operasi pengangkatan rahim

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi Keguguran

Patofisiologi terjadinya keguguran mulai dari terlepasnya sebagian atau seluruh jaringan plasenta, yang menyebabkan perdarahan sehingga janin kekurangan nutrisi dan O2. Bagian yang terlepas dianggap benda asing, sehingga rahim berusaha untuk mengeluarkan dengan kontraksi. Pengeluran tersebut dapat terjadi spontan seluruhnya atau sebagian masih tertinggal, yang menyebabkan berbagai penyulit. Oleh karena itu, […]

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lewat waktu merupakan kehamilan yang melebihi waktu 42 minggu belum terjadi persalinan. Kejadian kehamilan lewat waktu berkisar antara 10% dengan variasi 4% sampai 15%. Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar ibu di daerah pedesaan tidak mengetahui dengan pasti tanggal haid terakhir, sehingga sulit melakukan evaluasi. Permasalahan Kehamilan […]

Sifat dan Ciri Kontraksi Otot Rahim Kala Pertama

Sifat dan Ciri Kontraksi Otot Rahim Kala Pertama

Saat Hamil Perubahan perimbangan estrogen dan progesteron menimbulkan kontraksi otot rahim dengan sifat tidak teratur menyeluruh, tidak nyeri, dan berkekuatan 5 mm, Hg yang disebut kontraksi Braxton Hicks. Makin tua kehamilan, kontrkasi Braxton Hicks makin sering terjadi sejak umur 30 minggu. Kekuatan kontraksi Braxton Hicks dan menjadi kekuatan his dalam […]

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Fungsi Pengeluaran Oksitosin dan Ciri Khas Kontraksi Rahim

Kekutan his kala kedua (pengusiran). Kekuatan his pada akhir kala pertama atau permulaan kala kedua mempunyai  ampiltudo 60 mm Hg. Interval 3 sampai 4 menit, dan durasi berkisar 60 samapi 90 detik. Kekuatan his dan mengejan mendorong janin ke arah bawah, dan menimbulkan  keregangan yang bersifat pasif. Kekuatan his menimbulkan […]

Kekuatan dan Sifat Kontraksi Otot Rahim Saat Persalinan

Kekuatan dan Sifat Kontraksi Otot Rahim Saat Persalinan

Kekuatan yang mendorong janin dalam peersalinan Seperti diketahui bahwa otot rahim terdiri dari tiga lapis yang teranyam dengan sempurna, yaitu lapisan otot longitudinal di bagian luar, lapisan otot sirkuler di bagian dalam, dan lapisan otot menyilang di antara keduanya. Dengan susunan demikian, pembuluh darah yang terdapat di antara otot rahim […]

Bagaimana Letak dan Posisi Janin dalam Rahim

Bagaimana Letak dan Posisi Janin dalam Rahim

Letak janin dalam rahim terutama di akhir kehamilan sangat penting berkaitan dengan prognosa persalinan. Letak janin saat hamil muda tidak memerlukan perhatian, karena kedudukannya belum dapat dipastikan. Presentasi letak janin dalam rahim adalah sebagai berikut: Letak belakang kepala     95% Letak sungsang                  3,0% Letak lintang                      0,5% Letak muka                         0,5% Letak puncak                     […]

Pemeriksaan untuk Memastikan Kematian Janin dalam Rahim

Pemeriksaan untuk Memastikan Kematian Janin dalam Rahim

Apakah Janin Anda Masih hidup??? Kehamilan pertama sudah tentu sangat menggembirakan, apalagi dapat dirasakan gerak janin dalam rahim. Kerisauan ibu dirasakan bila kehamilannya terhenti dengan gejala sebagai berikut: 1. Hilangnya gejala subjektif kehamilan. 2. Perut dirasakan mengecil atau tidak bertambah besar. 3. Perut dirasakan dingin. 4. Gerak janin dirasakan menghilang. […]

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan makanan Pencernaan makanan mulai tumbuh pada minggu ke-16. Secara rutin janin minum air ketuban sebanyak 450 ml dalam 24 jam. Hepar yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin dan mengubahnya menjadi biliverdin. Biliverdin disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme. Bila terjadi asfiksia berat menyebabkan rangsangan nervus […]

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Pertimbangan Persalinan Anjuran (induksi) Persalinan anjuran bertujuan untuk dapat: 1. Merangsang otot rahim berkontraksi, sehingga persalinan berlangsung 2. Membuktikan ketidak seimbangan antara kepala janin dengan dengan jalan lahir. Bishop telah menetapkan beberapa penilaian agar persalinan induksi dapat berhasil seperti yang ditunjukkan  berikut. Dengan mempergunakan criteria bishop sudah dapat diperkirakan keberhasilan […]

Perubahan Fisiologi Rahim dan Uterus Pada Saat Kehamilan

Perubahan Fisiologi Rahim dan Uterus Pada Saat Kehamilan

Perubahan Fisiologi pada saat Kehamilan Dengan terjadinya kehamilan maka seluruh system genitalia wanita mengalami perubahan yang mendasar sehingga dapat menunjang perkembangan dan pertumbuhan janin dalam rahim. Plasenta dalam perkembangannya mengeluarkan hormone somatomamotropin, estrogen dan progesterone yang menyebabkan perubahan pada: Rahim dan uterus Rahim yang semula besarnya sejempol atau beratnya 30 […]

