preeklampsia dan eklampsia ppt

Cara Menangani Preeklampsia

Cara Menangani Preeklampsia

Penanganan pre-eklampsia bertujuan untuk menghindari kelanjutan menjadi eklampsia dan pertolongan kebidanan dengan melahirkan janin dalam keadaan optimal dan bentuk pertolongan dengan trauma minimal. Pada pre-eklampsia ringan penanganan simtomatis dan berobat jalan dengan memberikan: 1. Sedative ringan a. Phenobarbital 3 x 30 mgr b. Valium 3 x 10 mgr 2. Obat […]

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Cara Mencegah Preeklampsia dan Eklampsia

Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkelanjutan dengan penyebab yang sama. Oleh karena itu, pencegahan atau diagnosis dini dapat mengurangi kejadian dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Untuk dapat menegakkan diagnosis dini diperlukan pengawasan hamil yang teratur dengan memperhatikan kenaikan berat badan, kenaikan tekanan darah, dan pemeriksaan urin untuk […]

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Tindakan Kebidanan Pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia

Penderita pre-eklampsia berat dan eklampsia tidak tahan terhadap perdarahan dan trauma persalinan, sehingga perlu dipikirkan agar persalinan dengan trauma minimal. Pemilihan persalinan tergantung dari beberapa factor: 1. Paritas penderita 2. Umur anak terkecil 3. Umur penderita 4. Keadaan serviks: pembukaan, arah serviks, kekakuan serviks. 5. Keadaan janin intrauterine: ketuban belum […]

Prognosis Eklampsia

Prognosis Eklampsia

Di Indonesia  pre-eklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian ibu berkisar 1,5% sampai 25%, sedangkan kematian bayi antara 45% sampai 50%. Penyebab kematian ibu adalah perdarahan otak, payah jantung atau payah ginjal, dan aspirasi cairan lambung atau edema paru-paru. Sedangkan penyebab kematian bayi adalah asfiksia intrauterine dan persalinan prematuritas. Mekanisme […]

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Diagnosis dan Klasifikasi Preeklampsia

Dasar diagnosis pre-eklampsia Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia sulit dicegah, tetapi diagnosis dini sangat menentukan prognosa janin. Pengawasan hamil sangat penting karena pre-eklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian yang cukup tinggi, terutama dinegara berkembang. Diagnosis ditetapkan dengan dua dari trias pre-eklampsia yaitu kenaikan berat badan-edema, kenaikan tekanan darah, dan terdapat […]

Gambaran Klinik Preeklampsia

Gambaran Klinik Preeklampsia

Pre-eklampsia Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia bervariasi disetiap Negara bahkan pada setiap daerah. Dijumpai berbagai factor yang mempengaruhi diantarannya: 1. Jumlah primigravida, terutama primigravida muda 2. Distensi rahim berlebihan: hidramnion, hamil ganda, mola hidatidosa 3. Penyakit yang menyertai hamil: diabetes mellitus, kegemukan. 4. Jumlah umur ibu diatas 35 tahun. 5. Pre-eklampsia […]

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Bidan yang mempunyai polindes dapat merawat penderita pre-eklampsia berat untuk sementara, sampai menunggu kesempatan melakukan rujukan sehingga penderita mendapat pertolongan yang sebaik-baiknya. Penderita diusahakan agar: 1. Terisolasi sehingga tidak mendapat rangsangan suara ataupun sinar . 2. Dipasang infuse glukosa 5% 3. Dilakukan pemeriksaan: a. Pemeriksaan umum: pemeriksaan tekanan darah, nadi, […]

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Pengawasan dan Pengobatan Eklampsia

Observasi dalam pengobatan eklampsia sangat penting karena sewaktu-waktu dapat  terjadi komplikasi yang memberatkan penderita dan janin dalam kandungan. Observasi tanda vital dilakukan setiap 30 menit: 1. Pernapasan dan ronkhi basal 2. Suhu 3. Serangan kejang 4. Dalam keadaan koma: a. Tidur terlentang, kepala miring ke samping b. Siapkan pengisap lendir […]

Pengobatan Eklampsia dan Perawatannya

Pengobatan Eklampsia dan Perawatannya

Eklampsia merupakan gawat darurat kebidanan yang memerlukan pengobatan dirumah sakit untuk memberikan pertolongan yang adekuat. Konsep pengobatnnya adalah: 1. Menghindari terjadinya: a. Kejang berulang b. Mengurangi koma c. Meningkatkan jumlah dieresis 2. Perjalanan kerumah sakit dapat diberikan: a. Penenang dengan suntikan 20 mgr valium b. Pasang infuse glukosa 5% dan […]

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Tingkat Kejang Pada Eklampsia dan Komplikasinya Pada Ibu

Kejang-kejang pada eklampsia terdiri dari 4 tingkat: Tingkat awal atau aura a. Berlangsung 30 sampai 35 detik b. Tangan dan kelopak mata gemetar. c. Mata terbuka dengan pandangan kosong d. Kepala diputar ke kanan atau kekiri Tingkat kejang tonik a. Berlangsung sekitar 30 detik b. Seluruh tubuh kaku; pernafasan berhenti […]

