Perdarahan Pada Robekan Jalan Lahir

Loading...

https://www.ilmukesehatan.comRobekan jalan lahir selalu memberikan perdarahan dalam jumlah yang bervariasi banyaknya. Perdarahan yang berasal dari jalan lahir selalu dievaluasi, yaitu sumber dan jumlah perdarahan sehingga dapat diatasi.

Sumber perdarahan dapat berasal dari perineum, vagina, serviks, dan robekan uterus (rupture uteri). Perdarahan dapat dalam bentuk hematoma dan robekan jalan lahir dengan perdarahan bersifat arterial atau pecahnya pembuluh darah vena.

Untuk dapat menetapkan sumber perdarahan dapat dilakukan dengan pemeriksaan dalam dan pemeriksaan speculum. Setelah sumber perdarahan diketahui dengan pasti, perdarahan dihentikan dengan melakukan ligasi.

Perdarahan dengan robekan jalan lahir banyak dijumpai pada pertolongan persalinan oleh dukun karena tanpa dijahit. Bidan dapat diharapkan melaksanakan pertolongan persalinan secara legeartis di tengah masyarakat melalui “polindes”, sehingga berangsur-angsur peranan dukun makin berkurang.

Bidan dengan pengetahuan medisnya dapat memilah-milah hamil dengan resiko tinggi atau risiko rawan dan pengarahkan pertolongan persalinan pada kehamilan dengan resiko rendah.

Pertolongan persalinan dengan resiko rendah mempunyai komplikasi ringan sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu maupun perinatal. Dengan demikian, komplikasi robekan jalan lahir yang dapat menimbulkan perdarahan pun akan semakin berkurang.