Penuhi Gizi untuk Balita Autis

Loading...

Penuhi Gizi untuk Balita AutisAutisme adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain dan masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif.

Gizi untuk balita autis harus diperhatikan oleh orang tua agar anak mendapatkan nutrisi yang tepat dan seimbang untuk menunjang kegiatan dan penyembuhan diri secara alami melalui makanan sehat dan cocok yang dikonsumsinya. Selain itu, menjaga kesehatan sistem pencernaan juga sangat penting dan ini dapat menjadi salah satu fokus yang dapat dilakukan oleh orangtua dalam memberikan gizi yang tepat untuk anak autis. Diet Sehat Untuk Anak Autis.

Salah satu diet yang perlu dilakukan oleh anak autis untuk memperbaiki sistem pencernaannya adalah diet gluten dan casein. Hal ini berkaitan dengan sistem pencernaan yang dimiliki oleh anak autis. Dengan sistem pencernaan yang sehat, maka daya tahan tubuh anak autis pun dapat optimal dan ini dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pencernaan juga bertanggungjawab pada proses masuk dan keluarnya makanan dan diharapkan dapat berfungsi dengan baik. Dalam memberi gizi anak autis, orangtua juga perlu memperhatikan beberapa macam gangguan sistem pencernaan anak autis agar makanan yang dikonsumsi tidak memperparah keadaan sistem pencernaannya. Misalnya adalah gangguan hiperpermeabilitas usus, malabsorbsi, enterocolitis atau peradangan usus serta ganggugan detoksifikasi.

Jika anda diberi makanan yang tidak cocok, maka gangguan tersebut dapat menghambat kerja alat pencernaan dan pada gilirannya dapat membuat anak menjadi kekurangan gizi. Selain itu, anak autis cenderung menyukai satu jenis makanan saja dan enggan mengkonsumsi sayur dan buah. Untuk itu, penggantian pola makan pada anak autis sangat memerlukan kegigihan dan ketekunan yang luar biasa besar dan harus dijalankan secara konsisten.

Menu Yang Cocok Untuk Balita Autis
Untuk dapat memenuhi diet gluten dan casein, hindarilah makanan dari tepung terigu dalam bentuk mie dan anda dapat menggantinya dengan tepung beras, misalnya bihun, spageti dari beras, jagung dan kwetiau beras.

Selain itu, hindari juga biskuit yang dibuat dari bahan susu, terigu, dan zat adiktif dan menggantinya dengan tepung beras. Menu selanjutnya yang dapat dipilih adalah makanan yang berbahan susu soya, makanan dari singkong, ubi atau kentang, dan hindari makan roti dan dari susu sapi.

Selanjutnya, hindari juga makanan yang banyak mengandung gula seperti permen, soft drink, dan sirup. Dan untuk menggantinya, anda dapat memakai gulai merah atau pengganti gula. Dalam urusan buah, hindari juga buah apel, anggur, melon, stroberi, tomat, dan jeruk. Anda dapat memilih buah nanas, sirsak, kiwi, dan pepaya untuk mendukung gizi anak autis.