vitamin b5 untuk hormon testosteron

Tahapan Operasi Versi Luar dan Memecahkan Ketuban

Tahapan Operasi Versi Luar dan Memecahkan Ketuban

Tindakan versi luar mempunyai tahap sebagai berikut: 1. Eksentrasi: mengeluarkan bagian terendah dari pelvis 2. Mobilisasi: mengarahkan bokong kearah punggung anak dan menekan kepala kearah badan sehingga janin tetap dalam posisi fleksi. 3. Rotasi: memutar janin dalam rahim kearah sudut putaran terkecil. Setiap putaran 450 dilakukan observasi selama 5 sampai […]

Pertimbangan Untuk Melakukan Versi Luar

Pertimbangan Untuk Melakukan Versi Luar

Untuk dapat melaksanakan versi luar perlu diperhatikan beberapa pertimbangan berikut ini: 1. Kontraindikasi versi luar pada penderita a. Ketuban sudah pecah b. Penderita mempunyai hipertensi c. Rahim pernah mengalami pembedahan: seksio sesarea, pengeluaran mioma uteri d. Penderita pernah mengalami perdarahan selama hamil e. Pernah mengalami tindakan operasi pervaginam f. Pernah […]

http://www.ilmukesehatan.com

Zat Gizi Dalam Daftar Analisa Bahan Makanan

Zat-zat gizi yang tercantum dalam Daftar Analisa Bahan Makanan yang ada di Indonesia meliputi yang sering memberikan problema kesehatan yang berupa defisiensi. Dari makronutrient tercantum energy, kadar air, kadar protein, lemak dan karbohidrat by difference. Makroelemen yang tercantum adalah Ca dan P, sedangkan mikroelemennya hanyalah Fe. Dari vitamin ini kita […]

Komplikasi Operasi Kebidanan Pada Ibu

Komplikasi Operasi Kebidanan Pada Ibu

Komplikasi operasi kebidanan dapat dirinci: Komplikasi pada ibu Terjadi “trias komplikasi” ibu, yaitu perdarahan, infeksi, dan trauma jalan lahir. 1. Perdarahan Perdarahan merupakan komplikasi yang paling gawat, memerlukan transfuse darah dan merupakan penyebab kematian ibu yang paling utama. Penyebab perdarahan pada tindakan operasi adalah: a. Atonia uteri: sumber perdarahan berasal […]

Persiapan dan Komplikasi Tindakan Operasi Kebidanan

Persiapan dan Komplikasi Tindakan Operasi Kebidanan

Persiapan Operator Dokter Operator sudah mendapat latihan sehingga dapat melakukan tindakan operasi kebidanan. Masyarakat dan keluarga menghendaki kelahiran well born baby. Menghadapi permintaan well born baby, pertolongan persalinan yang dianjurkan adalah persalinan spontan belakang kepala, persalinan tindakan pervagina ringan (outlet ekstraksi vakum, outlet ekstraksi forsep), dan persalinan dengan seksio sesarea. […]

Persiapan Menjelang Tindakan Operasi Kebidanan

Persiapan Menjelang Tindakan Operasi Kebidanan

Setelah melakukan pemeriksaan lengkap, persiapan menjelang operasi dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Pemasangan infuse Tujuan pemasangan infuse untuk rehidrasi cairan yang hilang, dan memudahkan pemberian premedikasi narkosa, memberikan transfuse darah dan memasukkan obat yang diperlukan. 2. Persiapan narkosa Pemilihan narkosa dapat diserahkan kepada ahli narkosa untuk keamanan tindakan operasi dengan […]

4 Golongan Kematian Janin

4 Golongan Kematian Janin

Kematian perinatal Tatalaksana kebidanan makin lama makin berkembang sehingga angka kematian Ibu dan angka kematian anak dapat diturunkan. Kematian perinatal merupakan ukuran kemampuan pelayanan kesehatan suatu Negara. Untuk dapat lebih memahami kematian di tetapkan beberapa definisi sebagai berikut: 1. Kelahiran hidup (live birth): dikeluarkan hasil konsepsi secara sempurna dari ibunya […]

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi Kecil Untuk Masa Kehamilan dan Faktor Dismaturitas Janin

Bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) Istilah yang banyak dipergunakan untuk menunjukkan terdapat gangguan dalam pertumbuhan intrauterine diantaranya: 1. Pseudoprematuritas 2. Dismaturitas 3. Fetal malnutrisi 4. Chronic fetal distress 5. Small for gestational age (SGA) 6. Intrauterine growth retardation (IUGR) Yang dimaksud dengan bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) adalah […]

Penyebab Persalinan Premature

Penyebab Persalinan Premature

Factor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya persalinan preterm (premature) atau berat badan lahir rendah adalah: 1. Factor ibu a. Gizi saat hamil yang kurang b. Umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun c. Jarak hamil dan bersalin terlalu dekat d. Penyakit menahun ibu: Hipertensi, jantung, gangguan pembuluh darah (perokok) […]

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Gambaran Klinik Tetanus Neonatorum

Tetanus neonatorum menyebabkan kematian bayi yang tinggi dinegara berkembang karena pemotongan bayi masih banyak menggunakan alat-alat tradisional. Masuknya kuman tetanus (klostridium tetani) sebagian besar melalui tali pusat. Masa inkubasinya sekitar 3 sampai 10 hari, dan makin pendek masa inkubasinya penyakit makin fatal. Tetanus neonatorum menyebabkan kerusakan pada pusat matorik, jaringan […]

