Akupuntur yang Tepat Bagi Penderita Bulimia

Loading...

Akupuntur yang Tepat Bagi Penderita BulimiaSebelum kita membahas seputar akupuntur bagi penderita bulimia, maka anda harus tahu apa yang dimaksud bulimia. bulimia adalah gangguan makan yang kronis. Hal ini ditandai dengan nafsu makan dan kemudian mencoba untuk menghindari kenaikan berat badan. Seseorang dengan bulimia diam-diam makan dengan jumlah banyak dalam waktu singkat. Ironisnya, mereka kemudian menghindari kenaikan berat badan

Yang harus diperhatikan pertama dalam akupuntur untuk kesembuhan penderita bulimia adalah menemukan akupunturis yang ahli atau pernah menangani penderita bulimia. Tidak semua akupunturis tahu bagaimana mengatasi bulimia. Akupunturis yang berpengalaman mengatasi bulimia akan mengerti bagaimana menghadapi gejala-gejala gangguan ini serta mampu membantu penderita menjalani terapi ini.

Akupuntur untuk kesembuhan penderita bulimia tidak hanya akan mengobati gejala dari bulimia, akan tetapi juga mengobati atau menghilangkan akar permasalahan dari bulimia dengan cara menyeimbangkan aliran energy (qi) dalam tubuh. Misalkan saja, bulimia bisa terjadi karena adanya gangguan psikologi dalam tubuh. Tekanan emosional dan psikologi membuat aliran qi tidak lancar dan membuat seseorang menderita bulimia. Maka, akupuntur akan mengobati dengan menyeimbangkan aliran qi tadi. Biasanya jarum akupuntur akan ditusukkan ke bagian daerah telinga.

Selain itu, penderita bulimia juga harus melihat akupuntur sebagai sebuah terapi pengobatan yang tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karenanya, untuk kesembuhan bulimia, penderita harus mengonsumsi beberapa herbal atau mengikuti terapi lain yang juga mendukung kesembuhan bulimia.

Akupuntur untuk kesembuhan penderita bulimia memang mampu mengobati berbagai gejala yang muncul serta menghilangkan akar penyebab dari gangguan ini. Akan tetapi, tentu saja terapi ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Gejala-gejala yang muncul bisa saja diobati dalam hitungan pertemuan. Akan tetapi, untuk kesembuhan yang total dibutuhkan terapi yang teratur minimal selama 8 minggu.