obat menghentikan haid

Syarat dan Persiapan Persalinan Dengan Ekstraksi Forsep

Syarat dan Persiapan Persalinan Dengan Ekstraksi Forsep

Syarat-syarat ekstraksi forsep Untuk melakukan ekstraksi forsep ditetapkan syarat sebagai berikut: 1. Besar dan konsistensi kepala dalam batas normal 2. Pembukaan lengkap atau hampir lengkap 3. Ketuban sudah pecah atau dipecahkan 4. Kedudukan dan posisi kepala diketahui dengan pasti 5. Tidak terdapat disproporsi kepala-panggul sehingga mungkin lahir pervaginam Dengan memenuhi […]

Standarisasi Komposisi Makanan

Standarisasi Komposisi Makanan

Standarisasi komposisi makanan akan sulit ditaati bila tidak diproduksi di pabrik yang mempunyai Quality Control yang baik. Sebagian besar makanan jadi yang dijual di masyarakat dan tidak di toko-toko makanan di Indonesia, dibuat sebagai industry kecil di rumah-rumah, sehingga sulit untuk di control apakah memenuhi standar atau tidak. Meskipun demikian […]

Persiapan Menjelang Tindakan Operasi Kebidanan

Persiapan Menjelang Tindakan Operasi Kebidanan

Setelah melakukan pemeriksaan lengkap, persiapan menjelang operasi dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Pemasangan infuse Tujuan pemasangan infuse untuk rehidrasi cairan yang hilang, dan memudahkan pemberian premedikasi narkosa, memberikan transfuse darah dan memasukkan obat yang diperlukan. 2. Persiapan narkosa Pemilihan narkosa dapat diserahkan kepada ahli narkosa untuk keamanan tindakan operasi dengan […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas spontan dan teratur, sehingga dapat menurunkan kadar O2 dan makin meningkatkan CO2 yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan melakukan tindakan terhadap bayi asfiksia adalah melancarkan kelangsungan pernapasan bayi yang sebagian besar terjadi pada waktu persalinan. Terdapat beberapa factor […]

Mastitis dan Abses Mamae

Mastitis dan Abses Mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aureus yang masuk melalui luka putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri local pada mamae, terjadi pemadatan mamae, dan terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baik dengan antibiotika […]

Bendungan ASI Merupakan Keadaan Abnormal Pada Payudara

Bendungan ASI Merupakan Keadaan Abnormal Pada Payudara

Payudara telah dipersiapkan sejak mulai terlambat dating bulan sehingga pada waktunya dapat memberikan ASI dengan sempurna. Untuk dapat melancarkan pengeluaran ASI dilakukan persiapan sejak awal hamil dengan melakukan masase, menghilangkan kerak pada putting susu sehingga duktusnya tidak tersumbat. Putting susu saat mandi perlu ditarik-tarik sehingga menonjol untuk memudahkan pengisap ASI. […]

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Kompresi uterus secara bimanual merupakan usaha untuk menghentikan perdarahan sementara, dengan jalan melipat uterus yang lembek antara dua tangan (di dalam) dan tangan luar yang melipat uterus dari luar pada fundus uteri. Sementara itu pemasangan infuse dan upaya transfuse tetap dilaksanakan. Tehnik kompresi uterus bimanual 1. Bersihkan dan desinfeksi genitalia […]

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Perdarahan postpartum adalah perdarahan yang terjadi dalam 24 jam setelah persalinan berlangsung. Perdarahan postpartum dibagi menjadi perdarahan postpartum primer dan sekunder. Perdarahan postpartum primer Perdarahan postpartum primer terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama perdarahan postpartum primer adalah atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan robekan jalan lahir. Terbanyak dalam […]

Infeksi Trikomonas dan Penyakit Gula Pada Saat Kehamilan

Infeksi Trikomonas dan Penyakit Gula Pada Saat Kehamilan

Infeksi Trikomonas Pada Kehamilan Penyebabnya trikomonas vaginalis yang bersifat komensal pada vagina bersama dengan kandida albikan. Terjadinya perubahan keseimbangan asam basa vagina karena hamil menyebabkan infeksi menjadi manifis dengan keluhan keputihan yang banyak dan encer, dan gatal  serta dapat menimbulkan perlukaan vagina atau mulut rahim. Pengaruhnya terhadap kehamilan tidak banyak, […]

