Ketegangan dapat Mengganggu Persalinan

Loading...

https://www.ilmukesehatan.comSebagian besar calon ibu terutama yang pertama kali menghadapi persalinan merasa takut terhadap suasana rumah sakit, dengan ruangan bersalin, sehingga akan menambah ketegangan.

Oleh karena itu, dapat dibenarkan pertanyaan apakah tidak boleh melahirkan di rumah dengan suasana yang telah dikenal. Hal itu merupakan salah satu alasan mengapa persalinan dukun masih diterima masyarakat karena persalinan ditolong di rumah.

Sekalipun sebagian besar persalinan dapat berjalan lancar, tetapi bukanlah berarti tanpa bahaya karena perubahan keadaan dapat terjadi setiap saat yang membahayakan ibu maupun janin.

Dengan demikian setiap persalinan selalu memerlukan pengawasan sehingga pertolongan yang tepat dapat diberikan. Perasaan takut dapat menimbulkan ketegangan sehingga dapat menyebabkan gangguan his.

Pengalaman menunjukan bahwa bagi mereka yang telah melahirkan beberapa orang anak perempuan, maka persalinan dapat menambah rasa takut karena akan mengecewakan suami yang mendambakan anak laki-laki.

Untuk dapat meredakan rasa takut suasana kamar bersalin dilengkapi persiapan alat yang cukup dan suasana tenang. Bidan atau pembantu bidan dan dokter selalu mendampingi, sehingga rasa aman dapat terjamin.

Kini terdapat kebiasaan istri minta suaminya menunggu di dalam kamar bersalin untuk ketenangan serta agar suaminya dapat merasakan bagaimana penderitaan saat bersalin.

Dalam batas-batas yang wajar permintaan tersebut dapat dibenarkan, bahkan sangat menguntungkan karena suami dapat memberikan dorongan moril dan menambah semangat saat bersalin.