pengertian kejadian

Pengertian Kanker Karsinoma dan Pengobatannya

Pengertian Kanker Karsinoma dan Pengobatannya

Karsinoma adalah setiap kanker ganas yang muncul dari sel-sel epitel. Karsinoma menyerang jaringan dan organ sekitarnya dan dapat bermetastasis, atau menyebar, ke kelenjar getah bening dan situs lainnya. Penyebab dari genom yang berubah adalah mutasi dari satu gen atau lebih, atau mutasi dari segmen besar untaian DNA yang mengandung banyak […]

Faktor Penyebab Kehamilan Ektopik

Faktor Penyebab Kehamilan Ektopik

Perjalanan hasil konsepsi dapat terganggu dalam perjalanan sehingga tersangkut dalam lumen tuba. Tuba fallopi tidak mempunyai kemampuan untuk berkembang dan menampung pertumbuhan janin sehingga setiap saat kehamilan yang terjadi terancam pecah. Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang berbahaya karena tempat implantasinya tidak memberikan kesempatan untuk tumbuh kembang mencapai aterm. Perjalanan klinik […]

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Pemberian ASI dengan call feeding memberikan keuntungan tumbuh kembang jiwa maupun fisik bayi sebagai berikut: 1. Kolostrum dan ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi terutama diare, karena mengandung antibodi.   2. Dalam tenggang waktu tiga sampai empat bulan ASI sudah cukup untuk tumbuh kembang bayi dengan baik.   3. ASI […]

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan Ketuban Pecah Dini Ketuban pecah dini merupakan sumber persalinan prematuritas, infeksi dalam rahim terhadap ibu maupun janin yang cukup besar dan potensial. Oleh karena itu, tatalaksana ketuban pecah dini memerlukan tindakan yang rinci sehingga dapat menurunkan kejadian persalinan prematuritas dan infeksi dalam rahim. Memberikan profilaksis antibiotika dan membatasi pemeriksaan […]

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Setelah persalinan wanita akan mengalami masa puerperium, untuk dapat mengembalikan alat genetalia interna ke dalam keadaan normal. Dengan tenggang waktu sekitar 42 hari atau enam minggu atau satu bulan tujuh hari. Proses involusi uterus dibantu dengan kesediaan ibu untuk memberikan ASI. Pada waktu bayi mengisap ASI terjadi rangsangan ke hipofisis […]

Pemeriksaan Lanjutan Dan Peranan Bidan Dalam Penyakit Trofoblas

Pemeriksaan Lanjutan Dan Peranan Bidan Dalam Penyakit Trofoblas

Pemeriksaan lanjut Pengawasan setelah pengobatan korio karsinoma ditujukan untuk mencari kemungkinan rekurens korio karsinoma dengan melakukan pemeriksaan tes biologi atau menentukan kadar hormon, menvari metastase jauh, atau perdarahan. Untuk menurunkan korio karsinoma diharapkan kejadian mola hidatidosa dapat diturunkan atau didiagnosis dini ditegakkan. Dengan pengobatan intensif mola hidatidosa diharapkan korio karsinoma […]

Waktu Terjadinya Eklampsia

Waktu Terjadinya Eklampsia

Kelanjutan pre-eklampsia berat menjadi eklampsia dengan tambahan gejala kejang-kejang dan atau koma. Kejadian eklampsia di Negara berkembang berkisar antara 0,3% sampai 0,7%. Kedatangan penderita sebagian besar dalam keadaan pre-eklampsia berat atau eklampsia. Menjelang kejang-kejang dapat didahului gejala subjektif, yaitu nyeri kepala di daerah frontal, nyeri epigastrium, penglihatan semakin kabur, dan […]

Factor Penyebab Hiperemesis Gravidarum

Factor Penyebab Hiperemesis Gravidarum

Kejadian hiperemesis gravidarum belum diketahui dengan pasti. Tetapi beberapa factor predisposisi dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Factor Adaptasi dan Hormonal. Pada wanita hamil yang kekurangan darah lebih sering terjadi hiperemesis gravidarum. Dapat dimasukkan dalam ruang lingkup factor adaptasi adalah wanita  hamil dengan anemia, wanita primigravida, dan overdistensi rahim pada hamil […]

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Pengawasan antenatal dan postnatal sangat penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal. Semenjak Ballantyne pada tahun 1901 mengumumkan tempat plea for promaternity hospital, di Paris, yang merupakan model antenatal pertama di dunia, maka upaya pengawasan hamil makin berkembang. Pengawasan antenatal memberikan manfaat dengan ditemukannya berbagai kelainan […]

Prognosa Mola Hidatidosa dan Korio Karsinoma Vilosum

Prognosa Mola Hidatidosa dan Korio Karsinoma Vilosum

Prognosa Mola Hidatidosa Kematian akibat mola hidatidosa dinegara maju sudah tidak dijumpai karena kejadian mola hidatidosa sendiri sangat jarang. Penyebab kematian akibat mola hidatidosa adalah karena perdarahan, payah jantung bersamaan dengan tirotoksikosis, infeksi sampai sepsis, pre-eklapsia, dan degenerasi ganas ( korio karsinoma ). Kematian mola hidatidosa diperkirakan 2 % sampai […]

