Pemeriksaan Kandungan

Loading...

https://www.ilmukesehatan.com/Bidan sebagai tenaga terlatih di tengah masyarakat dimintai bantuan bila berhadapan dengan kesulitan dalam kesehatan. Keluhan utama wanita yang mendorong untuk memeriksakan diri adalah keputihan, perdarahan, rasa nyeri, kehamilan, dan benjolan (tumor) pada alat genitalia.

Keberadaan bidan bertujuan untuk menyaring berbagai masalah kesehatan, keluarga berencana, dan sebagai pendidik ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Makin tinggi pendidikan masyarakat, makin banyak peranan bidan sebagai tenaga terlatih dalam mata rantai pelayanan dan pengayoman medis Sistem Kesehatan Nasional.

Sekalipun tugas utama bidan bukanlah untuk ikut menangani penyakit kandungan tetapi bidan dapat melakukan hal sebagai berikut:

1. KIEM (komunikasi, informasi, edukasi dan motifasi) perorangan atau masyarakat untuk memeriksakan diri.

2. Mendorong masyarakat untuk melakukan konsultasi dengan dokter puskesmas atau rumah sakit.

3. Melakukan rujukan ke puskesmas ke dokter ahli atau rumah sakit.

4. Menerima pengawasan lanjutan dari puskesmas atau dokter ahli rumah sakit sehingga masyarakat selalu dalam pengayoman medis.

5. Mendorong masyarakat untuk memperhatikan konsep peningkatan pemeliharaan kesehatan dalam posyandu melalui upaya peningkatan gizi ibu hamil dan balita, menerima gerakan keluarga berencana, imunisasi, pengobatan sederhana, dan memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanaman obat sederhana.

Keluhan utama wanita pada waktu pemeriksaan adalah keputihan, perdarahan, nyeri abdomen, kehamilan, dan tumor genitalia.