perbedaan sistole dan diastole

Keguguran dan Penyebab Keguguran

Keguguran dan Penyebab Keguguran

A. Keguguran Berdasarkan pelaksanaanya Berdasarkan pelaku gugur kandung, dapat dibagi atau dikelompokkan: 1. Keguguran buatan terapeutik Dilakukan tenaga medis secara legeartis berdasarkan indikasi medis 2. Keguguran buatan ilegal Dilakukan tanpa dasar hukum atau melawan hokum B. Berdasarkan gambaran klinisnya gugur kandung dibagi menjadi: 1. Keguguran lengkap (abortus kompletus) Semua hasil […]

Perbedaan Kehamilan Primigravida atau Multigravida

Perbedaan Kehamilan Primigravida atau Multigravida

Menetapkan kehamilan Primigravida atau Multigravida sangat penting karena sikap pengawasan hamil dan mempersiapakan pertolongannya mempunyai perbedaan. Dalam pengawasan hamil tidak ada perbedaan sampai saat persalinan berlangsung. Primigrvida mendapat perhatian bila minggu ke-36 kepala janin belum masuk ke pintu atas panggul. Kepala janin yang masih tinggi mempunyai beberapa kemungkinan, sebagai berikut: […]

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Kelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan. Pengeluaran hasil konsepsi bervariasi pada umur kehamilan sehingga terdapat istilah: 1. Keguguran Bila hasil konsepsi dikeluarkan sebelum mampu hidup diluar kandungan dengan berat kurang dari 1000 gr atau umur hamil kurang dari 28 minggu. 2. Persalinan premature Bila hasil konsepsi dilahirkan dengan berat badan […]

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis dan Prognosa Hiperemesis Gravidarum Serta Hipersalivasi

Diagnosis Hiperemesis Gravidarum Menetapkan kejadian hiperemesis gravidarum tidak sukar, dengan menentukan kehamilan, muntah berlebihan sampai menimbulkan gangguan kehidupan sehari-hari dan dehidrasi. Muntah yang terus menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang janin dalam rahim dengan manifestasi kliniknya. Oleh karena itu, hiperemesis gravidarum berkelanjutan harus dicegah dan harus mendapat pengobatan […]

Persiapan dan Pemberian ASI

Persiapan dan Pemberian ASI

Pemberian ASI Beberapa taahun yang lalu dicetuskan gagasan menjadwalkan pemberian ASI, untuk menigkatkan tumbuh kembang bayi. Suasan demikan menguntugkan pabrik susu formula dan ibu-ibu mempunyai aktivitas diluar rumah. Berbagai penelitian menunjukkan gagasan memisahkan bayi dengan ibu, memjadwalkan pemberian ASI, dan menggantikannya dengan susu formula, kurang mengutungkan. Banyak terjadi penyakit diare […]

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Keluhan Ringan Hamil Muda Emesis Gravidarum

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Terjadinya kehamilan menimbulkan perubahan hormonal pada wanita karena terdapat peningkatan hormone estrogen, progesterone, dan dikeluarkannya human chorionic gonadothropine plasenta. Hormone-hormon inilah yag diduga menyebabkan Emesis gravidarum. Gejala klinis Emesis gravidarum adalah kepala pusing, terutama pagi hari, disertai mual muntah sampai […]

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Pengobatan dan Penyebab Varises Pada Ibu Hamil

Varies merupakan pembesaran dan pelebaran pembuluh darah vena, yang sering dijumpai pada hamil di sekitar vulva, vagina, paha, dan terutama tungkai bawah. Kejadian varises pada wanita disebabkan oleh: 1. Factor bakat atau keturunan 2. Factor multipara sampai grandemultipara. 3. Terdapat peningkatan hormone estrogen dan progesterone selama hamil. Bentuk varises dapat […]

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Keuntungan Pemberian ASI dan Rawat Gabung

Pemberian ASI dengan call feeding memberikan keuntungan tumbuh kembang jiwa maupun fisik bayi sebagai berikut: 1. Kolostrum dan ASI dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi terutama diare, karena mengandung antibodi.   2. Dalam tenggang waktu tiga sampai empat bulan ASI sudah cukup untuk tumbuh kembang bayi dengan baik.   3. ASI […]

Mengenal Tanda dan Gejala Hamil Anak Kembar

Mengenal Tanda dan Gejala Hamil Anak Kembar

Apakah janin anda  tunggal atau kembar Menetapkan kehamilan ganda pada umur masih muda sulit dilakukan, kecuali dengan ultrasonografi. Dengan anamnesa dapat diduga hamil kembar (ganda), yaitu perut cepat membesar, gejala emesis gravidarum lebih hebat, perut dirasakan lebih berat, gerak janin lebih banyak, dan dapat desertai sesak napas. Pada hamil tua […]

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Masa Puerperium dan Perubahan Patrum yang Abnormal

Segera setelah persalinan dapat terjadi peningkatan suhu badan, tetapi tidak lebih dari 38o C berturut-turut selama dua hari, kemungkinan terjadi infeksi. Uterus yang telah menyelesaikan tugasnya, akan menjadi keras karena kontraksinya, sehingga terdapat penutupan pembuluh darah. Kontraksi uterus yang diikuti his pengiring menimbulkan rasa nyeri disebut “nyeri ikutan” (after pain) […]

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Memeriksa Plasenta dan Selaputnya setelah Persalinan

