Menjalani Program IVF (in vitro fertilization) dengan Metode Akupuntur

Loading...

Menjalani Program IVF (in vitro fertilization) dengan Metode AkupunturMenjalani program bayi tabung, atau dalam ilmu medis dikenal sebagai IVF (in vitro fertilization), merupakan proses pembuahan buatan yang terdiri dari; proses pengambilan sel telur, pembuahan di laboratorium, dan kemudian dimasukkan kembali ke dalam rahim perempuan.

Seorang wanita yang melakukan proses bayi tabung, harus mengetahui jika dana yang harus disipakan tidak sedikit, selain membutuhkan waktu yang panjang juga umumnya memicu stres pada para ibu selama menjalani kehamilan, akibat cemas terhadap kelanjutan kehamilannya. Tentu saja kabar bahwa akupunktur bisa meningkatkan kemungkinan para ibu peserta program IVF ini berhasil menjalani kehamilan, terasa sangat melegakan!

Menjalani program IVF (in vitro fertilization) dengan Metode Akupuntur didapatkan oleh tim peneliti dari University of Maruland School of Medicine’s Center of Integrative Medicine. DR. Eric Manheimer yang memimpin tim peneliti itu mendapatkan ide dari pengobatan tradisional bangsa Tionghoa yang telah berabad-abad menggunakan akupuntur untuk mengendalikan sistem reproduksi wanita.

Penelitian yang melibatkan 1366 ibu peserta IVF ini membandingkan tingkat keberhasilan kehamilan pada ibu yang diberi perawatan tambahan akupuntur sejak 1 hari setelah penanaman embrio ke dalam rahim, dengan ibu hamil peserta IVF yang tidak menjalaniakupuntur. Hasilnya adalah 1 dari 10 ibu yang mendapatkan perawatan akupuntur sukses menjalani kehamilannya hingga akhir.

“Ini berarti meningkatkan 10-15% keberhasilan hamil dengan program IVF. Sekalipun demikian kesimpulan kami ini masih merupakan awal. Dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memastikannya.” Ungkap DR. Eric Manheimer.