penelitian sistem pencernaan

Standarisasi Komposisi Makanan

Standarisasi Komposisi Makanan

Standarisasi komposisi makanan akan sulit ditaati bila tidak diproduksi di pabrik yang mempunyai Quality Control yang baik. Sebagian besar makanan jadi yang dijual di masyarakat dan tidak di toko-toko makanan di Indonesia, dibuat sebagai industry kecil di rumah-rumah, sehingga sulit untuk di control apakah memenuhi standar atau tidak. Meskipun demikian […]

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

1. Pengaturan suhu badan bayi prematuritas/BBLR Bayi prematuritas dengan cepat akan kehilangan panas badan dan menjadi hipotermia, karena pusat pengaturan panas badan belum berfungsi dengan baik, metabolismenya rendah, dan permukaan badan relative luas. Oleh karena itu, bayi prematuritas harus dirawat di dalam incubator sehingga panas badannya mendekati dalam rahim. Bila […]

Yang Harus Di Perhatikan Dalam Menghadapi Bayi Preterm

Yang Harus Di Perhatikan Dalam Menghadapi Bayi Preterm

Menghadapi bayi preterm harus memperhatikan masalah sebagai berikut: 1. Suhu tubuh a. Pusat mengatur napas badan masih belum sempurna b. Luas badan bayi relative besar sehingga penguapannya bertambah c. Otot bayi masih lemah d. Lemak kulit dan lemak coklat kurang, sehingga cepat kehilangan panas badan e. Kemampuan metabolisme panas masih […]

Metabolisme Pencernaan Lemak

Metabolisme Pencernaan Lemak

Pencernaan lemak Lemak didalam bahan makanan tidak mengalami pencernaan didalam rongga mulut, karena tidak ada enzim yang dapat memecahnya. Dalam gaster ada enzim lipase, tetapi pengaruhnya terhadap pemecahan lemak dapat diabaikan, karena rendah sekali, pH didalam gaster tidak cocok untuk aktivitas lipase tersebut. Didalam duodenum lemak dipecah oleh enzim lipase […]

Pencernaan Karbohidrat

Pencernaan Karbohidrat

Amylum didalam rongga mulut sudah mulai mengalami pencernaan oleh enzim ptyalin yang terdapat di dalam air liur (saliva). Ptyalin melepaskan satuan-satuan maltosa. Karena amylum tidak mempunyai rasa (tawar), sedangkan maltose berasa manis, maka tepung yang dikunyah lama, lambat laun terasa menjadi semakin manis. Itulah salah satu sebab mengapa anak-anak suka […]

Proses Pencernaan Karbohidrat

Proses Pencernaan Karbohidrat

Bolus yang merupakan gumpalan padat sekarang menjadi lebih cair dan disebut chymus. Didalam duodenum chymus dicampur dengan sekresi pancreas dan sekresi dinding duodenum; keduanya mengandung enzim untuk memecah karbohidrat lebih lanjut. Cairan empedu yang dihasilkan oleh sel-sel hati tidak mengandung enzim, termasuk enzim untuk memecah karbohidrat. Sekresi pancreas mengandung enzim […]

Pencernaan Makanan Secara Umum

Pencernaan Makanan Secara Umum

Makanan dikunyah didalam mulut, dipotong-potong dengan gigi-geligi dan dicampur dengan air liur (saliva) yang dihasilkan oleh tiga pasang kelenjar ludah, glandula parotis, glandula maksillaris dan glandula sublingualis. Kemudian makanan yang menjadi gumpalan (bolus) ditelan melalui pharynx dan oesophagus (kerongkongan), masuk kedalam lambung (ventriculus, gaster), melalui bagian yang disebut cardia. Didalam […]

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Penyerapan zat-zat gizi sangat efisien, karena struktur mukosa dinding usus sangat sesuai dengan untuk tugas tersebut. Permukaan mukosa usus mempunyai lipatan-lipatan jaringan kearah lumen, yang disebut crystae dan lekukan-lekukan kearah jaringan, disebut cryptae lieberkuhni. Lipatan-lipatan ini mempunyai tonjolan-tonjolan mukosa yang disebut villi (bentuk singular: villus) yang permukaannya tertutup oleh selapis […]

Defenisi Vitamin

Defenisi Vitamin

Sekitar akhir abad XIX, ketika mulai dipergunakan bahan pakan murni dalam percobaan-percobaan binatang, disangka bahwa susunan makanan sudah cukup kalau terdiri atas karbohidrat, lemak, protein dan mineral. Ternyata bahwa dengan susunan makanan demikian, binatang percobaan tidak menunjukkan kesehatan dan pertumbuhan badan yang memuaskan. Didalam susunan makanan diatas, masih diperlukan zat […]

Faktor Penyebab Kehamilan Ektopik

Faktor Penyebab Kehamilan Ektopik

Perjalanan hasil konsepsi dapat terganggu dalam perjalanan sehingga tersangkut dalam lumen tuba. Tuba fallopi tidak mempunyai kemampuan untuk berkembang dan menampung pertumbuhan janin sehingga setiap saat kehamilan yang terjadi terancam pecah. Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang berbahaya karena tempat implantasinya tidak memberikan kesempatan untuk tumbuh kembang mencapai aterm. Perjalanan klinik […]