Setelah plasenta lahir bersama selaputnya maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan yang cermat terhadap: 1. Kotiledon yang berjumlah 20 buah. 2. Permukaan plasenta janin. 3. Kemungkinan terdapat plasenta suksenturiata. Tertinggalnya sebagian jaringan plasenta dapat menyebabkan: 1. Perdarahan puerperium yang berkepanjangan. 2. Bahaya infeksi. 3. Terjadi polip plasenta. 4. Degenerasi ganas menjadi koriokarsinoma. […]

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Cara Memeriksa dan Memastikan Plasenta Telah Lepas

Untuk membuktikan plasenta telah lepas dapat dilakukan pemeriksaan: 1. Perasat Kustner. Tali pusat dikencangkan Tali ditekankan di atas simfisis, bila tali pusat masuk kembali, berarti plasenta belum lepas. 2. Perasat Klein. Parturien disuruh mengejan, sehingga tali pusat ikut serta turun atau memanjang bila mengejan dihentikan bila terjadi: Tali pusat tertarik […]

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Tugas Pimpinan dan Penolong Persalinan

Dalam melakukan pimpinan persalinan perlu ditetapkan apakah seorang penderita sudah memasuki tahap persalinan dengan: 1. Anamnesa. 2. Pemeriksaan fisik. 3. Melakukan pemeriksaan dalam. Hasil pemeriksaan menentukan sikap penolong sebagai berikut: 1. Memberi parturien: istirahat di kamar dan boleh berjalan-jalan atau dipulangkan. 2. Meminta parturien untuk berbaring di kamar bersalin. 3. […]

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Ketentuan Tehnik Menjahit Luka Episiotomi dan Analgesia Kebidanan

Analgesia dalam Kebidanan Rasa sakit saat melahirkan sudah diketahui setiap orang, yang menyebabkan takut menghadapi waktu yang semakin mendekat. Disinilah peranan penting antenatalcare, KIE, dan motivasi, sehingga setiap ibu hamil ingin secepatnya menyongsong kelahiran dengan rasa bahagia. Di Indonesia rasa sakit saat melahirkan belum dihindari  dengan memberi obat-obatan. Berbeda halnya […]

Tanda dan Pembagian Tahapan Persalinan

Tanda dan Pembagian Tahapan Persalinan

Tanda Persalinan 1. Terjadinya his persalinan. His persalinan mempunyai sifat: Pinggang terasa sakit yang menjalar ke depan. Sifatnya teratur, interval makin pendek, dan kekuatannya makin besar. Mempunyai pengaruh terhadap perubahan serviks. Makin beraktivitas (jalan) kekuatan makin bertambah. 2. Pengeluaran lendir dan darah (pembawa tanda). Dengan his persalinan terjadi perubahan pada […]

Mengenal Plasenta dan Air Ketuban

Mengenal Plasenta dan Air Ketuban

Plasenta berbentuk bundar dengan ukuran 15 cm X 20 cm dengan tebal 2,5 sampai 3 cm. berat plasenta 500 gr. Tali pusat yang menghubungkan plasenta panjangnya 25 sampai 60 cm. tali pusat terpendek yang pernah dilaporkan 2,5 cm dan terpanjang sekitar 200 cm. Plasenta terbentuk sempurna pada minggu ke-16 dimana […]

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Penjelasan dan Penjabaran Fungsi Plasenta

Plasenta merupakan akar janin untuk mengisap nutrisi dari ibu dalam bentuk O2, asam amino, vitamin, mineral, dan zat lainnya ke janin dan membuang sisa metabolisme janin dan CO2. Fungsi plasenta dapat dijabarkan sebagai berikut: Sebagai alat nutritive untuk mendapatkan bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Sebagai alat pembuangan […]

Tindakan Penting Pimpinan Persalinan Kala Pertama dan Kedua

Tindakan Penting Pimpinan Persalinan Kala Pertama dan Kedua

Pimpinan persalinan kala pertama Persalinan kala pertama mempunyai tenggang waktu panjang yang memerlukan kesabaran parturien dan penolong. Mental penderita perlu dipersiapkan agar tidak cepat putus asa dalam situasi menunggu disertai sakit perut karena his yang makin lama makin bertambah kuat. Tindakan yang perlu dilakukan adalah: 1. Memperhatikan kesabaran parturien. 2. […]

Tanda dan Gejala Permulaan Terjadinya Persalinan

Tanda dan Gejala Permulaan Terjadinya Persalinan

Permulaan terjadi persalinan Dengan penurunan hormon progesteron menjelang persalinan dapat terjadi kontraksi. Kontraksi otot rahim menyebabkan: 1. Turunnya kepala, masuk pintu atas panggul, terutama pada primigravida minggu ke-36 dapat menimbulkan sesak di bagian bawah, di atas simfisis pubis dan sering ingin kencing atau susah kencing karena kandung kemih tertekan kepala. […]

Proses Terjadinya Persalinan dan Pelaksanaan Persalinan Anjuran

Proses Terjadinya Persalinan dan Pelaksanaan Persalinan Anjuran

Bagaimana terjadinya persalinan belum diketahui dengan pasti, sehingga menimbulkan beberapa teori yang berkaitan dengan mulai terjadinya kekuatan his. 1.    Estrogen. Meningkatkan sensitivitas otot rahim. Memudahkan penerimaan rangsangan dari luar seperti rangsangan oksitosin, rangsanan prostaglandin, ransangan mekanis. 2.    Progesteron. Meningkatkan sensitivitas otot rahim. Menyulitkan penerimaan rangsangan dari luar seperti rangsangan oksitosin, […]