penanganan preeklampsia berat menurut who 2010

Bayi Prematuritas atau Berat Badan Lahir Rendah

Bayi Prematuritas atau Berat Badan Lahir Rendah

Istilah prematuritas telah diganti dengan berat badan lahir rendah (BBLR) karena terdapat dua bentuk penyebab kelahiran bayi dengan dengan berat badan kurang dari 2.500 gr, yaitu karena umur hamil kurang dari 37 minggu, berat badan lebih rendah dari semestinya, sekalipun umur cukup, atau karena kombinasi keduanya. Pembagian kehamilan menurut WHO […]

Cara Menangani Preeklampsia

Cara Menangani Preeklampsia

Penanganan pre-eklampsia bertujuan untuk menghindari kelanjutan menjadi eklampsia dan pertolongan kebidanan dengan melahirkan janin dalam keadaan optimal dan bentuk pertolongan dengan trauma minimal. Pada pre-eklampsia ringan penanganan simtomatis dan berobat jalan dengan memberikan: 1. Sedative ringan a. Phenobarbital 3 x 30 mgr b. Valium 3 x 10 mgr 2. Obat […]

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Penderita pre-eklampsia berat dan eklampsia tidak tahan terhadap perdarahan dan trauma persalinan, sehingga perlu dipikirkan agar persalinan dengan trauma minimal. Pemilihan persalinan tergantung dari beberapa factor: 1. Paritas penderita 2. Umur anak terkecil 3. Umur penderita 4. Keadaan serviks: pembukaan, arah serviks, kekakuan serviks. 5. Keadaan janin intrauterine: ketuban belum […]

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Dasar diagnosis pre-eklampsia Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia sulit dicegah, tetapi diagnosis dini sangat menentukan prognosa janin. Pengawasan hamil sangat penting karena pre-eklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian yang cukup tinggi, terutama dinegara berkembang. Diagnosis ditetapkan dengan dua dari trias pre-eklampsia yaitu kenaikan berat badan-edema, kenaikan tekanan darah, dan terdapat […]

Prognosis Eklampsia

Prognosis Eklampsia

Di Indonesia  pre-eklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian ibu berkisar 1,5% sampai 25%, sedangkan kematian bayi antara 45% sampai 50%. Penyebab kematian ibu adalah perdarahan otak, payah jantung atau payah ginjal, dan aspirasi cairan lambung atau edema paru-paru. Sedangkan penyebab kematian bayi adalah asfiksia intrauterine dan persalinan prematuritas. Mekanisme […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Gambaran Klinik Kehamilan Kembar

Pada kehamilan kembar dengan distensi uterus yang berlebihan dapat terjadi persalinan prematuritas. Kebutuhan ibu untuk pertumbuhan hamil kembar lebih besar sehingga terjadi defisiensi nutrisi seperti anemia hamil yang dapat mengganggu pertumbuhan janin dalam rahim. Frekuensi hidramnion pada hamil kembar sekitar 10 kali lebih besar dari kehamilan tunggal. Keregangan otot rahim […]

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Bidan yang mempunyai polindes dapat merawat penderita pre-eklampsia berat untuk sementara, sampai menunggu kesempatan melakukan rujukan sehingga penderita mendapat pertolongan yang sebaik-baiknya. Penderita diusahakan agar: 1. Terisolasi sehingga tidak mendapat rangsangan suara ataupun sinar . 2. Dipasang infuse glukosa 5% 3. Dilakukan pemeriksaan: a. Pemeriksaan umum: pemeriksaan tekanan darah, nadi, […]

Gambaran Klinik Preeklampsia

Gambaran Klinik Preeklampsia

Pre-eklampsia Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia bervariasi disetiap Negara bahkan pada setiap daerah. Dijumpai berbagai factor yang mempengaruhi diantarannya: 1. Jumlah primigravida, terutama primigravida muda 2. Distensi rahim berlebihan: hidramnion, hamil ganda, mola hidatidosa 3. Penyakit yang menyertai hamil: diabetes mellitus, kegemukan. 4. Jumlah umur ibu diatas 35 tahun. 5. Pre-eklampsia […]

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis Eklampsia Diagnosis eklampsia tidak terlalu sukar, karena eklampsia merupakan kelanjutan pre-eklampsia berat dan disusul kejang atau koma. Eklampsia dapat dibedakan dengan: 1. Epilepsy dengan kejang terjadi pada: a. Hamil muda atau sebelum hamil b. Tidak disertai tanda pre-eklampsia c. Karena obat anestesi local yang disuntikkan ke dalam vena 2. […]