Mengenal Ekskresi Protein

Mengenal Ekskresi Protein

Pada umumnya orang sehat tidak mengekskresikan protein, melainkan sebagai metabolitnya atau sisa metabolisme (metabolic waste product). Selain CO2 dan H2O sebagai hasil sisa metabolisme protein, terjadi pula berbagai ilkatan organic yang mengandung nitrogen seperti urea dan ikatan lain yang tidak mengandung nitrogen. Nitrogen yang dilepaskan pada proses deaminasi masuk kedalam […]

Persiapan dan Pemberian ASI

Persiapan dan Pemberian ASI

Pemberian ASI Beberapa taahun yang lalu dicetuskan gagasan menjadwalkan pemberian ASI, untuk menigkatkan tumbuh kembang bayi. Suasan demikan menguntugkan pabrik susu formula dan ibu-ibu mempunyai aktivitas diluar rumah. Berbagai penelitian menunjukkan gagasan memisahkan bayi dengan ibu, memjadwalkan pemberian ASI, dan menggantikannya dengan susu formula, kurang mengutungkan. Banyak terjadi penyakit diare […]

Cara Perawatan Masa Puerperium

Cara Perawatan Masa Puerperium

Di masa lampau perawatan peurperium sangat konservatif, di mana puerpera diharuskan tidur terlentang selama 40 hari.  Dampak sikap demikian pernah dijumpai di surabaya, terjadi adhesi antara labium minus dan labium mayus kanan dan kiri, dan telah berlangsung hampir enam tahun. Kini perawatan puerperium lebih aktif dengan dianjurkan untuk melakukan “mobilisasi […]

Faktor Yang Juga Mempengaruhi Sistem Imun

Faktor Yang Juga Mempengaruhi Sistem Imun

Psikoneuro Imunologik Bukti dari hasil observasi klinik dan berbagai penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa respons imun secara parsial diatur dan dimodulasi oleh pengaruh neuroen-doktrin. Limfosit dan makrofag memiliki reseptor yang dapat bereaksi terhadap neurotransmitter serta hormon-hormon endoktrin. Limfosit dapat memproduksi dan mensekresikan ACTH serta senyawa-senyawa yang mirip endorphin. […]

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan makanan Pencernaan makanan mulai tumbuh pada minggu ke-16. Secara rutin janin minum air ketuban sebanyak 450 ml dalam 24 jam. Hepar yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin dan mengubahnya menjadi biliverdin. Biliverdin disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme. Bila terjadi asfiksia berat menyebabkan rangsangan nervus […]

Penuhi Gizi untuk Balita Autis

Penuhi Gizi untuk Balita Autis

Autisme adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain dan masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif. Gizi untuk balita autis harus diperhatikan oleh orang tua […]

Faktor Penting dalam Proses Persalinan

Faktor Penting dalam Proses Persalinan

Faktor-faktor penting dalam persalinan adalah 1.  Power. His (kontraksi otot rahim). Kontraksi otot dingin perut. Kontraksi diafragma pelvis atau kekuatan mengejan. Ketegangan dan kontraksi ligamentum retundum. 2.  Pasanger. Janin dan plasenta. 3. Passage. Jalan lahir lunak dan jalan lahir tulang. Dalam persalinan masih terdapat subfaktor yang mempengaruhi jalannya persalinan sehingga […]

Stadium Respons Pada Sistem Imun Tubuh

Stadium Respons Pada Sistem Imun Tubuh

Respons seluler inisial. Limfosit yang sudah disensitisasi dan kembali kenodus limfatikus (yang bukan daerah yang mengandung limfosit yang sudah deprogram untuk menjadi sel-sel plasma) tempat sel-sel tersebut menstimulasi limfosit yang berada dalam nodus ini untuk menjadi sel-sel yang akan menyerang langsung mikroba dan bukan menyerangnya lewat kerja antibodi. Limfosit yang […]

Usia Mempengaruhi Fungsi Sistem Imun

Usia Mempengaruhi Fungsi Sistem Imun

Faktor yang Mempengaruhi Fungsi System Imun Seperti halnya system tubuh yang lain, system imun akan berfungsi pada taraf yang dikehendaki menurut fungsi system tubuh yang lain dan factor-faktor yang ada hubungannya seperti usia dan sebagainya. Usia Orang-orang yang berada pada kedua ujung rentang usia lebih besar kemungkinannya untuk menghadapi masalah […]

Bagaimana Pertahanan Sistem Imun Tubuh

Bagaimana Pertahanan Sistem Imun Tubuh

Pertahanan system imun Ketika tubuh diserang atau diinvasi oleh bakteri atau virus atau mikroorganisme pathogen lainnya, maka ada tiga macam cara yang dilakukan tubuh untuk mempertahankan dirinya sendiri. Ketiga cara tersebut adalah : respon imun fagostik, respons imun humoral, atau antibody dan respon imun seluler. Garis pertama pertahanan tersebut yang […]