Penyebab Kelainan Kongenital

Penyebab Kelainan Kongenital

Kelainan Kongenital Kelainan congenital merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pembuahan. Kelainan congenital merupakan penyebab terjadinya keguguran lahir mati atau kematian setelah persalinan pada minggu pertama. Kelainan congenital dapat mencapai kehidupan yang lebih besar, karena itu pada setiap kehamilan perlu melakukan pemeriksaan antenatal untuk dapat mengetahui kemungkinan kelainan […]

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Perlukaan Kelahiran Akibat Persalinan

Persalinan selalu memberikan perlukaan akibat kelahiran. Perlukaan pada persalinan spontan adalah ringan dan tidak memerlukan pengobatan. Bidan yang melakukan pertologan dilini terdepan perlu memperhatikan beberapa perlukaan akibat persalinan sebagai berikut: 1. Perlukaan kulit Tidak akan banyak ditemukan karena persalinan bidan dengan resiko rendah. Bila ditemukan mungkin hanya lecet dan tidak […]

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Pertolongan Neonatus pada Persalinan Normal

Untuk dapat mencapai tingkatan yang diharapkan perlu dilakukan usaha menghilangkan factor resiko pada kehamilan sehingga memperkecil terjadinya asfiksia neonatorum. Dalam menghadapi persalinan normal diharapkan bidan sudah mengetahui langkah pertolongan neonatus sebagai berikut: 1. Tindakan pertolongan umum neonatus. 2. Kepala bayi diletak pada posisi yang lebih rendah 3. Bersihkan jalan napas […]

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis dan Sikap Menghadapi Asfiksia Janin

Diagnosis asfiksia janin dalam rahim Untuk dapat menegakkan diagnosis gawat janin dapat ditetapkan dengan melakukan pemeriksaan sebagai berikut: Denyut jantung janin 1. Denyut jantung janin normal antara 120 sampai 160 kali permenit. 2. Terjadinya gawat janin menimbulkan perubahan denyut jantung janin: a. Meningkat 160 kali permenit-tingkat permulaan b. Mungkin jumlah […]

Bendungan ASI Merupakan Keadaan Abnormal Pada Payudara

Bendungan ASI Merupakan Keadaan Abnormal Pada Payudara

Payudara telah dipersiapkan sejak mulai terlambat dating bulan sehingga pada waktunya dapat memberikan ASI dengan sempurna. Untuk dapat melancarkan pengeluaran ASI dilakukan persiapan sejak awal hamil dengan melakukan masase, menghilangkan kerak pada putting susu sehingga duktusnya tidak tersumbat. Putting susu saat mandi perlu ditarik-tarik sehingga menonjol untuk memudahkan pengisap ASI. […]

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran Klinis dan Upaya Pencegahan Infeksi Kala Nifas

Gambaran klinis infeksi kala nifas dapat dalam bentuk: Infeksi local Pembengkakan luka episiotomy Terjadi pernanahan Perubahan warna local Pengeluaran lokia bercampur nanah Mobilisasi terbatas karena rasa nyeri Temperature badan dapat meningkat Infeksi umum. 1. Tampak sakit dan lemah 2. Temperature meningkat di atas 390C. 3. Tekanan darah dapat menurun dan […]

Infeksi Pada Kala Nifas

Infeksi Pada Kala Nifas

Setelah persalinan, terjadi beberapa perubahan penting diantaranya makin meningkatnya pembentukan urin untuk mengurangi hemodilusi darah, terjadi penyerapan beberapa bahan tertentu melalui pembuluh darah vena sehingga terjadi peningkatan suhu badan sekitar 0,50C yang bukan merupakan keadaan yang patologis atau menyimpang dari hari pertama. Perlukaan karena persalinan merupakan tempat masuknya kuman ke […]

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Tehnik dan Persiapan Menghadapi Plasenta Manual

Persiapan Plasenta Manual: 1. Peralatan sarung tangan steril 2. Desinfektan untuk genitalia eksterna Tehnik: 1. Sebaiknya dengan Narkosa, untuk mengurangi sakit dan menghindari syok 2. Tangan kiri melebarkan genitalia eksterna, tangan kanan dimasukkan secara obsteris sampai mencapai tepi plasenta dengan menelusuri tali pusat 3. Tepi plasenta dilepaskan dengan bagian luar […]

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Sikap Dan Upaya Bidan Menghadapi Retensio Plasenta

Retensio plasenta adalah terlambatnya kelahiran plasenta selama setengah jam setelah persalinan bayi. Pada beberapa kasus dapat terjadi retensio plasenta berulang (habitual retensio plasenta). Plasenta harus dikeluarkan karena dapat menimbulkan bahaya perdarahan, infeksi karena sebagai benda mati, dapat terjadi plasenta inkarserata, dapat terjadi polip plasenta, dan terjadi degenerasi ganas korio karsinoma. […]

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Retensio Plasenta dan Plasenta Manual

Plasenta Manual Merupakan tindakan operasi kebidanan untuk melahirkan Retensio Plasenta. Tehnik Operasi Plasenta Manual tidaklah sukar, tetapi harus dipikirkan bagaimana persiapan agar tindakan tersebut dapat menyelamatkan jiwa penderita. Kejadian retensio plasenta berkaitan dengan: 1. Grandemultipara dengan implantasi plasenta dalam bentuk plasenta adhesive, plasenta akreta, plasenta inkreta dan plasenta perkreta. 2. […]