upaya bidan untuk mengatasi gizi kurang

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Inversion uteri merupakan keadaan di mana fundus uteri masuk kedalam kavum uteri, dapat secara mendadak atau terjadi perlahan. Selain dari pada itu pertolongan persalinan yang makin banyak dilakukan tenaga terlatih maka kejadian inversion uteri pun makin berkurang. Kejadian inversio uteri sebagian besar disebabkan kurang legeartisnya pertolongan persalinan saat melakukan persalinan […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Cara Bidan Menghadapi Persalinan Kasep

Bagaimana bidan dalam menghadapi persalinan lama atau persalinan kasep? Bidan didaerah pedesaan dengan polindesnya diharapkan dapat mengambil bagian terbesar pada pertolongan persalinan normal dengan mempergunakan partograf WHO. Kewaspadaan dalam pertolongan persalinan sudah dilakukan sejak semula, dengan melakukan observasi CHPB (cortonen, his, penurunan bagian terendah, dan Bandle) sehingga setiap saat keadaan […]

Penyakit Diare Pada Bayi

Penyakit Diare Pada Bayi

Diare merupakan penyakit yang ditakuti masyarakat karena dengan cepat dapat menimbulkan keadaan gawat dan diikuti kematian yang tinggi. Bayi yang baru lahir sudah disiapkan untuk dapat langsung minum kolostrum yang banyak mengandung protein, kasein, kalsium, sehingga dapat beradaptasi dengan ASI. Pengeluaran ASI telah disiapkan karena ASI saat jam dan hari […]

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Penyakit Infeksi Sepsis Neonatorum dan Aspirasi Pneumonia

Sepsis Neonatorum dan meningitis Sepsis neonatorum dan meningitis sering didahului oleh keadaan hamil dan persalinan sebelumnya seperti: 1. Ibu telah menderita penyakit infeksi 2. Ketuban pecah dini 3. Persalinan lama atau terlantar 4. Persalinan dengan tindakan operasi vaginal. Oleh karena itu, setiap bayi yang baru lahir dari kemungkinan tersebut perlu […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Usaha Bidan Polindes dalam Merawat Penderita Preeklampsia

Bidan yang mempunyai polindes dapat merawat penderita pre-eklampsia berat untuk sementara, sampai menunggu kesempatan melakukan rujukan sehingga penderita mendapat pertolongan yang sebaik-baiknya. Penderita diusahakan agar: 1. Terisolasi sehingga tidak mendapat rangsangan suara ataupun sinar . 2. Dipasang infuse glukosa 5% 3. Dilakukan pemeriksaan: a. Pemeriksaan umum: pemeriksaan tekanan darah, nadi, […]

Persiapan Untuk Operasi Persalinan

Persiapan Untuk Operasi Persalinan

Persalinan anjuran atau induksi persalinan harus dilakukan di rumah sakit karena merupakan matarantai menuju persalinan operatif. Dalam persalinan induksi (anjuran) observasi merupakan langkah yang sangat penting. Observasi persalinan anjuran (induksi) meliputi: 1. Tentang his. a. Frekuensi b. Interval c. Lama d. Intensitas 2. Denyut jantung janin a. Frekuensi b. Keteraturan […]

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Infeksi neonatus (bayi baru lahir) sering dijumpai, apalagi didaerah pedesaan dengan persalinan dukun beranak. Menghadapi keadaan demikian bidan harus mampu mengatasi dan segera melakukan rujukan sehingga bayi mendapat pengobatan yang cepat dan tepat. Penyakit infeksi ini terjadi melalui: 1. Infeksi antenatal 2. Terjadi sejak masih dalam kandungan 3. Infeksi intranatal […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan Ketuban Pecah Dini Ketuban pecah dini merupakan sumber persalinan prematuritas, infeksi dalam rahim terhadap ibu maupun janin yang cukup besar dan potensial. Oleh karena itu, tatalaksana ketuban pecah dini memerlukan tindakan yang rinci sehingga dapat menurunkan kejadian persalinan prematuritas dan infeksi dalam rahim. Memberikan profilaksis antibiotika dan membatasi pemeriksaan […]

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Persalinan selalu memberikan perlukaan akibat kelahiran. Perlukaan pada persalinan spontan adalah ringan dan tidak memerlukan pengobatan. Bidan yang melakukan pertologan dilini terdepan perlu memperhatikan beberapa perlukaan akibat persalinan sebagai berikut: 1. Perlukaan kulit Tidak akan banyak ditemukan karena persalinan bidan dengan resiko rendah. Bila ditemukan mungkin hanya lecet dan tidak […]

Bagaimana Sejarah Kebidanan di Indonesia

Bagaimana Sejarah Kebidanan di Indonesia

Sejarah pelayanan kebidanan di Indonesia terjadi secara tidak langsung melalui usaha mengurangi angka kematian karena cacar. Pencacaran pertama di Indonesia dilakukan sekitar 1804, setelah Yenner di Inggris menemukan vaksin cacar tahun 1798. Karena tenaga untuk melakukan pencacaran dirasakan terlalu mahal untuk didatangkan dari Negri belanda, maka didirikan sekolah dokter jawa […]

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Untuk dapat mencapai tingkatan yang diharapkan perlu dilakukan usaha menghilangkan factor resiko pada kehamilan sehingga memperkecil terjadinya asfiksia neonatorum. Dalam menghadapi persalinan normal diharapkan bidan sudah mengetahui langkah pertolongan neonatus sebagai berikut: 1. Tindakan pertolongan umum neonatus. 2. Kepala bayi diletak pada posisi yang lebih rendah 3. Bersihkan jalan napas […]

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Bagaimana Peranan bidan dalam menghadapi perdarahan postpartum karena atonia uteri? Bidan dapat mengambil langkah-langkah untuk menangani perdarahan atonia uteri sebagai berikut: 1. Meningkatkan upaya preventif: 2.Meningkatkan penerimaan gerakan keluarga berencana sehingga memperkecil jumlah grandemultipara dan memperpanjang jarak hamil. 3. Melakukan konsultasi atau merujuk kehamilan dengan overdistensi uterus: hidramnion dan kehamilan […]

Cara dan Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Ibu

Cara dan Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Ibu

1. Upaya umum yang bersifat nasional a. Kesepakatan politik Mendorong semua jajaran terkait untuk memperhatikan kesejahteraan ibu dengan makin meningkatkan “KISS” (koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi). Meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengentaskan kemiskinan. Meningkatkan pendidikan masyarakat sehingga makin dapat menerima KIE dan KIM dalam bidang kesehatan. b. Meratakan pelayanan obstetric kepelosok […]

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Penyerapan zat-zat gizi sangat efisien, karena struktur mukosa dinding usus sangat sesuai dengan untuk tugas tersebut. Permukaan mukosa usus mempunyai lipatan-lipatan jaringan kearah lumen, yang disebut crystae dan lekukan-lekukan kearah jaringan, disebut cryptae lieberkuhni. Lipatan-lipatan ini mempunyai tonjolan-tonjolan mukosa yang disebut villi (bentuk singular: villus) yang permukaannya tertutup oleh selapis […]

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan akan vitamin D belum diketahui dengan pasti, karena vitamin ini dapat disintesa dari jenis cholesterol tertentu yang terdapat didalam jaringan dibawah kulit. Namun demikian diperkirakan bahwa konsumsi 400 SI sehari sudah mencukupi untuk semua umur dan jenis kelamin. Di Amerika mula-mula dianjurkan konsumsi sebanyak 800 SI seorang sehari, tetapi […]