Gejala Klinis Post Traumatic Stress Sindrom

Gejala Klinis Post Traumatic Stress Sindrom

Definisi Gangguan pada seseorang yang dialami dan berkembang setelah pengalaman, atau menyaksikan suatu kejadian yang mengancam jiwa, mencederai luka, atau ancaman terhadap integritas dari tubuh, biasanya diiringi dengan ketidakmampuan seseorang untuk beradaptasi. Seseorang biasanya dihadapkan pada ketakutan, kepasrahan dan situasi yang menyeramkan. Individu ini biasanya dengan kemampuan adaptasi yang baik […]

Keganasan Korpus Uteri

Keganasan Korpus Uteri

Keganasan korpus uteri terjadi pad usia lanjut, setelah melewati mati haid ( menopause ). Kejadian makin meningkat sejaln dengan banyaknya wanita yang mencapai usia lanjut. Gejala klinik khas keganasan korpus rahim adalah beser putih, kadang bercampur darah; perdarahan setelah beberapa tahun mati haid; keluhan sakit diabdomen bagian bawah; keluhan anak […]

Patofisiologi Plasenta Previa

Patofisiologi Plasenta Previa

Plasenta previa adalah implantasi plasenta di segmen bawah rahim sehingga menutupi kanalis servikalis dan mengganggu proses persalinan dengan terjadinya perdarahan. Implantasi plasenta di segmen bawah rahim dapat disebabkan: 1. Endometrium di fundus uteri belum siap menerima implantasi 2. Endometrium yang tipis sehingga diperlukan perluasan plasenta untuk mampu memberikan nutrisi janin. […]

Defenisi Mengenai Pre-Eklampsia dan Eklampsia

Defenisi Mengenai Pre-Eklampsia dan Eklampsia

Definisi Pre-eklampsia dalam kehamilan adalah apabila dijumpai tekanan darah 140/90 mmHg setelah kehamilan 20 minggu (akhir triwulan kedua sampai triwulan ketiga) atau bisa lebih awal terjadi. Sedangkan pengertian eklampsia adalah apabila ditemukan kejang-kejang pada penderita pre-eklampsia, yang juga dapat disertai koma. Pre-eklampsia adalah salah satu ka­sus gangguan kehamilan yang bisa […]

Penyakit Trofoblas dan Penyimpangan Kehamilan

Penyakit Trofoblas dan Penyimpangan Kehamilan

Pembagian Penyakit Trofoblas Pembagian penyakit trofoblas yang digunakan di Indonesia sebagai berikut : 1. Penyakit trofoblas jinak. a. Mola hidatidosa b. Mola hidatidosa parsial 2. Penyakit trofoblas ganas a. Korio karsinoma vilosum b. Karsio karsinoama non vilosum c. Karsio karsinoma klinis Penyimpangan perkembangan dan pertumbuhan hamil dapat digambarkan sebagai berikut […]

Penyakit Trofoblas

Penyakit Trofoblas

Penyakit trofoblas merupakan sekelompok penyakit yang berasal dari jaringan trofoblas karena penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan pada kehamilan. Bagaimana terjadinya penyakit trofoblas belum diketahui dengan pasti. Beberapa pendapat mengenai bagaimana terjadinya penyakit trofoblas dikemukaan sebagai berikut : 1. Pengamatan Acosta Sison Acosta Sison menduga bahwa penyakit trofoblas disebabkan kekurangan protein. Pendapat […]

Tumor Jinak Mioma Uteri

Tumor Jinak Mioma Uteri

Tumor Jinak Rahim Tumor jinak rahim yang akan dibicarakan adalah mioma uteri, adenomiosis, dan endometriosis. Mioma uteri Mioma uteri merupakan tumor jinak otot rahim, disertai jaringan ikatnya, sehingga dapat dalam bentuk padat karena jaringan ikatnya dominan dan lunak karena otot rahimnya dominan. Kejadian mioma uteri sukar ditetapkan karena tidak semua […]

Pengobatan Mola Hidatidosa 2

Pengobatan Mola Hidatidosa 2

3. Pengobatan profilaksis dengan sitostika ( kemoterapi ) Mola hidatidosa merupakan penyakit trofoblas yang dapat berkelanjutan menjadi kario karsinoma ( 65 % sampai 75 % ). Untuk menghindari terjadinya degenerasi ganas, penderita mola hidatidosa diberikan profilaksis dengan sitostatika ( kemoterapi ) Methotraxate ( MTX ) atau Actinomycin D. Pengobatan profilaksis […]

Kenali Tanda dan Gejala Bell’s Palsy

Kenali Tanda dan Gejala Bell’s Palsy

Definisi Pada penderita Bell’s palsy, terjadi unilateral facial paralysis yaitu kelumpuhan otot wajah yang terjadi hanya pada satu sisi saja. Kejadian ini dapat terjadi secara dramatis namun bersifat self-limiting, (bisa sembuh dengan sendirinya), dan hanya sementara.

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Inversion uteri merupakan keadaan di mana fundus uteri masuk kedalam kavum uteri, dapat secara mendadak atau terjadi perlahan. Selain dari pada itu pertolongan persalinan yang makin banyak dilakukan tenaga terlatih maka kejadian inversion uteri pun makin berkurang. Kejadian inversio uteri sebagian besar disebabkan kurang legeartisnya pertolongan persalinan saat melakukan persalinan […]