Gizi

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan Tubuh Akan Vitamin D

Kebutuhan akan vitamin D belum diketahui dengan pasti, karena vitamin ini dapat disintesa dari jenis cholesterol tertentu yang terdapat didalam jaringan dibawah kulit. Namun demikian diperkirakan bahwa konsumsi 400 SI sehari sudah mencukupi untuk semua umur dan jenis kelamin. Di Amerika mula-mula dianjurkan konsumsi sebanyak 800 SI seorang sehari, tetapi […]

Defenisi Vitamin

Defenisi Vitamin

Sekitar akhir abad XIX, ketika mulai dipergunakan bahan pakan murni dalam percobaan-percobaan binatang, disangka bahwa susunan makanan sudah cukup kalau terdiri atas karbohidrat, lemak, protein dan mineral. Ternyata bahwa dengan susunan makanan demikian, binatang percobaan tidak menunjukkan kesehatan dan pertumbuhan badan yang memuaskan. Didalam susunan makanan diatas, masih diperlukan zat […]

Kebutuhan Tubuh Akan Lemak

Kebutuhan Tubuh Akan Lemak

Kebutuhan tubuh akan lemak ditinjau dari sudut fungsinya: 1. Lemak sebagai sumber utama energy 2. Lemak sebagai sumber PUFA, dan 3. Lemak sebagai pelarut vitamin-vitamin yang larut lemak (vitamin-vitamin A, D, E dan K) Lemak merupakan zat gizi padat energy, nilai kalorinya 9 kalori setiap gram lemak. Dalam bentuk lemak […]

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Cara Menentukan Lemak di Dalam Makanan

Penentuan lemak dalam makanan Lemak dalam bahan makanan ditentukan dengan metode ekstraksi beruntun didalam alat soxhlet, mempergunakan ekstraktans pelarut lemak, seperti petroleum benzene atau ether. Bahan makanan yang akan ditentukan kadar lemaknya, dipotong-potong setelah dipisahkan dari bagian yang tidak dimakan seperti kulit dan lainnya. Bahan makanan kemudian dihaluskan atau dipotong […]

Metabolisme Pencernaan Lemak

Metabolisme Pencernaan Lemak

Pencernaan lemak Lemak didalam bahan makanan tidak mengalami pencernaan didalam rongga mulut, karena tidak ada enzim yang dapat memecahnya. Dalam gaster ada enzim lipase, tetapi pengaruhnya terhadap pemecahan lemak dapat diabaikan, karena rendah sekali, pH didalam gaster tidak cocok untuk aktivitas lipase tersebut. Didalam duodenum lemak dipecah oleh enzim lipase […]

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi Lemak di Dalam Makanan

Fungsi lemak Fungsi lemak didalam makanan memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah, terutama pada makanan yang digoreng, memberi kandungan kalori tinggi dan memberikan sifat empuk (lunak) pada kue yang dibakar. Didalam tubuh lemak berfungsi terutama sebagai cadangan energy dalam bentuk jaringan lemak yang ditimbun di tempat-tempat tertentu. Jaringan lemak berfungsi […]

Sumber Lemak di Dalam Makanan

Sumber Lemak di Dalam Makanan

Sumber lemak Menurut sumbernya kita membedakan lemak nabati dan lemak hewani. Lemak nabati berasal dari bahan makanan tumbuh-tumbuhan, sedangkan lemak hewani berasal dari binatang, termasuk ikan, telur dan susu. Kedua jenis lemak ini berbeda dalam jenis asam lemak yang menyusunnya. Lemak nabati mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh, yang […]

Lemak Penting di Dalam Makanan

Lemak Penting di Dalam Makanan

Lemak adalah sekelompok ikatan organic yang terdiri atas unsure-unsur carbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O), yang mempunyai sifat dapat larut dalam zat-zat pelarut tertentu (zat pelarut lemak), seperti petroleum benzene, ether. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi bersifat padat pada suhu kamar, sedangkan yang mempunyai titik lebur rendah, bersifat […]

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Proses Sintesa Protein di Dalam Tubuh

Sintesa protein Aparat atau sintesa protein tubuh sangat kompleks, menyangkut factor yang diturunkan (factor keturunan-gene). Kegiatan dimulai dengan DNA (de-oksi ribonucleid acid) yang terdapat didalam khromosoma didalam inti sel. DNA melakukan duplikasi dan menghasilkan RNA (ribonucleid acid) yang membawa kode bagi pembentukan suatu jenis protein tertentu. Kode ini dibawa oleh […]

Proses Pencernaan Karbohidrat

Proses Pencernaan Karbohidrat

Bolus yang merupakan gumpalan padat sekarang menjadi lebih cair dan disebut chymus. Didalam duodenum chymus dicampur dengan sekresi pancreas dan sekresi dinding duodenum; keduanya mengandung enzim untuk memecah karbohidrat lebih lanjut. Cairan empedu yang dihasilkan oleh sel-sel hati tidak mengandung enzim, termasuk enzim untuk memecah karbohidrat. Sekresi pancreas mengandung enzim […]