makalah farmakologi anti perdarahan

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Robekan jalan lahir selalu memberikan perdarahan dalam jumlah yang bervariasi banyaknya. Perdarahan yang berasal dari jalan lahir selalu dievaluasi, yaitu sumber dan jumlah perdarahan sehingga dapat diatasi. Sumber perdarahan dapat berasal dari perineum, vagina, serviks, dan robekan uterus (rupture uteri). Perdarahan dapat dalam bentuk hematoma dan robekan jalan lahir dengan […]

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Perdarahan postpartum adalah perdarahan yang terjadi dalam 24 jam setelah persalinan berlangsung. Perdarahan postpartum dibagi menjadi perdarahan postpartum primer dan sekunder. Perdarahan postpartum primer Perdarahan postpartum primer terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama perdarahan postpartum primer adalah atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan robekan jalan lahir. Terbanyak dalam […]

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan Kala Nifas Sekunder dan Flegmasia Alba Dolens

Perdarahan kala nifas sekunder Perdarahan kala nifas sekunder adalah perdarahan yang terjadi setelah 24 jam pertama. Kejadiannya tidak terlalu besar, apalagi dengan makin gencarnya penerimaan gerakan keluarga berencana. Penyebab utama perdarahan kala nifas sekunder adalah terdapatnya sisa plasenta atau selaput ketuban (pada grandemultipara dan kelainan bentuk implantasi plasenta), infeksi pada […]

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Bagaimana Peranan bidan dalam menghadapi perdarahan postpartum karena atonia uteri? Bidan dapat mengambil langkah-langkah untuk menangani perdarahan atonia uteri sebagai berikut: 1. Meningkatkan upaya preventif: 2.Meningkatkan penerimaan gerakan keluarga berencana sehingga memperkecil jumlah grandemultipara dan memperpanjang jarak hamil. 3. Melakukan konsultasi atau merujuk kehamilan dengan overdistensi uterus: hidramnion dan kehamilan […]

Perdarahan Antepartum atau Pervaginam pada Kehamilan

Perdarahan Antepartum atau Pervaginam pada Kehamilan

Perdarahan antepartum adalah perdarahan pervaginam pada kehamilan diatas 28 minggu atau lebih. Karena perdarahan antepartum terjadi pada umur kehamilan diatas 28 minggu maka sering disebut atau digolongkan perdarahan pada trimester ketiga. Perdarahan antepartum dikelompokkansebagai berikut: 1. Perdarahan yang ada hubungannya dengan kehamilan a. Plasenta previa b. Solusio plasenta c. Perdarahan […]

Telangiektasia Hemorhagik Herediter

Telangiektasia Hemorhagik Herediter

Rendu-Osler-Weber Telangiektasia hemorhagik herediter adalah suatu penyakit genetik yang diturunkan sebagai suatu sifat dominan autosomal. Penyakit tersebut ditandai oleh telangiektasia yang multipel dimana ada makula-makula ungu-merah atau papula-papula sedikit merah yang menunujukkan pembesaran secara permanen dari kapiler-kapiler tepi dari kulit, mukosa dan jaringan-jaringan lain. Lesi-lesi tersebut biasanya berukuran 1 sampai […]

Pecahnya sinus marginalis dan Perdarahan yang Tidak Berhubungan dengan Kehamilan

Pecahnya sinus marginalis dan Perdarahan yang Tidak Berhubungan dengan Kehamilan

Pecahnya sinus marginalis Pecahnya sinus marginalis merupakan perdarahan yang sebagian besar baru diketahui setelah persalinan. Pada waktu persalinan, perdarahan terjadi tanpa sakit dan menjelang pembukaan lengkap perlu dipikirkan kemungkinan perdarahan karena sinus marginalis yang pecah. Karena pembukaan mendekati lengkap, maka bahaya untuk ibu maupun janinnya tidak terlalu besar. Perdarahan yang […]

Perdarahan Pada Plasenta Letak Rendah dan Perdarahan Karena Pecahnya Vasa Previa

Perdarahan Pada Plasenta Letak Rendah dan Perdarahan Karena Pecahnya Vasa Previa

Perdarahan pada plasenta letak rendah Plasenta letak rendah dimaksudkan bila pada pemeriksaan dalam jari tangan yang dimasukkan dapat mencapai tepi bawah plasenta. Perdarahan pada plasenta letak rendah baru terjadi bila pembukaan mendekati lengkap, sehingga memberikan petunjuk untuk melakukan pemeriksaan dalam dan selanjutnya dapat mengambil tindakan definitive. Tindakan yang dapat dilakukan […]