Infeksi Toksoplasmosis dan Kandida Albikan Pada Kehamilan

Infeksi Toksoplasmosis dan Kandida Albikan Pada Kehamilan

Infeksi Toksoplasmosis pada Kehamilan Infeksi ini disebabkan oleh toksoplasmosis gondii. Protozoa ini banyak terdapat pada anjing, kucing, tikus dan binatang lainnya. Protozoa ini dapat menular pada manusia dengan gejala klinis infeksi pada kelenjar limfe membengkak, nyeri dan mungkin terjadi abses. Infeksi lainnya dapat terjadi pneumonia, poliomilitis dan miokarditis. Pengaruh terhadap […]

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Plasenta previa dengan perdarahan merupakan keadaan darurat kebidanan yang memerlukan penanganan yang baik. Bentuk pertolongan pada plasenta previa adalah: 1. Segera melakukan operasi persalinan untuk dapat menyelamatkan ibu dan anak atau untuk mengurangi kesakitan dan kematian 2. Memecahkan ketuban di atas meja operasi selanjutnya pengawasan untuk dapat melakukan pertolongan lebih […]

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Penderita pre-eklampsia berat dan eklampsia tidak tahan terhadap perdarahan dan trauma persalinan, sehingga perlu dipikirkan agar persalinan dengan trauma minimal. Pemilihan persalinan tergantung dari beberapa factor: 1. Paritas penderita 2. Umur anak terkecil 3. Umur penderita 4. Keadaan serviks: pembukaan, arah serviks, kekakuan serviks. 5. Keadaan janin intrauterine: ketuban belum […]

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis Eklampsia Diagnosis eklampsia tidak terlalu sukar, karena eklampsia merupakan kelanjutan pre-eklampsia berat dan disusul kejang atau koma. Eklampsia dapat dibedakan dengan: 1. Epilepsy dengan kejang terjadi pada: a. Hamil muda atau sebelum hamil b. Tidak disertai tanda pre-eklampsia c. Karena obat anestesi local yang disuntikkan ke dalam vena 2. […]

Cara Menangani Preeklampsia

Cara Menangani Preeklampsia

Penanganan pre-eklampsia bertujuan untuk menghindari kelanjutan menjadi eklampsia dan pertolongan kebidanan dengan melahirkan janin dalam keadaan optimal dan bentuk pertolongan dengan trauma minimal. Pada pre-eklampsia ringan penanganan simtomatis dan berobat jalan dengan memberikan: 1. Sedative ringan a. Phenobarbital 3 x 30 mgr b. Valium 3 x 10 mgr 2. Obat […]

Telangiektasia Hemorhagik Herediter

Telangiektasia Hemorhagik Herediter

Rendu-Osler-Weber Telangiektasia hemorhagik herediter adalah suatu penyakit genetik yang diturunkan sebagai suatu sifat dominan autosomal. Penyakit tersebut ditandai oleh telangiektasia yang multipel dimana ada makula-makula ungu-merah atau papula-papula sedikit merah yang menunujukkan pembesaran secara permanen dari kapiler-kapiler tepi dari kulit, mukosa dan jaringan-jaringan lain. Lesi-lesi tersebut biasanya berukuran 1 sampai […]

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul Tali Pusat Tali pusat mempunyai dua arteri umbilikalis dan sebuah vena umbilikalis dan terlindung oleh selei Wharton, sehingga dari tekanan yang dapat mengganggu sirkulasi dari dan ke janin. Pernah ditemui kasus kematian dalam rahim akibat terjadi peluntiran pembuluh darah umbilikalis, karena ditempat tersebut selei Whartonnya  sangat tipis. Peluntiran pembuluh […]

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lewat waktu merupakan kehamilan yang melebihi waktu 42 minggu belum terjadi persalinan. Kejadian kehamilan lewat waktu berkisar antara 10% dengan variasi 4% sampai 15%. Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar ibu di daerah pedesaan tidak mengetahui dengan pasti tanggal haid terakhir, sehingga sulit melakukan evaluasi. Permasalahan Kehamilan […]

Penanganan Abortus Imminen

Penanganan Abortus Imminen

Keguguran mengancam (abortus imminen) ditegakkan dengan jalan: Terdapat keterlambatan datang bulan. Terdapat perdarahan, disertai perut sakit (mules) Pada pemeriksaan dijumpai besarnya rahim sama dengan umur hamil dan terjadi kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan dalam terdapat perdarahan dari kanalis servikalis, kanalis servikalis masih tertutup, dapat dirasakan kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan […]

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Pengobatan yang baik pada emesis gravidarum sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum sebaiknya dirawat sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum. Konsep pengobatan yang dapat diberikan sebagai berikut: 1.Isolasi dan pengobatan psikologis Dengan melakukan isolasi diruangan sudah dapat meringankan wanita hamil karena perubahan suasana dari lingkungan rumah tangga. Petugas dapat memberikan komunikasi, informasi, […]