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis Eklampsia Diagnosis eklampsia tidak terlalu sukar, karena eklampsia merupakan kelanjutan pre-eklampsia berat dan disusul kejang atau koma. Eklampsia dapat dibedakan dengan: 1. Epilepsy dengan kejang terjadi pada: a. Hamil muda atau sebelum hamil b. Tidak disertai tanda pre-eklampsia c. Karena obat anestesi local yang disuntikkan ke dalam vena 2. […]

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Pre-eklampsia dan Eklampsia Disamping perdarahan dan infeksi maka pre-eklampsia serta eklampsia merupakan penyebab kematian ibu dan perinatal yang tinggi terutama dinegara berkembang. Kematian karena eklampsia meningkat dengan tajam dibandingkan pada tingkat pre eklampsia berat. Oleh karena itu, menegakkan diagnosis dini pre-eklampsia dan mencegah agar jangan berlanjut menjadi eklampsia merupakan tujuan […]

Waktu Terjadinya Eklampsia

Waktu Terjadinya Eklampsia

Kelanjutan pre-eklampsia berat menjadi eklampsia dengan tambahan gejala kejang-kejang dan atau koma. Kejadian eklampsia di Negara berkembang berkisar antara 0,3% sampai 0,7%. Kedatangan penderita sebagian besar dalam keadaan pre-eklampsia berat atau eklampsia. Menjelang kejang-kejang dapat didahului gejala subjektif, yaitu nyeri kepala di daerah frontal, nyeri epigastrium, penglihatan semakin kabur, dan […]

Defenisi Mengenai Pre-Eklampsia dan Eklampsia

Defenisi Mengenai Pre-Eklampsia dan Eklampsia

Definisi Pre-eklampsia dalam kehamilan adalah apabila dijumpai tekanan darah 140/90 mmHg setelah kehamilan 20 minggu (akhir triwulan kedua sampai triwulan ketiga) atau bisa lebih awal terjadi. Sedangkan pengertian eklampsia adalah apabila ditemukan kejang-kejang pada penderita pre-eklampsia, yang juga dapat disertai koma. Pre-eklampsia adalah salah satu ka­sus gangguan kehamilan yang bisa […]

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi esensial disebabkan factor herediter atau factor lingkungan dan emosi yang labil. Yang banyak dijumpai adalah hipertensi esensial jinak dengan tekanan darah antara 140/90 mm Hg sampai 160/100 mm Hg. Dalam waktu panjang barulah hipertensi esensial memberikan gejala pada alat-alat vital, seperti jantung, kelainan ginjal, arteriosklerosis atau terjadi serangan perdarahan […]

Penyebab dan Pertolongan Persalinan Preterm

Penyebab dan Pertolongan Persalinan Preterm

Penyebab Persalinan Preterm Persalinan preterm sulit diduga dan sulit dicari penyebabnya, sehingga pengobatannya sukar dapat diterapkan dengan pasti. Beberapa factor yang dapat menyebabkan persalinan preterm adalah: 1. Kondisi Umum Kondisi umum diantaranya: a. Keadaan social ekonomi rendah. Kurang gizi Anemia Perokok berat, dengan lebih dari 10 batang/hari Umur hamil terlalu […]

Hipertensi dan Penyakit Paru Yang Menyertai Kehamilan

Hipertensi dan Penyakit Paru Yang Menyertai Kehamilan

Hipertensi (tekanan darah tinggi) Yang dimaksud dengan hipertensi disertai kehamilan adalah hipertensi yang telah ada sebelum kehamilan. Apabila dalam kehamilan disertai dengan proteinuria dan edema maka disebut pre-eklampsia yang tidak murni atau superimposed pre-eklampsia. Penyebab utama hipertensi pada kehamilan adalah hipertensi esensial dan penyakit ginjal. Hipertensi Karena Penyakit Ginjal Penyakit […]

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan dan Perkembangan Janin dalam Rahim

Pencernaan makanan Pencernaan makanan mulai tumbuh pada minggu ke-16. Secara rutin janin minum air ketuban sebanyak 450 ml dalam 24 jam. Hepar yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin dan mengubahnya menjadi biliverdin. Biliverdin disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme. Bila terjadi asfiksia berat menyebabkan rangsangan nervus […]

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) Istilah yang banyak dipergunakan untuk menunjukkan terdapat gangguan dalam pertumbuhan intrauterine diantaranya: 1. Pseudoprematuritas 2. Dismaturitas 3. Fetal malnutrisi 4. Chronic fetal distress 5. Small for gestational age (SGA) 6. Intrauterine growth retardation (IUGR) Yang dimaksud dengan bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) adalah […]

Diagnosis dan Penanganan Hidrosefalus

Diagnosis dan Penanganan Hidrosefalus

Diagnosis Hidrosefalus pada letak kepala tidak terlalu sukar dengan memperhatikan kepala yang menonjol di atas simfisis, konsistensi kepala janin lunak seperti bola pingpong. Pada pemeriksaan dalam dapat diraba sutura yang melebar, tulang kepala tipis dan mudah ditekan. Pada letak sungsang pemeriksaan hidrosefalus agak sukar. Dapat diperhitungkan untuk membantu diagnosis hidrosefalus […]