Perlukaan pada persalinan spontan adalah ringan dan tidak memerlukan pengobatan. Bidan yang melakukan pertologan dilini terdepan perlu memperhatikan beberapa perlukaan akibat persalinan sebagai berikut: 1. Perlukaan kulit Tidak akan banyak ditemukan karena persalinan bidan dengan resiko rendah. Bila ditemukan mungkin hanya lecet dan tidak […]

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Setelah plasenta lahir bersama selaputnya maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang cermat terhadap: 1. Kotiledon yang berjumlah 20 buah. 2. Permukaan plasenta janin. 3. Kemungkinan terdapat plasenta suksenturiata. Tertinggalnya sebagian jaringan plasenta dapat menyebabkan: 1. Perdarahan puerperium yang berkepanjangan. 2. Bahaya infeksi. 3. Terjadi polip plasenta. 4. Degenerasi ganas menjadi koriokarsinoma. […]

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Yang di Lakukan Pada Pemeriksaan Ulang Kehamilan

Anamnesa Keluhan hamil Fisiologis Keluhan hamil patologis Pemeriksaan fisik Umum Khusus: obstetric, kalau perlu pemeriksaan dalam, pemeriksaan ultrasonografi Pemeriksaan psikologis Pemeriksaan laboratorium Laboratorium rutin dan khusus yang dipandang perlu Diagnosis akhir Kehamilan berjalan normal Terdapat penyakit menyertai kehamilan Terjadi komplikasi kehamilan Kehamilan tergolong resiko tinggi Sikap dan rencana tindakan 1. […]

Persiapan Untuk Operasi Persalinan

Persiapan Untuk Operasi Persalinan

Persalinan anjuran atau induksi persalinan harus dilakukan di rumah sakit karena merupakan matarantai menuju persalinan operatif. Dalam persalinan induksi (anjuran) observasi merupakan langkah yang sangat penting. Observasi persalinan anjuran (induksi) meliputi: 1. Tentang his. a. Frekuensi b. Interval c. Lama d. Intensitas 2. Denyut jantung janin a. Frekuensi b. Keteraturan […]