zat apa untuk menghentikan pendarahan

http://www.ilmukesehatan.com

Zat Gizi Dalam Daftar Analisa Bahan Makanan

Zat-zat gizi yang tercantum dalam Daftar Analisa Bahan Makanan yang ada di Indonesia meliputi yang sering memberikan problema kesehatan yang berupa defisiensi. Dari makronutrient tercantum energy, kadar air, kadar protein, lemak dan karbohidrat by difference. Makroelemen yang tercantum adalah Ca dan P, sedangkan mikroelemennya hanyalah Fe. Dari vitamin ini kita […]

Daftar Analisa Bahan Makanan

Daftar Analisa Bahan Makanan

Daftar Analisa Bahan Makanan diperlukana dalam menyusun dan menilai hidangan. Di Indonesia Analisa Bahan Makanan hanya ditentukan bagi kondisi bahan mentah. Makanan yang siap untuk dikonsumsi memberikan kesulitan dalam menentukan kadar zat-zat gizinya, karena resep (receipe) untuk membuat makanan yang sejenis sangat berbeda-beda, karena belum atau tidak ada resep yang […]

Bendungan ASI Merupakan Keadaan Abnormal Pada Payudara

Bendungan ASI Merupakan Keadaan Abnormal Pada Payudara

Payudara telah dipersiapkan sejak mulai terlambat dating bulan sehingga pada waktunya dapat memberikan ASI dengan sempurna. Untuk dapat melancarkan pengeluaran ASI dilakukan persiapan sejak awal hamil dengan melakukan masase, menghilangkan kerak pada putting susu sehingga duktusnya tidak tersumbat. Putting susu saat mandi perlu ditarik-tarik sehingga menonjol untuk memudahkan pengisap ASI. […]

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Tehnik Kompresi Uterus Bimanual

Kompresi uterus secara bimanual merupakan usaha untuk menghentikan perdarahan sementara, dengan jalan melipat uterus yang lembek antara dua tangan (di dalam) dan tangan luar yang melipat uterus dari luar pada fundus uteri. Sementara itu pemasangan infuse dan upaya transfuse tetap dilaksanakan. Tehnik kompresi uterus bimanual 1. Bersihkan dan desinfeksi genitalia […]

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Jenis dan Faktor Penyebab Perdarahan Postpartum

Perdarahan postpartum adalah perdarahan yang terjadi dalam 24 jam setelah persalinan berlangsung. Perdarahan postpartum dibagi menjadi perdarahan postpartum primer dan sekunder. Perdarahan postpartum primer Perdarahan postpartum primer terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama perdarahan postpartum primer adalah atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan robekan jalan lahir. Terbanyak dalam […]

Cara Menangani Solusio Plasenta

Cara Menangani Solusio Plasenta

Penanganan solusio plasenta 1. Solusio plasenta a. Perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak b. Keadaan janin masih baik dapat dilakukan penanganan secara konservatif c. Perdarahan berlangsung terus ketegangan makin meningkat, dengan janin yang masih baik dilakukan seksio sesarea. d. Perdarahan yang berhenti dan keadaan baik pada kehamilan premature dilakukan […]

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Penatalaksanaan Plasenta Previa

Plasenta previa dengan perdarahan merupakan keadaan darurat kebidanan yang memerlukan penanganan yang baik. Bentuk pertolongan pada plasenta previa adalah: 1. Segera melakukan operasi persalinan untuk dapat menyelamatkan ibu dan anak atau untuk mengurangi kesakitan dan kematian 2. Memecahkan ketuban di atas meja operasi selanjutnya pengawasan untuk dapat melakukan pertolongan lebih […]

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan akan vitamin D belum diketahui dengan pasti, karena vitamin ini dapat disintesa dari jenis cholesterol tertentu yang terdapat didalam jaringan dibawah kulit. Namun demikian diperkirakan bahwa konsumsi 400 SI sehari sudah mencukupi untuk semua umur dan jenis kelamin. Di Amerika mula-mula dianjurkan konsumsi sebanyak 800 SI seorang sehari, tetapi […]

Cara Menangani Preeklampsia

Cara Menangani Preeklampsia

Penanganan pre-eklampsia bertujuan untuk menghindari kelanjutan menjadi eklampsia dan pertolongan kebidanan dengan melahirkan janin dalam keadaan optimal dan bentuk pertolongan dengan trauma minimal. Pada pre-eklampsia ringan penanganan simtomatis dan berobat jalan dengan memberikan: 1. Sedative ringan a. Phenobarbital 3 x 30 mgr b. Valium 3 x 10 mgr 2. Obat […]

Defenisi Vitamin

Defenisi Vitamin

Sekitar akhir abad XIX, ketika mulai dipergunakan bahan pakan murni dalam percobaan-percobaan binatang, disangka bahwa susunan makanan sudah cukup kalau terdiri atas karbohidrat, lemak, protein dan mineral. Ternyata bahwa dengan susunan makanan demikian, binatang percobaan tidak menunjukkan kesehatan dan pertumbuhan badan yang memuaskan. Didalam susunan makanan diatas, masih diperlukan zat […]

