permainan ibu langsung melahirkan

4 Sumber Faktor Kematian Ibu dan Perinatal

4 Sumber Faktor Kematian Ibu dan Perinatal

Factor kematian ibu dan perinatal bersumber pada: 1. Factor social, ekonomi dan budaya 2. Factor pendidikana masyarakat 3. Factor Fasilitas fisik maupun tenaga kesehatan 4. Factor kemampuan melakukan rujukan. Dengan pembangunan diharapkan kemiskinan dapat diubah menjadi tingkat kesejahteraan sehingga dapat menerima tindakan operasi persalinan sebagai langkah terakhir atau primer. Kepada […]

Pendidikan Gizi dan Keluarga

Pendidikan Gizi dan Keluarga

Keluarga dan Pendidikan Gizi Pendidikan gizi kepada masyarakat dapat kita lihat dari dua segi, segi makro dan segi mikro. Pendidikan gizi makro menyangkut masyarakat secara umum, sedangkan pendidikan gizi mikro bersangkutan dengan keluarga dan individu, para anggota keluarga tersebut. Di Indonesia terdapat tiga pengertian keluarga, ialah 1. Keluarga inti (core […]

Pertolongan Operasi Persalinan

Pertolongan Operasi Persalinan

Pertolongan operasi persalinan merupakan tindakan dengan tujuan untuk menyelamatkan ibu maupun bayi. Bahaya infeksi setelah operasi persalinan masih tetap mengancam sehingga perawatan setelah operasi memerlukan perhatian untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian. Kehamilan yang mempunyai risiko tinggi sekitar 3% sampai 4% dan selebihnya merupakan kehamilan dengan risiko rendah. Pertolongan persalinan […]

4 Golongan Kematian Janin

4 Golongan Kematian Janin

Kematian perinatal Tatalaksana kebidanan makin lama makin berkembang sehingga angka kematian Ibu dan angka kematian anak dapat diturunkan. Kematian perinatal merupakan ukuran kemampuan pelayanan kesehatan suatu Negara. Untuk dapat lebih memahami kematian di tetapkan beberapa definisi sebagai berikut: 1. Kelahiran hidup (live birth): dikeluarkan hasil konsepsi secara sempurna dari ibunya […]

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) Istilah yang banyak dipergunakan untuk menunjukkan terdapat gangguan dalam pertumbuhan intrauterine diantaranya: 1. Pseudoprematuritas 2. Dismaturitas 3. Fetal malnutrisi 4. Chronic fetal distress 5. Small for gestational age (SGA) 6. Intrauterine growth retardation (IUGR) Yang dimaksud dengan bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) adalah […]

Penyebab Persalinan Premature

Penyebab Persalinan Premature

Factor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya persalinan preterm (premature) atau berat badan lahir rendah adalah: 1. Factor ibu a. Gizi saat hamil yang kurang b. Umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun c. Jarak hamil dan bersalin terlalu dekat d. Penyakit menahun ibu: Hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah (perokok) […]

Penyakit Diare Pada Bayi

Penyakit Diare Pada Bayi

Diare merupakan penyakit yang ditakuti masyarakat karena dengan cepat dapat menimbulkan keadaan gawat dan diikuti kematian yang tinggi. Bayi yang baru lahir sudah disiapkan untuk dapat langsung minum kolostrum yang banyak mengandung protein, kasein, kalsium, sehingga dapat beradaptasi dengan ASI. Pengeluaran ASI telah disiapkan karena ASI saat jam dan hari […]

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Sepsis Neonatorum dan meningitis Sepsis neonatorum dan meningitis sering didahului oleh keadaan hamil dan persalinan sebelumnya seperti: 1. Ibu telah menderita penyakit infeksi 2. Ketuban pecah dini 3. Persalinan lama atau terlantar 4. Persalinan dengan tindakan operasi vaginal. Oleh karena itu, setiap bayi yang baru lahir dari kemungkinan tersebut perlu […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia Neonatorum

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi yang tidak dapat bernafas spontan dan teratur, sehingga dapat menurunkan kadar O2 dan makin meningkatkan CO2 yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan melakukan tindakan terhadap bayi asfiksia adalah melancarkan kelangsungan pernapasan bayi yang sebagian besar terjadi pada waktu persalinan. Terdapat beberapa factor […]

