Bagaimana Konsep Pemeriksaan Obstetric

Loading...

https://www.ilmukesehatan.comKeluhan yang menyebabkan kedatangan pasien ke pusat kesehatan:

  1. Berkaitan dengan kehamilan, yaitu komplikasi hamil muda, pendarahan, gestosis, pecahnya ketuban, inpartu
  2. Penyakit yang menyertai kehamilan

Berdasarkan keluhan utama belum dapat diambil sikap. Perlu dikembangkan lebih luas untuk membuat status secara menyeluruh melalui anamnesa dan pemeriksaan fisik.

Konsep pemeriksaan dapat dijabarkan sebagai berikut:

Anamnesa

1. Anamnesa tentang identitas

  • Nama diri sendiri, suami
  • Alamat
  • Pekerjaan

2. Anamnesa obstetric

  • Kehamilan keberapa
  • Apakah persalinan: spontan, B.aterm, hidup atau dengan tindakan
  • Umur anak terkeci
  • Untuk primigravida, lama kawin dan umur
  • Tanggal haid terakhir

3. Anamnesa tentang keluhan utama

Dikembangkan sesuai dengan lima kemungkinan

Pemeriksaan Fisik

1. Pemeriksaan fisik umum

a. Kesan umum: kompos mentis, tampak sakit

b. Pemeriksaan:

  • Tekanan darah, nadi, pernapasan, dan suhu; berat badan
  • Hal lain yang dipandang perlu

2. Pemeriksaan khusus obstetric

a. Inspeksi

  • Tinggi fundus uteri
  • Keadaan dinding abdomen
  • Gerak janin yang tampak

b. Palpasi

  • Menurut kneble
  • Menurut Leopold
  • Menurut buddin
  • Menurut ahfeld

c. Perkusi

  • Meteorisme
  • Tanda cairan bebas

d. Auskultasi

  • Bising usus
  • Denyut jantung janin
  • Gerak janin intrauterine
  • Hal lain yang terdengar

e. Pemeriksaan dalam

  • Pembukaan
  • Perlunakan serviks
  • Ketuban
  • Penurunan bagian terendah
  • Penempatan kombinasi
  • Tumor yang menyertai bagian terendah
  • Pelvimetri panggul

f. Pemeriksaan tambahan

  • Pemeriksaan laboratotium
  • Pemeriksaan ultrasonografi
  • Tes pemeriksaan bakteriologis

Diagnosis/kesimpulan

Sikap:

Diagnosis banding:

Prognosa