upaya pemerintah dalam penanganan aki dan akb di jaksel

Pertolongan Operasi Persalinan

Pertolongan Operasi Persalinan

Pertolongan operasi persalinan merupakan tindakan dengan tujuan untuk menyelamatkan ibu maupun bayi. Bahaya infeksi setelah operasi persalinan masih tetap mengancam sehingga perawatan setelah operasi memerlukan perhatian untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian. Kehamilan yang mempunyai risiko tinggi sekitar 3% sampai 4% dan selebihnya merupakan kehamilan dengan risiko rendah. Pertolongan persalinan […]

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

Perawatan dan Pengawasan Bayi Prematuritas

1. Pengaturan suhu badan bayi prematuritas/BBLR Bayi prematuritas dengan cepat akan kehilangan panas badan dan menjadi hipotermia, karena pusat pengaturan panas badan belum berfungsi dengan baik, metabolismenya rendah, dan permukaan badan relative luas. Oleh karena itu, bayi prematuritas harus dirawat di dalam incubator sehingga panas badannya mendekati dalam rahim. Bila […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Sikap Bidan Menghadapi Inversion Uteri

Inversion uteri merupakan keadaan di mana fundus uteri masuk kedalam kavum uteri, dapat secara mendadak atau terjadi perlahan. Selain dari pada itu pertolongan persalinan yang makin banyak dilakukan tenaga terlatih maka kejadian inversion uteri pun makin berkurang. Kejadian inversio uteri sebagian besar disebabkan kurang legeartisnya pertolongan persalinan saat melakukan persalinan […]

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Kompresi uterus secara bimanual merupakan usaha untuk menghentikan perdarahan sementara, dengan jalan melipat uterus yang lembek antara dua tangan (di dalam) dan tangan luar yang melipat uterus dari luar pada fundus uteri. Sementara itu pemasangan infuse dan upaya transfuse tetap dilaksanakan. Tehnik kompresi uterus bimanual 1. Bersihkan dan desinfeksi genitalia […]

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Perdarahan Postpartum dan Tehnik Kompresi Aorta Abdominalis

Bagaimana Peranan bidan dalam menghadapi perdarahan postpartum karena atonia uteri? Bidan dapat mengambil langkah-langkah untuk menangani perdarahan atonia uteri sebagai berikut: 1. Meningkatkan upaya preventif: 2.Meningkatkan penerimaan gerakan keluarga berencana sehingga memperkecil jumlah grandemultipara dan memperpanjang jarak hamil. 3. Melakukan konsultasi atau merujuk kehamilan dengan overdistensi uterus: hidramnion dan kehamilan […]

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi Esensial Pada Kehamilan

Hipertensi esensial disebabkan factor herediter atau factor lingkungan dan emosi yang labil. Yang banyak dijumpai adalah hipertensi esensial jinak dengan tekanan darah antara 140/90 mm Hg sampai 160/100 mm Hg. Dalam waktu panjang barulah hipertensi esensial memberikan gejala pada alat-alat vital, seperti jantung, kelainan ginjal, arteriosklerosis atau terjadi serangan perdarahan […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis dan Penanganan Eklampsia

Diagnosis Eklampsia Diagnosis eklampsia tidak terlalu sukar, karena eklampsia merupakan kelanjutan pre-eklampsia berat dan disusul kejang atau koma. Eklampsia dapat dibedakan dengan: 1. Epilepsy dengan kejang terjadi pada: a. Hamil muda atau sebelum hamil b. Tidak disertai tanda pre-eklampsia c. Karena obat anestesi local yang disuntikkan ke dalam vena 2. […]

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Plasenta previa dengan perdarahan merupakan keadaan darurat kebidanan yang memerlukan penanganan yang baik. Bentuk pertolongan pada plasenta previa adalah: 1. Segera melakukan operasi persalinan untuk dapat menyelamatkan ibu dan anak atau untuk mengurangi kesakitan dan kematian 2. Memecahkan ketuban di atas meja operasi selanjutnya pengawasan untuk dapat melakukan pertolongan lebih […]

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Penyebab Kematian Ibu dan Perinatal di Negara Berkembang