Infeksi Pada Kala Nifas

Infeksi Pada Kala Nifas

Setelah persalinan, terjadi beberapa perubahan penting diantaranya makin meningkatnya pembentukan urin untuk mengurangi hemodilusi darah, terjadi penyerapan beberapa bahan tertentu melalui pembuluh darah vena sehingga terjadi peningkatan suhu badan sekitar 0,50C yang bukan merupakan keadaan yang patologis atau menyimpang dari hari pertama. Perlukaan karena persalinan merupakan tempat masuknya kuman ke […]

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Robekan jalan lahir selalu memberikan perdarahan dalam jumlah yang bervariasi banyaknya. Perdarahan yang berasal dari jalan lahir selalu dievaluasi, yaitu sumber dan jumlah perdarahan sehingga dapat diatasi. Sumber perdarahan dapat berasal dari perineum, vagina, serviks, dan robekan uterus (rupture uteri). Perdarahan dapat dalam bentuk hematoma dan robekan jalan lahir dengan […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Plasenta Manual Merupakan tindakan operasi kebidanan untuk melahirkan Retensio Plasenta. Tehnik Operasi Plasenta Manual tidaklah sukar, tetapi harus dipikirkan bagaimana persiapan agar tindakan tersebut dapat menyelamatkan jiwa penderita. Kejadian retensio plasenta berkaitan dengan: 1. Grandemultipara dengan implantasi plasenta dalam bentuk plasenta adhesive, plasenta akreta, plasenta inkreta dan plasenta perkreta. 2. […]

Gejala Persalinan Kasep

Gejala Persalinan Kasep

Persalinan lama atau persalinan kasep merupakan masalah besar di Indonesia karena pertolongan di daerah pedesaan masih dilakukan oleh dukun. Persalinan lama adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravida dan atau 18 jam bagi multigravida. Persalinan konsep (partus kasep) adalah persalinan lama yang disertai komplikasi ibu maupun janin. […]

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Bagaimana bidan dalam menghadapi persalinan lama atau persalinan kasep? Bidan didaerah pedesaan dengan polindesnya diharapkan dapat mengambil bagian terbesar pada pertolongan persalinan normal dengan mempergunakan partograf WHO. Kewaspadaan dalam pertolongan persalinan sudah dilakukan sejak semula, dengan melakukan observasi CHPB (cortonen, his, penurunan bagian terendah, dan Bandle) sehingga setiap saat keadaan […]

Passenger Janin dan Plasenta

Passenger Janin dan Plasenta

Kepala janin (bayi) merupakan bagian penting dalam proses persalinan dan memiliki ciri sebagai berikut: 1. Bentuk kepala oval, sehingga setelah bagian besarnya lahir, baka bagian lainnya lebih mudah lahir. 2. Persendian kepala berbentuk kogel, sehingga dapat digerakkan ke segala arah, dan memberikan kemungkinan untuk melakukan putar paksi dalam. 3. Letak […]

Kekuatan Kontraksi Otot Rahim

Kekuatan Kontraksi Otot Rahim

His normal mempunyai sifat: 1. Kontraksi otot rahim mulai dari salah satu tanduk rahim 2. Fundal dominan, menjalar ke seluruh otot rahim 3. Kekuatannya seperti memeras isi rahim 4. Otot rahim yang telah berkontraksi tidak kembali ke panjang semula sehingga terjadi retraksi dan pembentukan segmen bawah rahim. Kelainan kontraksi otot […]

Cara Menangani Kelemahan HIS Dalam Persalinan

Cara Menangani Kelemahan HIS Dalam Persalinan

Bagaimana bidan menangani kelemahan his primer maupun sekunder di tengah masyarakat? Dalam menghadapi persalinan, bidan melakukan observasi yang meliputi his (H), kortonen (C), lingkaran Bandle (B), dan penurunan (P) yang sangat penting sehingga terjadinya perubahan yang dapat merugikan menjadi titik awal evaluasi untuk menetapkan sikap menyelesaikan persalinan. Dengan anjuran untuk […]