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis Plasenta Previa

Diagnosis plasenta previa ditegakkan berdasarkan pada gejala klinik, pemeriksaan khusus, dan pemeriksaan penunjang. Anamnesa plasenta previa 1. Terjadi perdarahan pada kehamilan sekitar 28 minggu 2. Sifat perdarahan: a. Tanpa rasa sakit terjadi secara tiba-tiba b. Tanpa sebab yang jelas c. Dapat berulang 3. Perdarahan menimbulkan penyulit pada ibu maupun janin […]

Gejala Klinik Kehamilan Ektopik

Gejala Klinik Kehamilan Ektopik

Gambaran klinik kehamilan ektopik bervariasi dari bentuk abortus tuba atau terjadi rupture tuba. Mungkin dijumpai rasa nyeri dan gejala hamil muda. Pada pemeriksaan dalam terdapat pembesaran uterus yang tidak sesuai dengan tua kehamilan dan belum dapat diraba kehamilan pada tuba, karena tuba dalam keadaan lembek. Bila terjadi gangguan kehamilan tuba, […]

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Persalinan selalu memberikan perlukaan akibat kelahiran. Perlukaan pada persalinan spontan adalah ringan dan tidak memerlukan pengobatan. Bidan yang melakukan pertologan dilini terdepan perlu memperhatikan beberapa perlukaan akibat persalinan sebagai berikut: 1. Perlukaan kulit Tidak akan banyak ditemukan karena persalinan bidan dengan resiko rendah. Bila ditemukan mungkin hanya lecet dan tidak […]

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Plasenta Manual Merupakan tindakan operasi kebidanan untuk melahirkan Retensio Plasenta. Tehnik Operasi Plasenta Manual tidaklah sukar, tetapi harus dipikirkan bagaimana persiapan agar tindakan tersebut dapat menyelamatkan jiwa penderita. Kejadian retensio plasenta berkaitan dengan: 1. Grandemultipara dengan implantasi plasenta dalam bentuk plasenta adhesive, plasenta akreta, plasenta inkreta dan plasenta perkreta. 2. […]

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas spontan dan teratur, sehingga dapat menurunkan kadar O2 dan makin meningkatkan CO2 yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan melakukan tindakan terhadap bayi asfiksia adalah melancarkan kelangsungan pernapasan bayi yang sebagian besar terjadi pada waktu persalinan. Terdapat beberapa factor […]

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Kompresi uterus secara bimanual merupakan usaha untuk menghentikan perdarahan sementara, dengan jalan melipat uterus yang lembek antara dua tangan (di dalam) dan tangan luar yang melipat uterus dari luar pada fundus uteri. Sementara itu pemasangan infuse dan upaya transfuse tetap dilaksanakan. Tehnik kompresi uterus bimanual 1. Bersihkan dan desinfeksi genitalia […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Infeksi Pada Kala Nifas

Infeksi Pada Kala Nifas

Setelah persalinan, terjadi beberapa perubahan penting diantaranya makin meningkatnya pembentukan urin untuk mengurangi hemodilusi darah, terjadi penyerapan beberapa bahan tertentu melalui pembuluh darah vena sehingga terjadi peningkatan suhu badan sekitar 0,50C yang bukan merupakan keadaan yang patologis atau menyimpang dari hari pertama. Perlukaan karena persalinan merupakan tempat masuknya kuman ke […]

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Persiapan Plasenta Manual: 1. Peralatan sarung tangan steril 2. Desinfektan untuk genitalia eksterna Tehnik: 1. Sebaiknya dengan Narkosa, untuk mengurangi sakit dan menghindari syok 2. Tangan kiri melebarkan genitalia eksterna, tangan kanan dimasukkan secara obsteris sampai mencapai tepi plasenta dengan menelusuri tali pusat 3. Tepi plasenta dilepaskan dengan bagian luar […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Bagaimana Fungsi Antibodi

Bagaimana Fungsi Antibodi

Antibody mempertahankan tubuh terhadap berbagai penyerang (invader) asing melalui beberapa cara, dan tipe pertahanan yang digunakan bergantung pada struktur serta komposisi antigen maupun immunoglobulin. Sebagaimana dibicarakan pada postingan sebelumnya, molekul anti body memiliki sedikitnya dua buah tempat penggabungan yang dikenal sebagai fragmen Fab. Salah satu anti bodi dapat bertindak sebagai […]

Bagaimana Stadium Proliferasi dan Respons dalam Sistem Imun Tubuh

Bagaimana Stadium Proliferasi dan Respons dalam Sistem Imun Tubuh

Stadium Proliferasi Limfosit yang beredar dan mengandung pesan antigenic akan kembali kenodus limfatikus terdekat. Begitu berada dalam nodus limfatikus, limfosit yang sudah disentisasi akan menstimulasi sebagian limfosit nonaktif (dormant) yang menghuni nodus tersebut untuk membesar, membelah diri, mengadakan proliferasi dan berdiferensiasi menjadi limfosit T atau B. pembesaran nodus limfatikus dalam […]