Kebutuhan Tubuh Akan Lemak

Kebutuhan Tubuh Akan Lemak

Kebutuhan tubuh akan lemak ditinjau dari sudut fungsinya: 1. Lemak sebagai sumber utama energy 2. Lemak sebagai sumber PUFA, dan 3. Lemak sebagai pelarut vitamin-vitamin yang larut lemak (vitamin-vitamin A, D, E dan K) Lemak merupakan zat gizi padat energy, nilai kalorinya 9 kalori setiap gram lemak. Dalam bentuk lemak […]

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul dan Lilitan Tali Pusat

Simpul Tali Pusat Tali pusat mempunyai dua arteri umbilikalis dan sebuah vena umbilikalis dan terlindung oleh selei Wharton, sehingga dari tekanan yang dapat mengganggu sirkulasi dari dan ke janin. Pernah ditemui kasus kematian dalam rahim akibat terjadi peluntiran pembuluh darah umbilikalis, karena ditempat tersebut selei Whartonnya  sangat tipis. Peluntiran pembuluh […]

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Penentuan lemak dalam makanan Lemak dalam bahan makanan ditentukan dengan metode ekstraksi beruntun didalam alat soxhlet, mempergunakan ekstraktans pelarut lemak, seperti petroleum benzene atau ether. Bahan makanan yang akan ditentukan kadar lemaknya, dipotong-potong setelah dipisahkan dari bagian yang tidak dimakan seperti kulit dan lainnya. Bahan makanan kemudian dihaluskan atau dipotong […]

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Pencernaan dan Penyerapan Zat Gizi

Penyerapan zat-zat gizi sangat efisien, karena struktur mukosa dinding usus sangat sesuai dengan untuk tugas tersebut. Permukaan mukosa usus mempunyai lipatan-lipatan jaringan kearah lumen, yang disebut crystae dan lekukan-lekukan kearah jaringan, disebut cryptae lieberkuhni. Lipatan-lipatan ini mempunyai tonjolan-tonjolan mukosa yang disebut villi (bentuk singular: villus) yang permukaannya tertutup oleh selapis […]

Lemak Penting di Dalam Makanan

Lemak Penting di Dalam Makanan

Lemak adalah sekelompok ikatan organic yang terdiri atas unsure-unsur carbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O), yang mempunyai sifat dapat larut dalam zat-zat pelarut tertentu (zat pelarut lemak), seperti petroleum benzene, ether. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi bersifat padat pada suhu kamar, sedangkan yang mempunyai titik lebur rendah, bersifat […]

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Sintesa protein Aparat atau sintesa protein tubuh sangat kompleks, menyangkut factor yang diturunkan (factor keturunan-gene). Kegiatan dimulai dengan DNA (de-oksi ribonucleid acid) yang terdapat didalam khromosoma didalam inti sel. DNA melakukan duplikasi dan menghasilkan RNA (ribonucleid acid) yang membawa kode bagi pembentukan suatu jenis protein tertentu. Kode ini dibawa oleh […]

Pencernaan Makanan Secara Umum

Pencernaan Makanan Secara Umum

Makanan dikunyah didalam mulut, dipotong-potong dengan gigi-geligi dan dicampur dengan air liur (saliva) yang dihasilkan oleh tiga pasang kelenjar ludah, glandula parotis, glandula maksillaris dan glandula sublingualis. Kemudian makanan yang menjadi gumpalan (bolus) ditelan melalui pharynx dan oesophagus (kerongkongan), masuk kedalam lambung (ventriculus, gaster), melalui bagian yang disebut cardia. Didalam […]

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Konsep Pengobatan Hiperemesis Gravidarum

Pengobatan yang baik pada emesis gravidarum sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum sebaiknya dirawat sehingga dapat mencegah hiperemesis gravidarum. Konsep pengobatan yang dapat diberikan sebagai berikut: 1.Isolasi dan pengobatan psikologis Dengan melakukan isolasi diruangan sudah dapat meringankan wanita hamil karena perubahan suasana dari lingkungan rumah tangga. Petugas dapat memberikan komunikasi, informasi, […]

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Melakukan Pengawasan Akhir Kala Nifas

Setelah persalinan wanita akan mengalami masa puerperium, untuk dapat mengembalikan alat genetalia interna ke dalam keadaan normal. Dengan tenggang waktu sekitar 42 hari atau enam minggu atau satu bulan tujuh hari. Proses involusi uterus dibantu dengan kesediaan ibu untuk memberikan ASI. Pada waktu bayi mengisap ASI terjadi rangsangan ke hipofisis […]

Bagaimana Tehnik Pemeriksaan Palpasi Kehamilan

Bagaimana Tehnik Pemeriksaan Palpasi Kehamilan

Tehnik pemeriksaan palpasi kehamilan Pemeriksaan palpasi  yang biasa dipergunakan untuk menetapkan kedudukan janin dalam rahim dan tuanya kehamilan terdiri dari: 1. Pemeriksaan menurut Leopold I-IV 2.Pemeriksaan yang sifatnya membantu pemeriksaan Leopold adalah: a. Membantu Leopold II Pemeriksaan menurut Budine Pemeriksaan menurut Ahlfeld b. Membantu pemeriksaan Leopold III Pemeriksaan Kneble Dengan […]