Kelainan dan Keguguran Dalam Kehamilan

Loading...

https://www.ilmukesehatan.comKelainan dalam tenggang waktu umur kehamilan.

Pengeluaran hasil konsepsi bervariasi pada umur kehamilan sehingga terdapat istilah:

1. Keguguran

Bila hasil konsepsi dikeluarkan sebelum mampu hidup diluar kandungan dengan berat kurang dari 1000 gr atau umur hamil kurang dari 28 minggu.

2. Persalinan premature

Bila hasil konsepsi dilahirkan dengan berat badan kurang dari 2 4999 gr atau umur hamil kurang dari 37 minggu.

3. Persalinan aterm

bila hasil konsepsi dikeluarkan dengan berat diatas 2.501 gr atau umur hamil 38-42 minggu.

4. Persalinan lewat waktu

Bila pengeluaran hasil konsepsi terjadi setelah melewati umur hamil 42 minggu.

Keguguran atau abortus

Keguguran adalah dikeluarkannya hasil konsepsi sebelum mampu hidup diluar kandungan dengan berat badan kurang dari 1000 gr atau umur hamil kurang dari 28 minggu.

Kejadian abortus sulit diketahui, karena sebagian besar tidak dilaporkan dan banyak dilakukan atas permintaan. Keguguran spontan diperkirakan sebesar 10% sampai 15%.

Keguguran dan abortus Berdasarkan kejadiannya:

1. Keguguran spontan

Terjadi tanpa ada unsure tindakan dari luar dengan kekuatan sendiri

2. Keguguran buatan

Sengaja dilakukan sehingga kehamilan dapat diakhiri. Upaya menghilangkan hasil konsepsi dapat dilakukan berdasarkan:

a. Indikasi medis

Menghilangkan kehamilan atas indikasi ibu, untuk dapat menyelamatkan jiwanya. Indikasi medis tersebut diantaranya:

  • Penyakit jantung, ginjal atau hati yang berat
  • Gangguan jiwa ibu
  • Dijumpai kelainan bawaan berat dengan pemeriksaan ultrasonografi.
  • Gangguan pertumbuhan dan perkembangan dalam rahim.

b. Indikasi social

Pengguguran kandungan dilakukan atas aspek social:

  • Menginginkan jenis kelamin tertentu
  • Tidak ingin punya anak
  • Jarak kehamilan terlalu pendek
  • Belum siap untuk hamil
  • Kehamilan yang tidak diinginkan