Keguguran dan Penyebab Keguguran

Keguguran dan Penyebab Keguguran

A. Keguguran Berdasarkan pelaksanaanya Berdasarkan pelaku gugur kandung, dapat dibagi atau dikelompokkan: 1. Keguguran buatan terapeutik Dilakukan tenaga medis secara legeartis berdasarkan indikasi medis 2. Keguguran buatan ilegal Dilakukan tanpa dasar hukum atau melawan hokum B. Berdasarkan gambaran klinisnya gugur kandung dibagi menjadi: 1. Keguguran lengkap (abortus kompletus) Semua hasil […]

Proses Terjadinya Persalinan dan Pelaksanaan Persalinan Anjuran

Proses Terjadinya Persalinan dan Pelaksanaan Persalinan Anjuran

Bagaimana terjadinya persalinan belum diketahui dengan pasti, sehingga menimbulkan beberapa teori yang berkaitan dengan mulai terjadinya kekuatan his. 1.    Estrogen. Meningkatkan sensitivitas otot rahim. Memudahkan penerimaan rangsangan dari luar seperti rangsangan oksitosin, rangsanan prostaglandin, ransangan mekanis. 2.    Progesteron. Meningkatkan sensitivitas otot rahim. Menyulitkan penerimaan rangsangan dari luar seperti rangsangan oksitosin, […]

Penanganan Abortus Imminen

Penanganan Abortus Imminen

Keguguran mengancam (abortus imminen) ditegakkan dengan jalan: Terdapat keterlambatan datang bulan. Terdapat perdarahan, disertai perut sakit (mules) Pada pemeriksaan dijumpai besarnya rahim sama dengan umur hamil dan terjadi kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan dalam terdapat perdarahan dari kanalis servikalis, kanalis servikalis masih tertutup, dapat dirasakan kontraksi otot rahim Hasil pemeriksaan […]

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Setelah persalinan wanita akan mengalami masa puerperium, untuk dapat mengembalikan alat genetalia interna ke dalam keadaan normal. Dengan tenggang waktu sekitar 42 hari atau enam minggu atau satu bulan tujuh hari. Proses involusi uterus dibantu dengan kesediaan ibu untuk memberikan ASI. Pada waktu bayi mengisap ASI terjadi rangsangan ke hipofisis […]

Cara Penanganan Persalinan Lewat Waktu

Cara Penanganan Persalinan Lewat Waktu

Kehamilan lewat waktu memerlukan pertolongan, induksi persalinan atau persalinan anjuran. Persalinan induksi tidak banyak menimbulkan penyulit bayi, asalkan dilakukan dirumah sakit dengan fasilitas yang cukup. Dalam pertolongan persalinan lewat waktu, pengawasan saat persalinan induksi sangat penting karena setiap saat dapat terancam gawat janin, yang memerlukan pertolongan segera. Dengan demikian bila […]

Mendeteksi Kanker Leher Rahim Sejak Dini

Mendeteksi Kanker Leher Rahim Sejak Dini

Banyak sekali wanita di Indonesia yang masih awam dan belum paham tentang penyebab kanker leher rahim atau yang juga sering disebut sebagai kanker serviks. Padahal, kanker jenis ini adalah kanker yang sangat mematikan dan bisa diderita oleh wanita manapun. Kanker Leher Rahim. Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan wanita berisiko tinggi […]

Tanda Plasenta Telah Lepas Saat Persalinan

Tanda Plasenta Telah Lepas Saat Persalinan

Pimpinan kala pelepasan plasenta Setelah kala pengusiran, kontraksi rahim berhenti antara 5 sampai 10 menit. Pimpinan pada kala pelepasan plasenta adalah: Pengawasan terhadap perdarahan. Memperhatikan tanda plasenta lepas. Melakukan pertolongan pengeluaran plasenta. Pengawasan perdarahan Selama proses persalinan abnormal perlu mendapat perhatian. Perdarahan yang banyak merupakan indikasi untuk segera melahirkan plasenta […]

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Penanganan Penyulit Keguguran Lengkap

Keguguran lengkap (abortus kompletus) Keguguran lengkap (abortus kompletus) berarti seluruh hasil konsepsi telah dikeluarkan, sehingga tidak memerlukan tindakan. Gambaran klinisnya adalah uterus telah mengecil, perdarahan sedikit, dan kanalis servikalis telah tertutup. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang keguguran lengkap, bidan dapat berkonsultasi dengan dokter, sehingga tidak merugikan penderita. Keguguran disertai […]

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Keguguran atau abortus yang dibahas adalah yang terjadi spontan dan bukan keguguran buatan. Dugaan keguguran diperlukan beberapa criteria sebagai berikut: Terdapat keterlambatan datang bulan Terjadi perdarahan Disertai sakit perut Dapat diikuti oleh pengeluaran hasil konsepsi Pemeriksaan hasil tes hamil dapat masih positif atau sudah negative. Hasil pemeriksaan fisik terhadap penderita […]

Tindakan yang Dilakukan Untuk Menggali Aspek Kehamilan

Tindakan yang Dilakukan Untuk Menggali Aspek Kehamilan

Dalam menggali berbagai aspek kehamilannya dilakukan: Anamnesa Pemeriksaan fisik umum Pemeriksaan khusus obstetric Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan laboratorium khusus yaitu pemeriksaan reaksi serologis, pemeriksaan factor rhesus, hepatitis, dan AIDS. Pada kehamilan muda dilakukan pemeriksaan dalam untuk menentukan besarnya rahim dan pemeriksaan speculum untuk menilai keadaan serviks, vagina dan sekitarnya, dan pemeriksaan […]