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkelanjutan dengan penyebab yang sama. Oleh karena itu, pencegahan atau diagnosis dini dapat mengurangi kejadian dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Untuk dapat menegakkan diagnosis dini diperlukan pengawasan hamil yang teratur dengan memperhatikan kenaikan berat badan, kenaikan tekanan darah, dan pemeriksaan urin untuk […]

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan Ketuban Pecah Dini Ketuban pecah dini merupakan sumber persalinan prematuritas, infeksi dalam rahim terhadap ibu maupun janin yang cukup besar dan potensial. Oleh karena itu, tatalaksana ketuban pecah dini memerlukan tindakan yang rinci sehingga dapat menurunkan kejadian persalinan prematuritas dan infeksi dalam rahim. Memberikan profilaksis antibiotika dan membatasi pemeriksaan […]

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Pertimbangan Persalinan Anjuran (induksi) Persalinan anjuran bertujuan untuk dapat: 1. Merangsang otot rahim berkontraksi, sehingga persalinan berlangsung 2. Membuktikan ketidak seimbangan antara kepala janin dengan dengan jalan lahir. Bishop telah menetapkan beberapa penilaian agar persalinan induksi dapat berhasil seperti yang ditunjukkan  berikut. Dengan mempergunakan criteria bishop sudah dapat diperkirakan keberhasilan […]

Penderita Penyakit Obesitas

Penderita Penyakit Obesitas

Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara konsumsi kalori dan kebutuhan energy, dimana konsumsi terlalu berlebih dibandingkan dengan kebutuhan atau pemakain energy (energy expenditure). Kelebihan energy didalam tubuh disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Pada keadaan normal, jaringan lemak ditimbun dibeberapa tempat tertentu, diantaranya didalam jaringan  subkutan dan di dalam jaringan tirai […]

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lewat waktu merupakan kehamilan yang melebihi waktu 42 minggu belum terjadi persalinan. Kejadian kehamilan lewat waktu berkisar antara 10% dengan variasi 4% sampai 15%. Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar ibu di daerah pedesaan tidak mengetahui dengan pasti tanggal haid terakhir, sehingga sulit melakukan evaluasi. Permasalahan Kehamilan […]

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Keluhan yang menyebabkan kedatangan pasien ke pusat kesehatan: Berkaitan dengan kehamilan, yaitu komplikasi hamil muda, pendarahan, gestosis, pecahnya ketuban, inpartu Penyakit yang menyertai kehamilan Berdasarkan keluhan utama belum dapat diambil sikap. Perlu dikembangkan lebih luas untuk membuat status secara menyeluruh melalui anamnesa dan pemeriksaan fisik. Konsep pemeriksaan dapat dijabarkan sebagai […]

Jadwal Pemeriksaan Antenatal Care

Jadwal Pemeriksaan Antenatal Care

Jadwal pemeriksaan antenatal care adalah sebagai berikut: 1. Trimester I dan II Setiap bulan sekali Diambil data tentang laboratorium Pemeriksaan ultrasonografi Nasehat diet tentang empat sehat lima sempurna, tambahan protein ½ gr/kgBB = satu telur/hari Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan, komplikasi kehamilan Rencana untuk pengobatan penyakitnya, menghindari terjadinya […]

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Pengawasan antenatal dan postnatal sangat penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal. Semenjak Ballantyne pada tahun 1901 mengumumkan tempat plea for promaternity hospital, di Paris, yang merupakan model antenatal pertama di dunia, maka upaya pengawasan hamil makin berkembang. Pengawasan antenatal memberikan manfaat dengan ditemukannya berbagai kelainan […]

Bagaimana Anemia pada Kehamilan di Indonesia

Bagaimana Anemia pada Kehamilan di Indonesia

Anemia pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, jenis anemia yang pengobatannya relative mudah, bahkan murah. Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia hamil disebut “potential danger to mother and child” (potensial membahayakan […]

Penyakit Paru-paru Tuberkulosis pada Anak

Penyakit Paru-paru Tuberkulosis pada Anak

Tuberkulosis (TB atau disingkat TB), sebelumnya dikenal sebagai penyakit paru-paru adalah infeksi bakteri menular yang terutama melibatkan paru-paru, tetapi dapat menyebar ke organ lain. Spesies yang paling penting dan bakteri yang menyebabkan tuberkulosis perwakilan adalah Mycobacterium tuberculosis atau Mycobacterium tuberculosis, Mycobacterium tuberculosis. TB mungkin adalah penyakit menular yang paling umum […]