Infeksi Neonatus atau Infeksi Bayi Baru Lahir

Loading...

https://www.ilmukesehatan.comInfeksi neonatus (bayi baru lahir) sering dijumpai, apalagi didaerah pedesaan dengan persalinan dukun beranak. Menghadapi keadaan demikian bidan harus mampu mengatasi dan segera melakukan rujukan sehingga bayi mendapat pengobatan yang cepat dan tepat.

Penyakit infeksi ini terjadi melalui:

1. Infeksi antenatal

2. Terjadi sejak masih dalam kandungan

3. Infeksi intranatal

Terjadi saat berlangsungnya persalinan

4. Infeksi postnatal

Terjadi setelah bayi berada di luar kandungan.

Menegakkan kemungkinan infeksi pada bayi baru lahir sangat penting, terutama pada bayi dengan berat badan lahir rendah, karena infeksi dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan angka kematian yang tinggi. Disamping itu gejala klinis infeksi pada bayi tidak khas.

Gejala yang perlu mendapatkan perhatian adalah:

1. Malas minum

2. Bayi tertidur

3. Tampak gelisah

4. Pernapasan cepat

5. Berat badan cepat menurun

6. Terjadi diare dengan segala manifestasinya

7. Panas badan bervariasi dapat meningkat, menurun atau dalam batas normal

8. Pergerakan aktivitas bayi makin menurun

9. Pada pemeriksaan mungkin dijumpai: bayi bewarna kuning, pembesaran hepar dan lien (hepatosplenogemali), purpura (bercak darah dibawah kulit), dan kejang-kejang.

Berdasarkan gejala klinis dan hasil pengamatan bidan pada bayi yang baru lahir dapat diperkirakan kemungkinan infeksi dan segera melakukan konsultasi dengan dokter.