Pre-eklampsia dan Eklampsia Disamping perdarahan dan infeksi maka pre-eklampsia serta eklampsia merupakan penyebab kematian ibu dan perinatal yang tinggi terutama dinegara berkembang. Kematian karena eklampsia meningkat dengan tajam dibandingkan pada tingkat pre eklampsia berat. Oleh karena itu, menegakkan diagnosis dini pre-eklampsia dan mencegah agar jangan berlanjut menjadi eklampsia merupakan tujuan […]

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Sikap dan Cara Bidan Mendiagnosis Kehamilan Ektopik

Diagnosis hamil ektopik yang terganggu Menegakkan diagnosis hamil ektopik terganggu tidaklah terlalu sukar dengan melakukan: 1. Anamnesa tentang trias kehamilan ektopik terganggu. a. Terdapat amenorea (terlambat datang bulan) b. Terdapat rasa nyeri mendadak disertai rasa nyeri di daerah bahu dan seluruh abdomen. c. Terdapat perdarahan melalui vaginal 2. Pemeriksaan fisik […]

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan dan Sikap Bidan Menghadapi Ketuban Pecah Dini

Penatalaksanaan Ketuban Pecah Dini Ketuban pecah dini merupakan sumber persalinan prematuritas, infeksi dalam rahim terhadap ibu maupun janin yang cukup besar dan potensial. Oleh karena itu, tatalaksana ketuban pecah dini memerlukan tindakan yang rinci sehingga dapat menurunkan kejadian persalinan prematuritas dan infeksi dalam rahim. Memberikan profilaksis antibiotika dan membatasi pemeriksaan […]

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Tujuan Persalinan Anjuran dan Sikap Dalam Penanganan Kehamilan Lewat Waktu

Pertimbangan Persalinan Anjuran (induksi) Persalinan anjuran bertujuan untuk dapat: 1. Merangsang otot rahim berkontraksi, sehingga persalinan berlangsung 2. Membuktikan ketidak seimbangan antara kepala janin dengan dengan jalan lahir. Bishop telah menetapkan beberapa penilaian agar persalinan induksi dapat berhasil seperti yang ditunjukkan  berikut. Dengan mempergunakan criteria bishop sudah dapat diperkirakan keberhasilan […]

Diagnosis dan Permasalahan Ketuban Pecah Dini

Diagnosis dan Permasalahan Ketuban Pecah Dini

Dasar-dasar diagnosis ketuban pecah dini Diagnosis ketuban pecah dini tidak sulit ditegakkan dengan keterangan terjadi pengeluaran cairan mendadak disertai bau yang khas. Selain keterangan yang disampaikan dapat dilakukan beberapa pemeriksaan yang menetapkan bahwa cairan yang keluar adalah air ketuban, diantaranya tes ferning dan nitrazine tes. Langkah pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis […]

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Permasalahan dan Penyebab Kehamilan Lewat Waktu

Kehamilan Lewat Waktu Kehamilan lewat waktu merupakan kehamilan yang melebihi waktu 42 minggu belum terjadi persalinan. Kejadian kehamilan lewat waktu berkisar antara 10% dengan variasi 4% sampai 15%. Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar ibu di daerah pedesaan tidak mengetahui dengan pasti tanggal haid terakhir, sehingga sulit melakukan evaluasi. Permasalahan Kehamilan […]

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Dasar Diagnosis Untuk Dugaan Keguguran

Keguguran atau abortus yang dibahas adalah yang terjadi spontan dan bukan keguguran buatan. Dugaan keguguran diperlukan beberapa criteria sebagai berikut: Terdapat keterlambatan datang bulan Terjadi perdarahan Disertai sakit perut Dapat diikuti oleh pengeluaran hasil konsepsi Pemeriksaan hasil tes hamil dapat masih positif atau sudah negative. Hasil pemeriksaan fisik terhadap penderita […]

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Manfaat Pengawasan Antenatal dan Postnatal

Pengawasan antenatal dan postnatal sangat penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal. Semenjak Ballantyne pada tahun 1901 mengumumkan tempat plea for promaternity hospital, di Paris, yang merupakan model antenatal pertama di dunia, maka upaya pengawasan hamil makin berkembang. Pengawasan antenatal memberikan manfaat dengan ditemukannya berbagai kelainan […]